Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Walisongo Kayen mengadakan pemilihan ketua, Kamis (27/10/2022).

Kegiatan yang dilangsungkan di halaman Madrasah Aliyah Walisongo Kayen ini mengusung tema “Keraton Mawaska”.

Acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kepala MA Walisongo Kayen, Sunoto, M. Ag.

Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah Sunoto menyampaikan bahwa selalu ada suka dan duka dalam menjalankan organisasi. Pengurus, khususnya ketua dituntut bisa mengakomodir semua jenis multikarakter yang dimiliki oleh anggotanya.

“Di situlah kita tau arti sebuah sikap kedewasaan. Masa depan membutuhkan orang-orang yang cerdas dalam mensikapi segala perkembangan yang serba cepat. Mampu membikin program organisasi sesuai kebutuhan zaman. Itu semua hanya dimiliki oleh orang-orang yang mampu dan mau berproses di organisasi,” ujarnya.

Usai apel dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Selanjutnya, kotak suara dibuka dengan disaksikan oleh seluruh siswa, para guru, staf madrasah, serta mahasiswa KKN STAI Pati.

Kepala madrasah menjadi orang pertama yang melakukan pencoblosan, kemudian diikuti oleh para guru dan seluruh siswa.

Para peserta tampak antusias mengikuti pesta demokrasi. Acara pun berjalan dengan lancar dan khidmat.

Mujib Fahrudin S. Pd.I salah satu guru di MA Walisongo mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah para siswa untuk mengenal demokrasi. Selain itu, juga untuk mengasah mental, khususnya bagi para calon. Harapannya, bisa amanah jika terpilih.

“Yang terpenting adalah anak-anak bisa mulai menimba ilmu dengan cara menambah wawasan kemudian pengalaman dan juga pengetahuan. Saya kira seperti itu seperti yang disampaikan Pak Noto (Kepala Madrasah) tadi tentunya jadi pemimpin itu tidak mudah dan harus benar-benar bisa amanah dan dapat membantu tugas sebaiknya,” uangkapnya.

Sementara itu, Noverina Cherryl Azzaida, panitia pemilihan berharap pengurus OSIM periode selanjutnya lebih maju dibanding periode sebelumnya.

“Semoga lebih maju ke depannya bisa bisa mengembangkan ekstra terus dari kegiatan-kegiatan yang akan datang semoga intinya lebih maju dari angkatan saya,” harapnya.

Kontributor: Ishol Khamdani (PersJur PAC IPNU Kayen)
Editor: Miftahus Salam (LTN PCNU Pati)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Markus Spiske

    Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Saya berusaha menuntut diri untuk menulis tentang anak-anak secara rutin. Lambat laun menjadi sebuah kesukaan. Bagi saya anak-anak adalah makhluk kecil yang istimewa. Namun seringkali keberadaannya seringkali disepelekan dan dianggap sebagai pelengkap keluarga saja. Bahkan dengan kehadirannya tersebut terkadang membuat kita bertindak sangat dominan atas dirinya dan pilihannya. Meski saat ia belum […]

  • Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

      PCNUPati, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati tidak mau para petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu kembali menjadi korban aksi premanisme. Mereka pun ikut mengawal kasus sengketa lahan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan keluhan dan aspirasi dari petani Pundenrejo Pati usai aksi premanisme terjadi yang […]

  • KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sabtu, 31 Agustus 2019/ 30 Dzulhijjah 1440, warga Pati, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), kehilangan salah satu ulama yang dekat dengan umatnya. Beliau adalah KH. Ali Mahmudan Dahlan asal Wedarijaksa, Pati. Santri ndalem KH. Maimun Zubair yang lama thalabul ilmi di Sarang ini meninggalkan banyak kenangan. Baca: Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini […]

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • PCNU-PATI

    Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Perubahan bungkus atau gerakan yang dilakukan kelompok radikal perlu diwaspadai setiap saat. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Ma’arif dalam kegiatan rapat pengurus, silaturahim dan kunjungan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, MA., di Delman Resto Semarang, Selasa (11/4/2023). “Beberapa […]

  • PCNU-PATI

    Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht, sedangkan penerjemahannya (dari versi bahasa Belanda ke bahasa Melayu) pertama kali dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad (mereka menyebut diri Empat Saudara).[1] Proses pengumpulan surat-surat yang pernah dikirimkan […]

expand_less