Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemuda Adalah Ruh Perubahan

Pemuda Adalah Ruh Perubahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2015
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

Pati, – Wakil Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (PP LESBUMI) KH Agus Sunyoto mengatakan, bahwa pemuda adalah ruh dari berbagai perubahan. Menurutnya, sejarah agama dan bangsa adalah sejarah anak muda. Islam dapat berkembang berkat gerakan pemuda.
“Awal Islam, para pemuda lah yang menjadi motor penggerak perkembangan Islam. Sahabat Ali bin Abu Thalib masuk Islam saat berusia 13 tahun. Sahabat Nabi Saw paling tua adalah Abu Bakar As-Shiddiq, yakni berusia 38 tahun. Sisi lain, kalangan tua lah yang menolak. Abu Jahal, Abu Lahab sudah berusia 60-an tahun,” paparnya dalam Pengajian Bulanan Suluk Maleman dengan tema “Bhinneka Tunggale Ilang” di kediaman Habib Anis Sholeh Ba’asin, di Kabupaten Pati, Sabtu malam (21/3).
Menurut penulis buku Atlas Walisongo itu, tidak hanya sejarah Islam, sejarah kemerdekaan Indonesia juga dimotori oleh kalangan muda. “Saat menjadi komandan batalyon pada 1948, Mantan Wapres Wirahadi Kusuma berusia 19 tahun. Para komandan yang lain pun tidak ada yang berusia di atas 25 tahun. Hanya Haji Agus Salim, tokoh yang usianya sudah sepuh. Bahkan Trunojoyo pada umur 16 tahun sudah berani melakukan pemberontakan, usia 20 tahun menjadi pemimpin pemberontakan dan dieksekusi pada usia 25 tahun. Jangan lupa, Hayam Wuruk menjadi raja saat berusia 16 tahun,” jelasnya.
Terpinggirkan
Kendati demikian, dalam pengamatan sejarawan NU itu, belakangan peran pemuda dipinggirkan oleh kalangan tua. “Para remaja dipinggirkan, mereka diberi stigma yang negatif; kenakalan remaja. Dan jika memang Indonesia ingin berjalan seperti yang dicita-citakan, maka mau tidak mau kita membutuhkan wajah-wajah baru kaum muda. Ingat pula, kejayaan Majapahit diawali dengan diberikannya kepercayaan kepada senopati muda untuk mengambil posisi penting dan strategis, sehingga perannya nyata,” tambahnya.
Lebih jauh, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta itu, menceritakan bahwa para raja zaman dahulu ketika sudah memasuki usia senja memiliki tradisi lengser keprabon, madep pendito, yakni segera mengakhiri masa kekuasaannya dan beralih menekuni ibadah mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Dulu, para pemimpin, para raja, menginjak usia 50-an mempunyai tradisi lengser keprabon, madep pendito. Tapi kini, lihatlah para kalangan tua meniru gaya Eropa dan tetap memaksakan diri mengatur kekuasaan,” ungkapnya.
Meski demikian, Kyai kelahiran Surabaya 21 Agustus 1959 ini, menggarisbawahi bahwa anak-anak muda yang dalam lintas sejarah menjadi penggerak perkembangan Islam dan kemerdekaan bangsa adalah anak-anak muda yang pintar, cerdas, dan amanah. Karenanya ia menghimbau kepada anak-anak muda supaya mempersiapkan diri sebaik mungkin demi kebaikan NKRI di masa mendatang.
“Tidak sekedar muda yang dibutuhkan NKRI hari ini. Tapi lebih dari itu, NKRI butuh pemimpin muda yang pintar, cerdas, amanah dan dapat dipercaya. Sedang generasi tua, cukup menjadi penasehat,” tegasnya.
Hadir dalam acara ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Hj. Lily Wahid, KH Abdul Ghofur Maimoen, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Drs H Ahmadi, dan Kakankemenag Pati Ahmad Mundakir. [G-penk/002 nujateng.com]
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik. “Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke […]

  • PCNU-PATI

    Situation Report Kejadian Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pati berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pati SITUATION REPORT KEJADIAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH JAWA TENGAH 30 November 2022 Dilaporkan kejadian Banjir, Angin Kencang dan Longsor di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada 2 Desember 2022 sebagai berikut: 1.   BANJIR KABUPATEN PATI UPDATE PER 2 Desember 2022 PUKUL 10.00 WIB 30 November […]

  • IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Proses pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU Margoyoso PATI – Jum’at (17/9) pagi Pelajar NU Kecamatan Margoyoso menggelar pelantikan dan Rakerancab. Kegiatan yang bertempat di Gedung TPQ Baitur Rahman ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB.  Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, para peserta dan tamu undangan yang datang diwajibkan memakai masker. Bukan […]

  • PCNU-PATI Photo by Ferhat Deniz Fors

    Kecerdikan Penyair Qaba’sara Melawan Hajjaj bin Yusuf

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Oleh :  Muhammad Rofiq Siapa yang tak kenal dengan Hajjaj bin Yusuf. Seorang gubernur Irak yang terkenal tegas dan kejam dimasa pemerintah Khalifah Abdul Malik bin marwan, apapun yang menjadi rintangan bagi Hajjaj bin yusuf akan dilibas olehnya tanpa pandang bulu. Namun dibalik kisahnya itu, ia pernah kalah cerdik oleh seorang penyair bernama Qaba’sara. Qaba’sara […]

  • Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Guang Zhou China – Rangkaian kegiatan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng di China pada event “2nd Belt and Road Chinese University and Overseas Partner Exchange Conference” adalah one to one overses delegates melalui kunjungan peserta konferensi. Ada 40 stand pemeran pendidikan dari universitas di Cina tersebut. Acara yang diikuti oleh 400 delegasi Internasional yang berasal […]

  • Tazkiyatul Muthmainnah (tengah jas batik) anggota komisi E DPRD Jateng usai melakukan FGD dengan Kader GPSA Fatayat NU Pati

    Tazkiyatul Muthmainnah Respon Perempuan Bersuara Mengawal JKN-KIS

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI – Fatayat NU Pati semakin hari menunjukkan progres yang signifikan. Kolaborasi demi kolaborasi dilakukan dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat. Mulai dari kerja sama dengan berbagai kementerian hingga stakeholder non pemerintah. Terakhir, PC Fatayat NU Pati baru saja melakukan evaluasi atas kerja samanya dengan Akatiga. Program bertajuk Monev Global Partnership for Social Accountability (GPSA) […]

expand_less