Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam Nusantara; belajar mencintai sesama melalui agama.  Tema tersebut di ambil dari buku Menusantarakan Islam karya Dr. Aksin Wijaya.
“Ada beberapa hal dari hasil diskusi pertama, Islam datang di Indonesia melalui beberapa cara, baik itu berdagang, perkawinan maupun menetap di Nusantara, sehingga Islam pelan tapi pasti berkembang di Nusantara, Kedua, Islam nusantara adalah corak dari keanekaragaman islam yang masuk di Indonesia, karena Islam tidak hanya datang dari orang Arab saja, tetapi dari Eropa dan dari lokal sendiri, sehingga Islam Nusantara memiliki corak tersendiri,”jelas Siswanto
Siswanto melanjutkan, istilah Islam Nusantara adalah strategi orang NU untuk mempromosikan bahwa Islam yang baik adalah berislam secara damai, penuh kasih sayang, satun serta rahmatan lilalamin, cara ulama kita mempromosikan kepada dunia bahwa ini lho Islam yang penuh damai, meski berbeda- beda suku, ras, etnis, adat istiadat tetapi secara berkehidupan di masyarakat saling toleransi dan saling membantu antar sesama, inilah bentuk Islam yang sesungguhnya.
Hal senaga juga diungkapkan ketu Lakpesdam NU Pati, Andi Irawan, kalau kita lihat sejarahnya Islam datang di tanah Jawa melalui pendekatan sufistik pendekatan dengan acara satun dan penuh kasih sayang, seperti halnya yang sdh di cobtohkan Nabi Muhammad Saw, selain itu juga melalui akulturasi budaya, karena kalau kita lihat masyarakat nusantara mayoritas beragama hindu dan budha, dan masih meyakini animisme dan dinamisme, oleh karena para wali songo dgn melalui pendekatan hunanisme, sufistik dan akulturasi budaya tanpa menghilangkan budaya lokal seperti tahlilan, ziarah kubur, 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari dan metoni berjalan sesuai dengan syariat Islam tanpa harus menghilangkan budaya lokal, akan tetapi disisipi dengan nilai-nilai keislaman, sehingga melalui pola pendekatan seperti diatas Islam bisa diterima dan memiliki ruang untuk bereksistensi dan tersebar luas di Nusansara, pungkasnya.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berpotensi Jadi Super NU, Wakil Ketua PCNU Pati Beberkan Tiga Fungsi Lakpesdam

    Berpotensi Jadi Super NU, Wakil Ketua PCNU Pati Beberkan Tiga Fungsi Lakpesdam

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Dr. Ahmad Dimyati, M.Ag menyebut Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) berpotensi menjadi ‘Super NU’. Ia pun membeberkan tiga fungsi lembaga ini. Hal ini disampaikan Dr. Ahmad Dimyati, M.Ag dalam Rapat Kerja Lakpesdam Pati di Gedung PCNU Pati, Sabtu (8/02/25). Raker […]

  • PCNU- PATI Photo by MasterTux

    Kabar Pernikahan Terviral

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kasihan, lulus jadi dokter bedah langsung disuruh nikah sama kakek-kakek.” “Rupanya dokter cantik itu jadi tumbal orang tuanya sendiri. Ck… ck… ck….” “Kalau aku sih mau aja. Kan konglomerat itu udah aki-aki. Bentar lagi dipanggil Yang Maha Kuasa. Warisan yang gak bakal habis dimakan tujuh turunan akan jatuh di tangan. Haha.” […]

  • PCNU-PATI

    Fikih Kebencanaan Prespektif NU

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Karena dalam kehidupan dunia, rahmat Allah terbagi menjadi dua: rahmat umum dan rahmat khusus. Rahmat yang sifatnya umum diberikan oleh Allah di dunia ini tidak hanya kepada orang-orang yang mukmin, namun juga diberikan kepada siapa pun. Semua manusia, mukmin atau pun kafir, orang yang taat maupun pelaku maksiat, di dunia semuanya mendapatkan rahmat Allah yang […]

  • Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.247
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Agrinza Regina Nurfelis Nela siswi kelas XII SMA NU 1 Kradenan dinobatkan sebagai Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025. (Blora, 12/11/2025) Pemilihan duta literasi tersebut di gelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora pada Festival Literasi Kabupaten Blora 2025 yang berlangsung pada 11–15 November 2025 di halaman DPK Blora. Kegiatan ini […]

  • Majalah Nuansa Rihlah Ke Sekolah-sekolah

    Majalah Nuansa Rihlah Ke Sekolah-sekolah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Warta. LTN NU. Baru-baru ini Pimpinan Redaksi Majalah Nuansa Faiz Aminuddin, MA rihlah ke sekolah-sekolah, untuk memperkenalkan ke pelajar Pati dani acara perkenalannya melalui seminar atau pun bedah Majalah. Sehingga dengan begitu para pelajar yang mengikuti akan mengetahui jika  Majalah ini bagus untuk di jadikan referensi. Dalam edisi kali ini, Redaksi sengaja mengankat tema Pertarungan politik […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh Pak kyai, ketika ujian SIM, praktik gagal berkali kali, lalu sebagai solusi terakhir polisi menyarankan lewat  pelatihan dengan biaya  yang lebih mahal dari biaya resmi pembuatan SIM itu sendiri. Kalau tidak, berkas permohonan SIM akan diblokir maka mengulang dari awal dengan menunggu satu tahun, atau polisi menyuruh membayar sejumlah uang agar langsung dapat  SIM […]

expand_less