Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peradaban Minus Manusia

Peradaban Minus Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya.

“Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 155 yang berlangsung Sabtu (16/11) kemarin di Rumah Adab Indonesia Mulia.

“Padahal,” lanjut Anis, “bila mengutip Leo Tolstoy, seorang sastrawan besar dari Rusia, manusia baru bisa disebut manusia bila ia mampu merasakan sakit yang diderita orang lain. Dari sudut pandang ini, narasi tersebut pada dasarnya mencoba menjauhkan manusia dari hakikat kemanusiaannya.”

Dalam acara yang bertajuk ‘Dunia Yang Makin Ajaib’ tersebut, Anis menjelaskan betapa peradaban modern makin menjauhkan manusia dari dirinya sendiri. Apa yang terjadi di Palestina pada dasarnya adalah terbukanya kotak pandora yang menunjukkan wajah asli peradaban kita.

“Dengan dilunturkannya kemanusiaan, manusia kehilangan dasar keberadaannya. Dan ini membuat kita lebih dekat ke neraka, dunia mau pun akhirat.”

Budayawan asal Pati itu menyesalkan jika ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini tidak membuat manusia lebih baik justru semakin buruk. Tak sedikit hasilnya yang dipakai untuk memanipulasi kesadaran manusia.

“Jangan sampai kita memasuki masa dimana yang disebut manusia hanya tinggal casingnya saja, wadahnya saja, tapi isinya entah apa,” satirnya.

Anis juga menyinggung apa yang disebutnya sebagai paradoks modernitas. Di satu sisi memberi ilusi kemajuan, lewat teknologinya; sementara sisi lain menunjukkan runtuhnya moralitas.

“Kenapa akhlak manusia sekarang semakin rusak? Karena pengawasan dan pendidikan di dalam keluarga semakin lemah. Orang tua cenderung sibuk di luar untuk memenuhi kebutuhan yang dari waktu ke waktu semakin meningkat. Lalu siapa yang menanamkan akhlak pada anak?,” ujarnya.

Kenyataan ini kemudian kawin mawin dengan kondisi eksternal berupa tidak jelasnya arah pendidikan, pesatnya perkembangan gawai dan sosmed, yang banyak membawa pengaruh negatif bagi generasi yang tak punya landasan moral yang kokoh.

“Bisakah negara mengatasi itu? Sebenarnya bisa. Cina ternyata menerapkan algoritma tertentu untuk membatasi dampak negatif media sosial,” tegasnya.

Dalam kondisi semacam ini, Anis menyebut pentingnya menanamkan akhlak mulia. Dan itu harus dilatih dari waktu ke waktu.

“Akhlak yang baik ini adalah landasan dasar ketaqwaan. Ketaqwaan membuat kita selalu dalam kondisi waspada, dimana fungsi pendengaran, penglihatan dan hati difungsikan secara maksimal” imbuhnya.

“Tanpa menggunakan itu semua, maka kita menjadi seperti hewan ternak, bahkan lebih buruk lagi. Ternak yang tidak sadar sedang diarahkan ke arah tertentu oleh pengendali di luar dirinya,” imbuhnya menutup dialog.

 

Keterangan foto: Anis Sholeh dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Dunia Yang Makin Ajaib’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/11) kemarin.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Sabtu 10 Januari 2015, bertempat di gedung PCNU Pati. SSR NU Jateng Fatayat 2 berkerjamasa dengan Kader PIKM NU mengadakan Pelatihan HIV&AIDS dengan tema  “KADER&UMAT BERDAYA, HIV&AIDS TIDAK MEMBUDAYA” merupakan sebuah upaya dari SSR NU Jateng Fatayat 2 bersama PC NU Kab. Pati untuk memberikan informasi dan membentuk kader di setiap Kecamatan […]

  • ‎INISNU Temanggung Teken MoU dengan Pemprov Jateng

    ‎INISNU Temanggung Teken MoU dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.310
    • 0Komentar

    ‎ ‎SEMARANG – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) Temanggung resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangkaian kegiatan Collaborative Awards Jawa Tengah Tahun 2026. ‎ ‎Penandatanganan dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang lalu yang merupakan kerjasama 73 perguruan tinggi swasta […]

  • Imbauan PCNU Pati Terkait Takbiran dan Sholat Idul Fitri

    Imbauan PCNU Pati Terkait Takbiran dan Sholat Idul Fitri

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyepakati aturan bersama Bupati dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati, mengenai pelaksanaan sholat Idul Fitri 1441 H /2020 M, dan aturan – aturan takbir malam menjelang Idul Fitri di Masjid dan Musholla. Bersama dengan MUI, Muhammadiyah, dan FKUB, menyepakati bahwa untuk lebaran tahun ini, tidak ada […]

  • PCNU-PATI

    Mengenang Kebaikan Gus Umar

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Agung F. Aziz Masih merasa kehilangan dengan berpulangnya Gus Umar. Terkenang masa 18 tahun silam saat ngaji Usul Fiikih dengan beliau. Gus Umar sosok kiai muda yang mendalam ilmu pengetahuannya. Pertemuan dengan beliau selalu kami rindukan, sebab jika sudah membahas ilmu, Gus Umar nampak seperti lautan, tak pernah habis meski berupaya di […]

  • Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    WEDARUJAKSA-Momen Hari Santri Nasional yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh para peserta didik Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Pagerharjo, Wedarijaksa. Peserta didik yang tergabung dalam Himpunan Siswa Bustanul Ulum ini menggelar diskusi publik pada Senin (28/10) kemarin. Acara bertajuk Forum Diskusi Santri (Santri Indonesia untuk Perdamaian Bangsa) tersebut menghadirkan para praktisi dari berbagai latar […]

  • PCNU-PATI

    Ayo Ramaikan, Jalan Sehat PWNU Jawa Tengah Berhadiah Umroh

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Jalan Sehat PWNU Jawa Tengah bertajuk “Santri Siap Menuju Indonesia Emas 2024” pada Ahad (27/10/2024) mendatang. Kegiatan tersebut, direncanakan akan dilaksanakan pada pukul 06.30 sampai 12.00 WIB yang berpusat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Jawa Tengah. Ketua Panitia Jalan Sehat PWNU Jawa […]

expand_less