Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mindset Literasi Digital Guru

Mindset Literasi Digital Guru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Pada Kamis, 26 September 2024, saya berkesempatan memberikan workshop yang bertajuk “Meningkatkan Literasi Digital Guru TK dengan Bercerita Bergambar Menggunakan Media Canva” di Kecamatan Margoyoso, Pati. Peserta workshop ini adalah para guru TK Se-Kecamatan Margoyoso. Mereka cukup antusias dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Terlihat jelas bahwa mereka ingin mengembangkan keterampilan baru untuk memperkaya pengalaman mengajar mereka di era digital ini.

Salah satu pembahasan yang saya sampaikan adalah mengenai literasi digital bagi seorang guru. Literasi digital tidak hanya sekadar kemampuan untuk mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi lebih dari itu, merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan literasi digital yang baik, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan siswa saat ini.

Saya menekankan bahwa literasi digital bagi guru bukan sekadar teknis semata. Ini juga tentang bagaimana seorang pendidik dapat menanamkan pemahaman kritis kepada siswa mengenai teknologi dan informasi yang ada di sekitar mereka. Bagaimana kita dapat mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerjanya dan dampaknya terhadap kehidupan mereka.

Selain itu, saya juga menyampaikan tentang mindset digital. Guru yang memiliki mindset digital adalah mereka yang terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Mereka tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Guru dengan mindset ini melihat teknologi sebagai alat bantu yang dapat memperkaya pembelajaran, bukan sebagai penghalang. Dalam hal ini, keberanian untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut gagal menjadi kunci utama.

Saya juga menyinggung tentang pentingnya digitalisasi media pembelajaran. Dengan adanya teknologi, kita memiliki kesempatan besar untuk mengemas materi ajar secara lebih dinamis dan interaktif. Kita bisa membuat video pembelajaran singkat, menggunakan infografis untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit, atau memanfaatkan aplikasi kuis online agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu media pembelajaran yang saya soroti adalah buku cerita bergambar (cergam). Buku cergam dapat menjadi alat yang sangat efektif, terutama untuk siswa usia dini atau di tingkat sekolah dasar. Mengapa demikian? Karena buku cergam menggabungkan cerita dan gambar, yang membuat materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Cerita yang baik mampu memancing imajinasi siswa, sementara gambar akan membantu mereka memahami konteks cerita. Media ini sangat cocok untuk mengajarkan nilai-nilai moral atau konsep sains sederhana dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.

Dengan keterampilan menulis dan kreativitas yang dimiliki para guru, tidak ada batasan untuk terus berinovasi. Kita dapat terus menciptakan media pembelajaran yang inspiratif dan tentunya berkontribusi lebih luas di dunia pendidikan. Semoga workshop ini adalah langkah awal yang baik bagi peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

      Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik. Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar […]

  • Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    Penutupan Lokalisasi Dipermasalahkan, MUI dan Beberapa Ormas Nyatakan Sikap

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Para tokoh dari berbagai Ormas tandatangani pernyataa sikap atas protes yang dilakukan forum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) untuk penutupan lokalisasi dan karaoke PATI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati bersama sejumlah ormas keagamaan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk memberantas tempat-tempat lokalisasi dan karaoke ilegal di Bumi Mina Tani. Dukungan tersebut dituangkan […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • PCNU-PATI

    Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Dua siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ciptakan sebuah aplikasi untuk mempermudah para siswa berbelanja di kantin sekolah. Bahkan, aplikasi yang diberi nama Saka Instant itu menghantarkan mereka meraih prestasi tingkat internasional.  Dua siswa itu adalah Dalla Noor Khoirussalaman dan Irkham Shaifi Cahyo Sasono. Keduanya berinisiatif menciptakan sebuah aplikasi tersebut […]

  • MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

                         Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam kaitan ini, NU memiliki dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab keagamaan, untuk melestarikan dan membumisasikan Islam paham Aswaja, dan tanggung jawab sosial, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab tersebut terejawantahkan dalam ranah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan budaya, yang menjadi fokus gerakan dan […]

  • Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Pamflet acara book review Literasi Digital Santri Milenial yang akan diselenggarakan Minggu (4/7) pukul 15.30 WIB. Penulis buku tersebut merupakan ketua domisioner PC IPNU Kabupaten Pati masa bhakti 2009-2011 SURABAYA-Karya literer yang membahas dunia santri semakin banyak terbit akhir-akhir ini. Banyaknya santri yang mulai sadar literasi membuat martabat santri terangkat melalui beragam karya ilmiah berbasis […]

expand_less