Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ngumbah Godhong Gedang

Ngumbah Godhong Gedang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
  • visibility 390
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Malam Nisfu Sya’ban, malam spesial bagi sebagian kalangan Muslim. Banyak argumen temtang letak keistimewaannya hingga amalan khusus untuk menyambutnya. Tentunya ada lusinan pro dan kontra dalam cara merayakannya, terutama dari golongan islam konservatif yang patok bangkrong hanya melihat ayat dan hadits. 

Di kalangan masyarakat Lereng Muria, memedomani bahwa beberapa malam sebelum Nisfu Sya’ban, hampir dipastikan hujan datang. Mereka bilang bahwa Tuhan memberikan rahmat hujan untuk ‘ngumbah godhong gedang’ (mencuci daun pisang). Sayangnya, soal fenomena ini belum ada riset dari BMKG. 

Daun pisang memang dulunya lazim digunakan sebagai pembungkus nasi berkat dalam perayaan apa saja termasuk Nisfu Sya’ban. Maka Allah sengaja menyucikannya lewat hujan sebagai semacam penghormatan untuk Nisfu Sya’ban. 

Pedoman semacam ini, jika diinterpretasikan mentah-mentah, ujungnya adalah vonis tahayul, bid’ah, khurafat dan kafir. Namun bagi sebagian kalangan yang berfikir, fenomena ngumbah godhong gedang murni sanepa (simbol).  

Begini, Nabi Besar Muhammad sudah pernah ngendikan bahwa setiap Nisfu Sya’ban, Allah mengampuni dosa hamba-Nya kecuali dua golongan, syirik dan syahna’. 

Syirik adalah mereka yang terlibat dalam penyekutuan Tuhan. Sementara syahna’ ialah mereka yang menginvestasikan kebencian dan menabung permusuhan dalam hatinya. 

Kembali ke tema! ‘Ngumbah godhong gedang’ adalah gerakan penyucian. Godhong atau daun merupakan manifestasi qalbu yang esensinya adalah keimanan. Agar isinya bisa suci, maka substansinya perlu ‘dilaundry’, dibersihkan sampai bebas syirik dan syahna’.

Ulama jawa, khususnya pantura timur secara sadar dan sengaja menggunakan simbol godhong untuk mempresentasikan hati agar masyarakat awam tidak njumbul, terkaget-kaget dengan dakwah Islam. 

Beliau-beliau tidak memperkenalkan istilah syirik untuk menyebut persekutuan, atau syahna’ untuk menyebut kebencian. Bahkan istilah qolb, fuad, nafs ditinggal jauh-jauh dan diganti dengan diksi yang lebih membumi. 

Bahkan lagi, tazkiyatun nafs (pembersihan hati) diganti redaksinya dengan  ngumbah godong gedang. Benar saja, masyarakat tidak lari dari Islam namun justru mendekat, merapat kemudian melekat. 

Mengislamkan tanpa vonis kafir, memghantarkan keimanan dengan lembut, santai dan kejernihan fikir. Takbir!. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    SEMARANG- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah baru-baru ini menggelar Coaching Enumerator Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2024 secara virtual Zoom Meeting, yang diikuti sebanyak 57 peserta terdiri dari 27 enumerator IPR dan 30 enumerator IRT pada Jumat, 21/06/2024. Acara dibuka langsung oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) […]

  • Lazisnu Ranting Dukuhseti Distribusikan bantuan ke Warga diwilayah Dukuhseti

    Lazisnu Ranting Dukuhseti Distribusikan bantuan ke Warga diwilayah Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.033
    • 0Komentar

      Curah hujan yang berintensitas tinggi mengakibatkan Banjir yang melanda Kecamatan Dukuhseti mengetuk kepedulian pengurus dan simpatisan Lazisnu Ranting Dukuhseti. Aksi solidaritas yang dilakukan pengurus Lazisnu Ranting Dukuhseti, Minanurul Rohman selaku ketua Lazisnu Ranting Dukuhseti menggerakkan semua pengurus dan simpatisan untuk menggalang aksi solidaritas pada Selasa 13 Januari 2026 “Sebenarnya aksi solidaritas sudah dilakukan dari […]

  • PCNU-PATI Photo by Paul

    Hobinya adalah Masa Depannya

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya. Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga […]

  • Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berkunjung ke kantor PBNU, Selasa (14/1). Ditemui Ketua Umum (Ketum) PBNU dan beberapa pengurus lainnya, Pigai dan PBNU memyepakati sebuah kerja sama. Bersama PBNU, Kementerian HAM berencana membangun pusat studi HAM. Gagasan ini, nantinya akan diwujudkan melalui perguruan-perguruan tinggi di bawah naungan organisasi islam terbesar […]

  • PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

    PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

      PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati melalui panitia SC Konfercab XIII baru-baru ini telah membentuk Komisi Penjaringan Calon (KPC). Pembentukan ini sebagai langkah IPNU IPPNU Kabupaten Pati untuk mempermudah kerja cabang dalam mensukseskan kontestasi pemilihan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati tahun 2021. Abdul ghofur selaku Ketua Umum KPC IPNU IPPNU Kabupaten […]

  • Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pamflet talk show Hari Santri 2021 yang menghadirkan K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati PATI – Pagi ini, Rabu (20/10) pukul 09.00 WIB, Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasim diagendakan akan onair via jejaring radio 101,00 Pati Adi Suara (PAS) FM Pati.  Rencananya, dalam siaran talk show tersebut akan membahas mengenai hari santri. Seperti jamak […]

expand_less