Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mindset Literasi Digital Guru

Mindset Literasi Digital Guru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Pada Kamis, 26 September 2024, saya berkesempatan memberikan workshop yang bertajuk “Meningkatkan Literasi Digital Guru TK dengan Bercerita Bergambar Menggunakan Media Canva” di Kecamatan Margoyoso, Pati. Peserta workshop ini adalah para guru TK Se-Kecamatan Margoyoso. Mereka cukup antusias dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Terlihat jelas bahwa mereka ingin mengembangkan keterampilan baru untuk memperkaya pengalaman mengajar mereka di era digital ini.

Salah satu pembahasan yang saya sampaikan adalah mengenai literasi digital bagi seorang guru. Literasi digital tidak hanya sekadar kemampuan untuk mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi lebih dari itu, merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan literasi digital yang baik, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan siswa saat ini.

Saya menekankan bahwa literasi digital bagi guru bukan sekadar teknis semata. Ini juga tentang bagaimana seorang pendidik dapat menanamkan pemahaman kritis kepada siswa mengenai teknologi dan informasi yang ada di sekitar mereka. Bagaimana kita dapat mendorong mereka untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerjanya dan dampaknya terhadap kehidupan mereka.

Selain itu, saya juga menyampaikan tentang mindset digital. Guru yang memiliki mindset digital adalah mereka yang terbuka terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Mereka tidak memandang teknologi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Guru dengan mindset ini melihat teknologi sebagai alat bantu yang dapat memperkaya pembelajaran, bukan sebagai penghalang. Dalam hal ini, keberanian untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut gagal menjadi kunci utama.

Saya juga menyinggung tentang pentingnya digitalisasi media pembelajaran. Dengan adanya teknologi, kita memiliki kesempatan besar untuk mengemas materi ajar secara lebih dinamis dan interaktif. Kita bisa membuat video pembelajaran singkat, menggunakan infografis untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit, atau memanfaatkan aplikasi kuis online agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu media pembelajaran yang saya soroti adalah buku cerita bergambar (cergam). Buku cergam dapat menjadi alat yang sangat efektif, terutama untuk siswa usia dini atau di tingkat sekolah dasar. Mengapa demikian? Karena buku cergam menggabungkan cerita dan gambar, yang membuat materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Cerita yang baik mampu memancing imajinasi siswa, sementara gambar akan membantu mereka memahami konteks cerita. Media ini sangat cocok untuk mengajarkan nilai-nilai moral atau konsep sains sederhana dengan cara yang menarik dan tidak membosankan.

Dengan keterampilan menulis dan kreativitas yang dimiliki para guru, tidak ada batasan untuk terus berinovasi. Kita dapat terus menciptakan media pembelajaran yang inspiratif dan tentunya berkontribusi lebih luas di dunia pendidikan. Semoga workshop ini adalah langkah awal yang baik bagi peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ketok Palu! Kiai Mustofa dan Kiai Marzuki Pimpin NU Tambakromo

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Setelah jabatan pengurus MWC-NU Tambakromo periode 2018-2023 berakhir pada Ahad (7/8) lewat konferensi MWC, kini NU Tambakromo memiliki ketua baru.  Kiai Marzuki Abbas sukses naik takhta setelah melewati dua nama yang direstui Syuriyah. Ke duanya adalah KH. Suwarno dan K. Edy Supriyanto. Sementara, untuk Ro’is MWC NU Tambakromo masa khidmat 2023-2028 dijabat oleh Kiai […]

  • Photo by Hobi industri on Unsplash.

    Salah Pilih Susah Pulih

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Ketika saya menulis ini setelah menggunakan hak pilih yang katanya untuk kemajuan Indonesia ke depan. Mulai dari Presiden DPD, DPR RI, Jateng dan Kabupaten saya telah menggunakan hak secara benar sesuai dengan ketentuan dari Bawaslu dan KPU. Sepulang dari kegiatan tersebut dan jali kelingking saya terkena tinta. Saya mencari ide dengan […]

  • PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI-PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati hari ini (21/7) menggelar koordinasi dengan dua Pengurus Ranting Sekaligus. Agenda tersebut dikhususkan untuk membahas tentang kaderisasi dan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) IPNU/IPPNU. Pertemuan singkat tersebut berlangsung di Gedung PC NU Pati lantai dua mulai pukul 10.30 sampai dengan 13.00 WIB. Dua ranting yang hadir adalah sari Kepoh Kencono dan Karangwotan. […]

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

  • PCNU-PATI Photo by Muhammad Qayyum Abdul Rahman

    Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari ini saya membaca berbagai postingan terkait matinya televisi analog. Hiburan sederhana untuk rakyat pun telah tiada, bergantikan dengan hiburan yang berbayar. Televisi analog telah tiada, tepatnya di tiadakan. Rakyat di paksa untuk berubah ke televisi digital, yang mana alat dan prasarananya belum mencukupi di pasaran. Kalau teman saya mengatakan. […]

  • 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan. Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda […]

expand_less