Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mindset Literasi Digital Guru

Mindset Literasi Digital Guru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 261
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Pada Kamis, 26 September 2024, saya berkesempatan memberikan workshop yang bertajuk “Meningkatkan Literasi Digital Guru TK dengan Bercerita Bergambar Menggunakan Media Canva” di Kecamatan Margoyoso, Pati. Peserta workshop ini adalah para guru TK Se-Kecamatan Margoyoso. Mereka cukup antusias dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Terlihat jelas bahwa mereka ingin mengembangkan keterampilan baru untuk memperkaya pengalaman mengajar mereka di era digital ini.

Salah satu pembahasan yang saya sampaikan adalah mengenai literasi digital bagi seorang guru. Literasi digital tidak hanya sekadar kemampuan untuk mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi lebih dari itu, merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan literasi digital yang baik, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan siswa saat ini.

Saya menekankan bahwa literasi digital bagi guru bukan sekadar teknis semata. Ini juga tentang bagaimana seorang pendidik dapat menanamkan pemahaman kritis kepada siswa mengenai teknologi dan informasi yang ada di sekitar mereka. Bagaimana kita dapat mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerjanya dan dampaknya terhadap kehidupan mereka.

Selain itu, saya juga menyampaikan tentang mindset digital. Guru yang memiliki mindset digital adalah mereka yang terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Mereka tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Guru dengan mindset ini melihat teknologi sebagai alat bantu yang dapat memperkaya pembelajaran, bukan sebagai penghalang. Dalam hal ini, keberanian untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut gagal menjadi kunci utama.

Saya juga menyinggung tentang pentingnya digitalisasi media pembelajaran. Dengan adanya teknologi, kita memiliki kesempatan besar untuk mengemas materi ajar secara lebih dinamis dan interaktif. Kita bisa membuat video pembelajaran singkat, menggunakan infografis untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit, atau memanfaatkan aplikasi kuis online agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu media pembelajaran yang saya soroti adalah buku cerita bergambar (cergam). Buku cergam dapat menjadi alat yang sangat efektif, terutama untuk siswa usia dini atau di tingkat sekolah dasar. Mengapa demikian? Karena buku cergam menggabungkan cerita dan gambar, yang membuat materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Cerita yang baik mampu memancing imajinasi siswa, sementara gambar akan membantu mereka memahami konteks cerita. Media ini sangat cocok untuk mengajarkan nilai-nilai moral atau konsep sains sederhana dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.

Dengan keterampilan menulis dan kreativitas yang dimiliki para guru, tidak ada batasan untuk terus berinovasi. Kita dapat terus menciptakan media pembelajaran yang inspiratif dan tentunya berkontribusi lebih luas di dunia pendidikan. Semoga workshop ini adalah langkah awal yang baik bagi peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Isi beserta uraian perincian sebagaimana dimaksud oleh keputusan ini terdapat dalam naskah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama beserta Muqaddimah al-Qanunil Asasy sebagai pedoman untuk melaksanakan tata organisasi dalam mencapai tujuan dan cita-cita Nahdlatul Ulama;

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • Beda Puasa Nabi Dungan Ummat Masa Kini. Photo by Rauf Alvi On Unsplash.

    Beda Puasa Nabi dengan Ummat Masa Kini

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Tahun ke-6 Hijriyah, terjadi kesepakatan antara Nabi Muhammad SAW. (Kaum Muslimin) dengan Kaum Kafir Quraisy di daerah Hudaibiyah, tepian Makkah. Dalam ar Rahiq wal Makhtum milik Syaikh Shafiyyur Rahman al Muarakfuri, berkisah tentang ‘puasanya’ Nabi dalam perjanjian tersebut. Mulanya, Nabi memandatkan Ali bin Abi Thalib untuk menulis kesepakatan. Ali membuka perjanjian […]

  • Penulisan Al-Quran dengan Tinta Najis

    Penulisan Al-Quran dengan Tinta Najis

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Ada seseorang yang menulis al-Qur`an dan memaknai kitab tafsir al-Qur`an dengan menggunakan tinta tutul (ala santri) dan air yang digunakan untuk mencairkan tinta tersebut ternyata air najis/mutanajjis. Bagaimana menulis Al-qur`an dan memaknai kitab tafsir tersebut di saat dia mengetahui bahwa tinta tersebut itu najis ? Bagaimana solusinya, bila tulisan al-qur`an tersebut dihukumi […]

  • Lulus Doktor UIN Jogja, Fatmawati Sungkawaningrum Senyum-senyum

    Lulus Doktor UIN Jogja, Fatmawati Sungkawaningrum Senyum-senyum

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Berteman di aula Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Fatmawati Sungkawaningrum berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Determinan Keputusan Masyarakat Meminjam Uang ke Renternir” pada Senin (13/1/2025). Fatmawati lulus sebagai doktor  dalam bidang […]

  • Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sebagai santri yang juga putra kiyai, masyarakat biasa memanggil dengan sebutan Gus Hasyim, nama lengkap beliau adalah Muhammad Hasyim putra Mbah Mahfudh Salam Kajen (w-1944)lahir di Kajen pada tahun 1929 M. Beliau adalah putra kedua dari enam bersaudara yaitu : 1.    Hj.  Muzayyanah, istri KH Mansyur Lasem  (ibu dari Gus Qoyyum) 2.    Muhammad Hasyim 3.    […]

expand_less