Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
  • visibility 450
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Pati bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati dan RSUD Soewondo Pati, bakal menjalin kerja sama strategis dalam pembinaan keagamaan bagi narapidana dan pasien rumah sakit.

Rencana kerja sama ini disepakati dalam rapat pembentukan program kerja tahunan Pokjaluh, pada Selasa (21/1/2025).

Ketua Pokjluh Kabupaten Pati, Moh Roni,  menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pembinaan spiritual di berbagai lapisan masyarakat.

“Kami melihat kebutuhan akan pendampingan spiritual, terutama bagi narapidana dan pasien yang sedang menjalani masa sulit dalam hidup mereka. Dengan kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan bimbingan yang membangun semangat hidup mereka melalui pendekatan agama,” kata dia.

Kepala Lapas Kelas II B Pati yang diwakili oleh Kasi Binadik dan Giatja, Wahyu Kusriyono Qorim, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan elemen penting dalam rehabilitasi narapidana.

Disisi lain Lapas Pati saat ini tengah darurat SDM pegawai khususnya yang mengampu bidang spiritual.

“Jujur saja kami saat ini memang kekurangan SDM, warga Lapas saat ini mencapai 380 orang sedangkan pegawainya cuma 66. Kami percaya pembinaan agama akan membantu warga binaan menemukan jati diri yang lebih baik dan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat,” ungkap Agus.

Sementara Direktur RSUD Soewondo Pati melalui perwakilannya, Kasubbag Hukmas, Ani Yuniati menyampaikan antusiasmenya terhadap program ini. Menurut dia, pendekatan keagamaan dapat memberikan dampak positif pada proses pemulihan pasien.

Ia mengaku program kerohanian RSUD sebenarnya sudah berjalan, hanya saja belum lancar sebab SDM yang tersedia tidak sebanding dengan banyaknya pasien.

“Jumlah total bed di kami ada 297 dan semua full. Belum lagi antrian UGD juga full, saat ini saja antrian UGD ada 35. Gayung bersambut Kemenag menjadi angin segar bagi kami,” tutur dia.

Kerja sama ini nantinya akan mencakup kegiatan rutin seperti pengajian, konseling agama, serta pelatihan rohani bagi narapidana dan pasien. Selain itu, Pokjaluh juga akan menyusun materi keagamaan yang relevan dengan kebutuhan peserta program.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pokjaluh, Lapas, dan RSUD Soewondo Pati dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sinergi antarlembaga dapat membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.(*/angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERSYARATAN PENGAJUAN  BHPNU

    PERSYARATAN PENGAJUAN BHPNU

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

        1.     Surat Pengajuan SK di tanda tangani oleh Pengurus Ta’mir dan Ranting NU atau MWC NU     a)      Mushola/ Ta’mir masjid di tunjukan kepada Ketua Lembaga Ta’mir masjid NU Cabang Pati.    b)      Madrasah/Sekolah, TPQ, Madin di tunjukan kepada Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Pati.   c)      Pondok Pesantren di tunjukan kepada Ketua […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • PCNU Agendakan Ranting NU Award Tahun Depan

    PCNU Agendakan Ranting NU Award Tahun Depan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Agenda Turba (Turun Ke Bawah) yang digadang-gadang oleh PCNU Pati sebagai pengikat hubungan antara Cabang dengan MWC dan Ranting sudah berhasil separuh jalan. Dari tiga lokasi yang direncanakan, dua diantaranya telah selesai dan membuahkan hasil yang cukup baik. Ponpes Al Akrom yang terletak di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati menjadi pelabuhan ke dua agenda Turba […]

  • Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    PATI – Melisa Yusrina, wanita asal Pasucen, Trangkil ini mendadak dikenal oleh kalangan pelajar sebab pencalonannya sebagai ketua IPPNU Kabupaten Pati. Melalui Visi ‘terwujudnya cita-cita organisasi melalui pelajar putri yang progresif, responsif dan inovatif’, dirinya nekad maju sebagai calon ketua ikatan pelajar putri tersebut.  Alhasil, Melisa menjadi kandidat tunggal dalam bursa ketua IPPNU. Melalui Konferensi […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 5

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jadi orang tuamu juga terinspirasi dengan tokoh Salman Al-Farisi?” Tanya Abah Thoyfur setelah menjelaskan alasan kenapa kucing Nyai Maryam punya kesamaan nama dengannya. “I … ya, Yai. Mommy saya nge-fans dengan Salman Al-Farisi,” jawab Salman jujur. Abah Thoyfur manggut-manggut. “Salman Al-Farisi itu hebat banget. Dia punya pengalaman yang sangat luas tentang […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.724
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

expand_less