Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mindset Literasi Digital Guru

Mindset Literasi Digital Guru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Pada Kamis, 26 September 2024, saya berkesempatan memberikan workshop yang bertajuk “Meningkatkan Literasi Digital Guru TK dengan Bercerita Bergambar Menggunakan Media Canva” di Kecamatan Margoyoso, Pati. Peserta workshop ini adalah para guru TK Se-Kecamatan Margoyoso. Mereka cukup antusias dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Terlihat jelas bahwa mereka ingin mengembangkan keterampilan baru untuk memperkaya pengalaman mengajar mereka di era digital ini.

Salah satu pembahasan yang saya sampaikan adalah mengenai literasi digital bagi seorang guru. Literasi digital tidak hanya sekadar kemampuan untuk mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi lebih dari itu, merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan literasi digital yang baik, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan siswa saat ini.

Saya menekankan bahwa literasi digital bagi guru bukan sekadar teknis semata. Ini juga tentang bagaimana seorang pendidik dapat menanamkan pemahaman kritis kepada siswa mengenai teknologi dan informasi yang ada di sekitar mereka. Bagaimana kita dapat mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerjanya dan dampaknya terhadap kehidupan mereka.

Selain itu, saya juga menyampaikan tentang mindset digital. Guru yang memiliki mindset digital adalah mereka yang terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Mereka tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Guru dengan mindset ini melihat teknologi sebagai alat bantu yang dapat memperkaya pembelajaran, bukan sebagai penghalang. Dalam hal ini, keberanian untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut gagal menjadi kunci utama.

Saya juga menyinggung tentang pentingnya digitalisasi media pembelajaran. Dengan adanya teknologi, kita memiliki kesempatan besar untuk mengemas materi ajar secara lebih dinamis dan interaktif. Kita bisa membuat video pembelajaran singkat, menggunakan infografis untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit, atau memanfaatkan aplikasi kuis online agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu media pembelajaran yang saya soroti adalah buku cerita bergambar (cergam). Buku cergam dapat menjadi alat yang sangat efektif, terutama untuk siswa usia dini atau di tingkat sekolah dasar. Mengapa demikian? Karena buku cergam menggabungkan cerita dan gambar, yang membuat materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Cerita yang baik mampu memancing imajinasi siswa, sementara gambar akan membantu mereka memahami konteks cerita. Media ini sangat cocok untuk mengajarkan nilai-nilai moral atau konsep sains sederhana dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.

Dengan keterampilan menulis dan kreativitas yang dimiliki para guru, tidak ada batasan untuk terus berinovasi. Kita dapat terus menciptakan media pembelajaran yang inspiratif dan tentunya berkontribusi lebih luas di dunia pendidikan. Semoga workshop ini adalah langkah awal yang baik bagi peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Beri Wejangan KKN Tempura, Ranting NU Tempur: Santri Harus Siap Berkhidmat Kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara Tempur, 13/08/2023. KKN Tempura bersama DPL sowan kepada Ketua Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tempur. Hal ini dimaksudkan dalam rangka melakukan konsultasi terkait program kerja di bidang sosial keagamaan, yaitu melakukan pendirian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Desa Tempur. Pak Nur Salam, Ketua Ranting NU Tempur menyambut kunjungan dari Tim KKN Tempura dengan hangat. […]

  • PCNU-PATI

    GP Ansor Adalah Agen Perdamaian

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- WONOSOBO- Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda Doglo, Boyolali, Gus Aunullah A’la Al Habib mengutarakan bahwa GP Ansor adalah Agen Perdamaian. Oleh karena itu, pemuda Ansor harus mampu menahan diri untuk tetap fokus pada tujuan meski acapkali diterpa isu dan fitnah pihak-pihak yang ingin memprovokasi. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Aun saat menjadi narasumber dalam talkshow […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • PCNU Pati Selenggarakan Evaluasi Lembaga dan Banom

    PCNU Pati Selenggarakan Evaluasi Lembaga dan Banom

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Pelaksanaan Evaluasi Lembaga dan Banom Nahdlatul Ulama’, Pengurus Cabang NU Pati PATI-Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan kordinasi dan evaluasi Lembaga dan Banom- Banom NU, Rabu, 12 Agustus 2020 bertempat di Gedung NU lantai 3 “Pertemuan ini kami tetap sesuai dengan protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid 19,” jelas Maskan sekretaris PCNU […]

  • LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    LAZISNU Pati Luncurkan Aplikasi SiKupat dan CroPat.Go, Ini Fungsinya

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati meluncurkan dua aplikasi bernama SiKupat (Sistem Informasi Keuangan LAZISNU Pati) dan CroPat.Go (Crowdfunding Lazisnu Pati Go), pada Ahad (27/7/2025). Peluncuran aplikasi-aplikasi tersebut sebagai komitmen LAZISNU Pati dalam memperkuat tata kelola keuangan dan inovasi sosial. Ketua LAZISNU Pati, menjelaskan bahwa aplikasi SiKupat […]

  • Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    REMBANG – Kabar duka menyelimuti NU. Istri salah satu sesepuh NU, KH. Maimun Zubair meninggal dunia pada Kamis (1/9) tadi. Kepulangan Nyai Hj. Heni Maryam Maimoen Zubair tersebut sudah tersebar via media-media sosial, seperti Facebook dan Whatsapp. Kabar ini pun dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak keluarga. Dikutip dari NU Online, KH. Taj Yasin Maimoen, putra KH. […]

expand_less