Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Adalah Ruh Perubahan

Pemuda Adalah Ruh Perubahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2015
  • visibility 325
  • comment 0 komentar

Pati, – Wakil Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP LESBUMI) KH Agus Sunyoto mengatakan, bahwa pemuda adalah ruh dari berbagai perubahan. Menurutnya, sejarah agama dan bangsa adalah sejarah anak muda. Islam dapat berkembang berkat gerakan pemuda.
“Awal Islam, para pemuda lah yang menjadi motor penggerak perkembangan Islam. Sahabat Ali bin Abu Thalib masuk Islam saat berusia 13 tahun. Sahabat Nabi Saw paling tua adalah Abu Bakar As-Shiddiq, yakni berusia 38 tahun. Sisi lain, kalangan tua lah yang menolak. Abu Jahal, Abu Lahab sudah berusia 60-an tahun,” paparnya dalam Pengajian Bulanan Suluk Maleman dengan tema “Bhinneka Tunggale Ilang” di kediaman Habib Anis Sholeh Ba’asin, di Kabupaten Pati, Sabtu malam (21/3).
Menurut penulis buku Atlas Walisongo itu, tidak hanya sejarah Islam, sejarah kemerdekaan Indonesia juga dimotori oleh kalangan muda. “Saat menjadi komandan batalyon pada 1948, Mantan Wapres Wirahadi Kusuma berusia 19 tahun. Para komandan yang lain pun tidak ada yang berusia di atas 25 tahun. Hanya Haji Agus Salim, tokoh yang usianya sudah sepuh. Bahkan Trunojoyo pada umur 16 tahun sudah berani melakukan pemberontakan, usia 20 tahun menjadi pemimpin pemberontakan dan dieksekusi pada usia 25 tahun. Jangan lupa, Hayam Wuruk menjadi raja saat berusia 16 tahun,” jelasnya.
Terpinggirkan
Kendati demikian, dalam pengamatan sejarawan NU itu, belakangan peran pemuda dipinggirkan oleh kalangan tua. “Para remaja dipinggirkan, mereka diberi stigma yang negatif; kenakalan remaja. Dan jika memang Indonesia ingin berjalan seperti yang dicita-citakan, maka mau tidak mau kita membutuhkan wajah-wajah baru kaum muda. Ingat pula, kejayaan Majapahit diawali dengan diberikannya kepercayaan kepada senopati muda untuk mengambil posisi penting dan strategis, sehingga perannya nyata,” tambahnya.
Lebih jauh, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta itu, menceritakan bahwa para raja zaman dahulu ketika sudah memasuki usia senja memiliki tradisi lengser keprabon, madep pendito, yakni segera mengakhiri masa kekuasaannya dan beralih menekuni ibadah mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Dulu, para pemimpin, para raja, menginjak usia 50-an mempunyai tradisi lengser keprabon, madep pendito. Tapi kini, lihatlah para kalangan tua meniru gaya Eropa dan tetap memaksakan diri mengatur kekuasaan,” ungkapnya.
Meski demikian, Kyai kelahiran Surabaya 21 Agustus 1959 ini, menggarisbawahi bahwa anak-anak muda yang dalam lintas sejarah menjadi penggerak perkembangan Islam dan kemerdekaan bangsa adalah anak-anak muda yang pintar, cerdas, dan amanah. Karenanya ia menghimbau kepada anak-anak muda supaya mempersiapkan diri sebaik mungkin demi kebaikan NKRI di masa mendatang.
“Tidak sekedar muda yang dibutuhkan NKRI hari ini. Tapi lebih dari itu, NKRI butuh pemimpin muda yang pintar, cerdas, amanah dan dapat dipercaya. Sedang generasi tua, cukup menjadi penasehat,” tegasnya.
Hadir dalam acara ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Hj. Lily Wahid, KH Abdul Ghofur Maimoen, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Drs H Ahmadi, dan Kakankemenag Pati Ahmad Mundakir. [G-penk/002 nujateng.com]
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    Dosen Inisnu Jadi Narasumber Dialog Interaktif di MA. Madarijul Huda Pati

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati – Himpunan Mahasiswa Alumni MA. Madarijul Huda (HIMAMADA) menggelar Expo Campus HIMAMADA 2025 di komplek MA. Madarijul Huda Kembang, Dukuhseti, Pati pada Sabtu (25/1/2025). Kegiatan diawali dengan pembukaan, dialog, dan Expo Campus yang menghadirkan 24 kampus di Indonesia. Dalam pembukaan, selain Kepala Yayasan Pengembangan Madarijul Huda KH. Fuad Abdillah, SE., hadir jajaran dewan […]

  • Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pati. Setiap orang dalam menikah tentu sangat berbahagia. Sebab pernikahan adalah momen sakral yang di harapkan seumur hidup sekali saja. Maka dari itu, untuk menentukan calon pendamping harus, se iman, seidiologi dan seperjuangan yang mampu di ajak berdakwah dalam menjalankan panji-panji islam ahlus sunah waljma’ah.             Sebagai kader penggerak Nahdlatul Ulama Kecamatan Gembong, dalam pernikahan […]

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

  • Fix, 9 Agustus Konferancab IPNU/IPPNU Gembong

    Fix, 9 Agustus Konferancab IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    GEMBONG-Paska bersilaturrahom ke rumah MWC-NU Gembong, Selasa (23/7) rombongan PC IPNU/IPPNU segera melaksanakan rapat pembentukan panitia konferensi PAC bersama dengan kader-kader IPNU/IPPNU Gembong dan Kader Penggerak NU. Suasana santai rapat pembentukan panitia Konferancab IPNU/IPPNU Gembong “Kita harus gerak cepat, kalau bisa kita susun panitia malam ini” kata Salman, Selasa (23/7) malam. Akhirnya, rapat singkat diadakan […]

  • PCNU-PATI

    Fikih Kebencanaan Prespektif NU

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Karena dalam kehidupan dunia, rahmat Allah terbagi menjadi dua: rahmat umum dan rahmat khusus. Rahmat yang sifatnya umum diberikan oleh Allah di dunia ini tidak hanya kepada orang-orang yang mukmin, namun juga diberikan kepada siapa pun. Semua manusia, mukmin atau pun kafir, orang yang taat maupun pelaku maksiat, di dunia semuanya mendapatkan rahmat Allah yang […]

expand_less