Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Muru’ah

Muru’ah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
  • visibility 438
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Malam ahad kemarin saya mengikuti acara suluk maleman untuk pertama kalinya di Rumah Adab Indonesia Mulia. Malam itu adalah edisi ke 149 dengan menghadirkan Mbah Mus atau Kyai Ahmad Musthofa Bisri, KH. Nawawie Kholil, Budi Maryono, dan tentu saja Habib Anis Sholeh Baasyin. Episode kali ini adalah tentang menjaga muru’ah. Acaranya begitu sederhana yaitu dengan mendengarkan nasihat-nasihat dari orang-orang alim yang dihadirkan serta diiringi oleh musik sampak gusuran. Genre musik yang berbeda dengan lainnya.

Pada penyampaian pertama oleh Bib Anis saya mendapat garis besar bahwa muru’ah adalah kehormatan, harga diri. Harga diri erat kaitannya dengan malu. Setiap manusia memiliki malu yang diciptakan Tuhan. Namun meski begitu masing-masing individu diberikan kebebasan dalam menjaga dan mengontrol malu tersebut. Menurut pandangan orang-orang zaman dahulu laki-laki dan perempuan itu kehormatannya berbeda. Laki-laki kehormatannya ada pada ucapannya, sedangkan perempuan ada pada kemaluannya.

Selain menyampaikan kata pengantar tentang arti muru’ah agar dapat mudah dipahami oleh yang mendengarkan, Bib Anis juga menambahkan beberapa contoh kasus yang berkaitan dengan muru’ah atau harga diri. Salah satu contohnya yang masih saya ingat adalah banyaknya orang yang tanpa malu menampakkan wajahnya dibeberapa titik dengan ditambah kalimat “saya orang yang amanah”. Kalimat pembenaran atas sesuatu yang mungkin saja berbeda dengan keseharian seperti itu tampak “diwajarkan” dalam urusan politik. (kalimat ini adalah tambahan dari curahan hati saya)

Kemudian Mbah Nawawi menambahkan dengan bercerita bahwa setiap manusia sejak kecil sudah dilatih dengan muru’ah. Pemberian nama dari orang tua adalah muru’ah itu sendiri. Mbah Nawawi menyampaikan dengan menceritakan pengalamannya saat mengisi acara di Jakarta. Ketika itu saat Mbah Nawawi istirahat di hotel, tiba-tiba ada yang mengirimkan pesan berisi penawaran tukang pijat lengkap dengan kenikmatan duniawinya. Proses menjaga muru’ah ini kemudian diterapkan Mbah Nawawi dengan menolak tawaran itu. Karena menurut Mbah Nawawi jika ia menerima tawaran tersebut, maka yang akan menanggung malu bukan hanya beliau tetapi juga orang tua yang sudah memberinya sebuah nama juga gurunya.

Dari sini kita bisa menemukan titik kesamaan dari apa yang disampaikan oleh Bib Anis juga Mbah Nawawi yaitu muru’ah erat kaitannya dengan malu. Mengutip arti sebuah Hadist bahwa malu itu sebagian dari iman. Tentu dengan begitu kita memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindunginya. Dan menurut saya salah satu jalan dalam menjaga harga diri adalah dengan membiasakan berbicara dan bertindak yang jujur.

Saya hanya bisa menjabarkan beberapa dari banyak hal yang saya dapatkan dalam mengikuti kegiatan Suluk Maleman waktu itu. Apalagi nasihat yang disampaikan Mbah Mus, sungguh kamu harus mendengarkannya sendiri. Selengkapnya bisa kamu lihat pada tayangan ulangnya di youtube suluk maleman. Jika ditanya apakah saya mendapat sesuatu setelah mengikuti acara tersebut, jawabannya iya. Saya kembali diingatkan dan belajar lagi tentang banyak hal.

Intinya yang mampu dan bisa menjaga harga diri adalah kita sendiri. Tuhan juga sudah membekali dengan logika dan ilmu yang disebarkan pada seluruh penjuru bumi ini. Tinggal bagaimana sikap yang akan kita pilih.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    4 Tips Sehat saat Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id- Tidak terasa kita sudah memasuki hari ke 13 pada puasa tahun ini. Di bulan suci ini, selain meningkatkan volume ibadah, kita juga harus tetap menjaga kesehatan agar puasa kita berjalan lancar. Menjaga kesehatan tubuh selama bulan ramadan sangatlah penting untuk dipahami dan diterapkan dengan baik. Berikut 4 tips menjaga kesehatan […]

  • SAMBUTAN PENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN PATI

    Sambutan PCNU Pati di Hari Santri Nasional 2024

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh Saudara-saudara santri yang saya banggakan. Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2024, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua. Saudara-saudara sekalian Penetapan Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 adalah suatu […]

  • Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    Catatan Juri Porsema XIII: Puisi Bukan Ajang Gaya, Tapi Kejujuran Rasa

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Wonosobo — Ajang Lomba Cipta dan Baca Puisi Religi dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Wonosobo tak hanya menyajikan panggung ekspresi seni, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sastra. Hal ini ditegaskan oleh tim juri dari kalangan sastrawan Pati, yang memberikan catatan penting sebagai evaluasi bersama. […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

  • Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    TAYU-Takbir kemenangan untuk merayakan Idul Adha berkumandang dimana-mana. Anak-anak hingga lansia mengumandangkannya dengan suka cita. Masing-masing daerah memiliki cara tersendiri untuk menyambut hari raya qurban tersebut. Peserta pawai takbir obor Ranting Fatayat Sendangrejo, Tayu. Di Tayu, ratusan ibu-ibu menggelar takbir obor Sabtu (10/8). Mereka adalah anggota Ranting Fatayat Desa Sendangrejo Kecamatan Tayu, Pati. Rute sejauh […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ketua PC IPNU Pati, Moh. Salman (kedua dari kanan) dan Ketua PC IPPNU, Sulistiani ditemani Ketua Panitia OC Konfercab XIII, M. Khoirul Anam (kanan) usai melakukan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto (baju batik) PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja mengadakan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto di Kantor Bupati, Kamis (19/8). Hadir dalam […]

expand_less