Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nahdlatul Tujjar Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan NU

Nahdlatul Tujjar Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Sebagaimana kita pahami Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal tidak hanya konsen dalam gerakan sosial-keagamaan saja, melainkan juga fokus NU pada bidang wirausaha atau yang lebih kita kenal dengan gerakan ekonomi kerakyatan rakyat dan bisa juga disebut dengan Nahdlatul Tujjar (NT).

Dalam sejarahnya oranganisasi NT didirikan pada tahun 1918 yang bergerak dalambidang ekonomi untuk mengangkat perekonomian umat Islam yang pada saat itu mengalami penindasan yang dilakukan oleh penjajah atau yang kita kenal kolonialisme Belanda.  Karena pada waktu itu abad ke 20 Indonesia masih dalam kekangan kolonialisme, sehingga masyarakat secara perekonomian sangat tereksploitasi. Disamping itu juga Belanda menerapkan sistem politik etis atau yang disebut politik balas budi. Dari situlah rakyat berharap betul perekonomian kembali stabil, akan tetapi harapan rakyat hanya sebatas harapan saja. Karena Belanda sangat cerdik dan tidak bisa diakali.

Oleh karena itu, organisasi NT ini lahir tidak lepas dari politik etis yang digawangi oleh Belanda. Maka, NT ini lahir untuk menggerakkan masyarakat supaya sadar akan Sumber Daya Alam yang kita miliki bisa kita gunakan dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dengan maksud dan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

Disamping itu NT yang pada awalnya diprakarsai oleh KH Wahab Hasbullah bermaksud untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan sosial dari adanya praktek politik etis yang diterapkan oleh kolonialisme. Karena NT lahir tidak lepas dari adanya  ketidak sadaran masyarakat dibodohi oleh kolonialisme yang bukan saja misinya menjajah, tetapi juga menguasai aset-aset ekonomi.

Dengan demikian,kemiskinan pun terjadi karena pajak-pajak yang semakin mencekik para rakyat pribumiyang tidak sesuai dengan upah yang mereka terima selama bekerja di bawah kekuasaan Belanda. Sehingga masyarakat tidak berdaya dalam kedigdayaan dari kolobialisme Belanda.

Oleh karena itu, pentingnya membangun ekonomi kerakyatan masyarakat, maka dalam hal ini Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari mengatakan;

Wahai pemuda bangsa yang cerdik dan padai, serta para ustaz yang mulia, mengapa kalian tidak mendirikan saja suatu badan usaha ekonomi  yang beroperasi, dimana di setiap kota terdapat satu badan usaha yang otonom.”

Merujuk dari apa yang difatwakan oleh Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari maka lahirlah koperasi Syirkah al-Iman yang dibentuk oleh Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari dengan tujuan untuk memperkuat jaringan ekonomi, khususnya di kalangan umat Islam muslim tradisional.

Meskipun NT yang didirikan Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari kala itu mengalami banyak kendala mulai sulitnya izin operasional dan tingginya pajak pembayaran yang diterapkan oleh pemerintah Belanda. Maka, umur NT kala itu hanya bertahan kurun waktu 8 tahun (1918-1926).

Akan tetapi dari adanya ghirah NT yang didirikan oleh KH Wahab Hasbullah dan Hadratusy Syaik Hasyim Asy’ari, justru tidak menyurutkan NU dalam berwirausaha. Justru sekarang ini muncul banyak sekali para enterpenership tidak hanya berbentuk koperasi melainkan juga dalam bentuk lainya. Seperti bentuk adanya ritel, ternak, tani, dagang, batik,desain dan lain sebagainya.

Itu semua embrio dari adanya NT kala itu, sehingga masyarakat khususnya warga Nahdliyin terus melakukan inovasi-inovasi kekinian untuk terus berproses dalam mengembangkan sektor perekonomian baik secara online maupun offline. Dengan demikian perekonomian kerakyatan yang digagas oleh para founding fanthers  NU tentunya akan terus berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Seperti halnya dalam maqolah Almuhafadatu alalqodimis sholih wal alhkdu bil jadidil ashlah (menjaga tradisi lama yang masih relewan dan mengadopsi tradisi baru sesuai dengan kebutuhan).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    LAKPESDAM NU Pati Berikan Percontohan Vertikultur

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia NU Pati melakukan pendampingan di Panti Asuhan Darul Hadlanah Desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Rabu (27/1). Kegiatan ini merupakan program dari divisi lingkungan yang konsen dalam bentuk pendampingan di bidang pemberdayaan seperti daur ulang sampah, tanaman vertikultur, holtikultur dan penghijuan. Pada kegiatan ini misalnya, Lakpesdam melakukan kegiatan dalam […]

  • PCNU - PATI

    Fihi Ma Fihi

    • calendar_month Sen, 18 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Buku ini berisi 71 pasal, hasil terjemahan dari buku aslinya dalam bahasa arab yang berjudul “Kitab Fihi Ma Fihi”. Membaca buku ini membuat kita berfikir dengan jalan fikiran Rumi, yang Indah namun dalam untuk diselami. Rumi mengantar kita pada kebijaksanaan dengan melihat segala sesuatu mulai dari sebabnya, bukan dari apa yang ditimbulkan oleh sebab itu […]

  • PCNU - PATI

    Butir-Butir Hikmah Sufi

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Buku ini berisi 200 cerita yang dikumpulkan dari hikmah-hikmah yang bertebaran di berbagai kitab klasik pesantren. Di dalamnya terdapat ratusan ceruta dari para sufi yang memuat nasihat dan petunjuk. Buku ini adalah seri pertama dari tiga seri yang diterbitkan. 

  • Memaknai Satu Abad NU

    Memaknai Satu Abad NU

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Tepat pada tanggal 7 Februari 2023 Nahdlatul Ulama (NU) berusia 100 tahun atau lebih tepatnya satu abad menurut kalender hijriyah. Tentunya di usia satu abad ini, NU memiliki kontribusi besar terhadap Indonesia dan dunia dalam hal dunia Islam. Dalam usia satu abad NU, ada tonggak-tonggak sejarah yang patut dicatat dan dikenang. Adapun […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    Rekontruksi Gerakan Santri Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    PCNUPATI-online. Menyebut istilah santri, tidak bisa terlepas dari peran utamanya yang salah satunya dalam bidang politik. Santri dan politik adalah dua istilah yang berbeda akan tetapi dapat menyatu karena merupakan perwujudan dari system Negara yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemennya yang salah satunya adalah santri dalam mengusung perubahan. Hal tersebut dapat dijalankan salah satunya […]

expand_less