Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam Nusantara; belajar mencintai sesama melalui agama.  Tema tersebut di ambil dari buku Menusantarakan Islam karya Dr. Aksin Wijaya.
“Ada beberapa hal dari hasil diskusi pertama, Islam datang di Indonesia melalui beberapa cara, baik itu berdagang, perkawinan maupun menetap di Nusantara, sehingga Islam pelan tapi pasti berkembang di Nusantara, Kedua, Islam nusantara adalah corak dari keanekaragaman islam yang masuk di Indonesia, karena Islam tidak hanya datang dari orang Arab saja, tetapi dari Eropa dan dari lokal sendiri, sehingga Islam Nusantara memiliki corak tersendiri,”jelas Siswanto
Siswanto melanjutkan, istilah Islam Nusantara adalah strategi orang NU untuk mempromosikan bahwa Islam yang baik adalah berislam secara damai, penuh kasih sayang, satun serta rahmatan lilalamin, cara ulama kita mempromosikan kepada dunia bahwa ini lho Islam yang penuh damai, meski berbeda- beda suku, ras, etnis, adat istiadat tetapi secara berkehidupan di masyarakat saling toleransi dan saling membantu antar sesama, inilah bentuk Islam yang sesungguhnya.
Hal senaga juga diungkapkan ketu Lakpesdam NU Pati, Andi Irawan, kalau kita lihat sejarahnya Islam datang di tanah Jawa melalui pendekatan sufistik pendekatan dengan acara satun dan penuh kasih sayang, seperti halnya yang sdh di cobtohkan Nabi Muhammad Saw, selain itu juga melalui akulturasi budaya, karena kalau kita lihat masyarakat nusantara mayoritas beragama hindu dan budha, dan masih meyakini animisme dan dinamisme, oleh karena para wali songo dgn melalui pendekatan hunanisme, sufistik dan akulturasi budaya tanpa menghilangkan budaya lokal seperti tahlilan, ziarah kubur, 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari dan metoni berjalan sesuai dengan syariat Islam tanpa harus menghilangkan budaya lokal, akan tetapi disisipi dengan nilai-nilai keislaman, sehingga melalui pola pendekatan seperti diatas Islam bisa diterima dan memiliki ruang untuk bereksistensi dan tersebar luas di Nusansara, pungkasnya.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    LDNU-JAMMU Produksi Beras Kemasan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ratusan pack beras yang hendak di packing oleh LDNU dan JAMMU  PATI-Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau yang lebih akrab dengan istilah LDNU Kabupaten Pati kembali membuat kejutan. Lembaga yang dikenal sebagai tempat para da’i NU tersebut menjalankan program diluar konteks. LDNU menggandeng JAMMU (Jam’iyyah Muballighin Pati) memperoduksi beras kemasan 2,5 kg guna menyambut Bulan Suci […]

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Pati Bantu Korban Tersengat Listrik

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada Kasturi, senin (06/03). Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di Dukuh Karang Malang Ds. Karang Sumber Rt 03 Rw 02 kecamatan Winong Kabupaten Pati, tepatnya dirumah saudara Kasturi. Sebelumnya, Lazisnu Pati mendapatkan informasi bahwa ada salah seorang warga yang membutuhkan bantuan pengobatan. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh tim manajerial […]

  • PCNU - PATI

    K. Ahmad Rozi Nahkodai MWC NU Pucakwangi

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Sah! MWC NU Kecamatan Pucakwangi resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Ahad (3/7) bertempat di gedung IPHI Pucakwangi beberapa waktu lalu. MWC NU Pucakwangi di bawah kepemimpinan KH. Yasin telah berakhir tahun ini.  Dan  K. Ahmad Rozi yang menjadi penerus perjuangan pengurus sebelumnya memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada tiga poin penting. […]

  • Mbah Maimun Zubair Sarang

    Mbah Maimun Zubair Sarang

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik […]

  • Pengajian Maulidur Rosul

    Pengajian Maulidur Rosul

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Pati. Darul Hadlanah melalui kepanitiaan Maulidiyah menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad, yang merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahunnya, dengan pembicara Ibu Mu’amaroh, beberapa waktu lalu.             Sebelumnya ada banyak serangkain acara untuk ikut memeriyahkan maulidur rosul, diantaranya lomba pidato Bahasa Arab, Bahasa Ingris, dan Bahasa Jawa serta khitobah hal ini mempersiapkan mental […]

  • Jumlah Rekaat Sholat Tarawih

    Jumlah Rekaat Sholat Tarawih

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Jumlah Rakaat Shalat Tarawih Bulan Ramadlah adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Oleh karena itu Rasulullah SAW menganjurkan umat  Islam memperbanyak amal ibadah. Dalam hadits Abu Hurairah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda; مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ[1] “Barang siapa melaksanakan ibadah pada bulan Ramadlan dengan […]

expand_less