Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menjadi Perempuan; Itu Tak Mudah

Menjadi Perempuan; Itu Tak Mudah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Mengapa hanya karena terlahir sebagai perempuan selalu dilemahkan? Mengapa ruang bicaranya selalu ditutup? Apakah dia tak berhak mendapatkan haknya sebagai manusia? Mengapa dan mengapa hal ini masih sering dan terus terjadi? Apakah jika perempuan mendapatkan haknya yang setara dengan laki-laki akan menimbulkan masalah? Dan segala pertanyaan lainnya.

Saya akan bercerita perihal apa yang terjadi dan apa yang dirasakan sahabat saya beberapa hari terakhir ini. Tentang peralihan status dari single menjadi marriage hingga tentang desas desus bahkan ke-irian yang menimbulkan sebuah fitnah dalam dunia kerjanya. Dia bercerita panjang kali lebar dengan penuh keseriusan dan dalam tempo cukup lama.

Bisa dikatakan usia sahabat saya sudah masuk kategori usia siap menikah jika mengacu pada hukum yang berlaku di negaranya saat ini. Namun pada kenyataannya sampai sekarang dia belum memutuskan untuk menikah. Entah sebab apa saya tak perlu ikut mencampuri karena itu ranah privasinya.

Dia hanya bercerita soal seringnya ditanya tentang kapan menikah oleh keluarga dan orang-orang disekitarnya. Dan yang membuat dia merasa tak nyaman adalah urusan privasinya banyak orang yang ingin mengetahui dan mencampuri.

Dia berkata sebenarnya tak masalah jika ada yang membantu mencarikan pasangan untuknya. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika dia dipaksa. Dia meyakini bahwa pemaksaan adalah sebuah bentuk kekerasan. Dan siapapun tak boleh melakukan hal itu meski dengan alasan sudah merasa dekat atau merasa memiliki atau sebab yang lainnya.

Masalah yang dihadapi sahabat saya tak hanya itu. Ia kembali melanjutkan ceritanya tentang kondisi lingkungan kerjanya yang toxic. Awalnya saya menyalahkan dirinya mengapa tak keluar saja dan mencari pekerjaan yang lainnya? Namun setelah saya mendengarkan penjelasannya, saya terdiam. Saya seperti diingatkan lagi untuk tak mudah memberikan penilaian terhadap apa yang dilakukan orang lain.

Kembali pada cerita tentang kondisi lingkungan kerja sahabat saya. Sahabat saya termasuk perempuan yang vokal dalam hal apa saja. Segala hal yang menyinggung prinsip yang dia yakini, maka dia akan bersuara. Hingga suatu ketika dia mendapatkan statement dari salah satu senior tertuanya.

“Kamu galak sekali menjadi perempuan. Nanti malah tak ada laki-laki yang mau lho.”

Kata sahabat saya, untung saja yang berbicara itu usianya lebih tua dari dirinya. Maka dia hanya menanggapi dengan senyuman. Batin dia, mengapa sikap seorang perempuan yang mengatakan kebenaran harus disangkut pautkan dengan pasangan. Bukankah jika belum ada laki-laki yang mendekat itu tanda seleksi semesta akan dirinya. Mengapa suara perempuan seolah tak menjadi pertimbangan dan bahkan malah dibungkam.

“Berarti jika laki-laki tak mau mendekat, berarti dia adalah laki-laki yang tak pantas bersanding dengan saya.”

Itu adalah kalimat yang dia sampaikan kepada saya. Saya membenarkan, dan juga rasanya seperti mendapat angin segar. Sahabat saya telah menjadi perempuan yang merdeka atas dirinya. Dan saya meyakini bahwa diluaran sana masih banyak perempuan-perempuan yang berjuang akan hal itu.

Terimakasih sahabatku. Cerita yang kau sampaikan akan terabadi dalam tulisan-tulisan saya. Dan saya akan terus menuliskan cerita-cerita yang kau bagikan untuk selanjutnya terbagikan kepada semua orang utamanya kepada para perempuan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    INISNU Gelar Pembinaan Karir Mahasiswa untuk Persiapan Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.388
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Dalam rangkaian kegiatan Yudisium, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Karir Mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja, bertempat di Aula KBIHU Babussalam, Selasa (21/10/2025). Kegiatan pembinaan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Sofwan Setiawan, S.Pd.I. dan Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang […]

  • 15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising  and Networking  dari Lazisnu

    15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising and Networking dari Lazisnu

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Ketua MWC NU Margoyoso KH. Muslich AR  bersama Lazisnu Cabang Pati mengadakan pembekalan kepada relawan Fundraising and Networking Lazisnu dari Ipmafa, Sabtu (16/11). Bertempat di kediamannya, acara ini diikuti oleh 15 mahasiswa-mahasiswi jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Mereka akan bertugas melakukan sosialisasi program Beberkah door to door di kalangan aghniya di wilayah Margoyoso. KH. Muslich AR, […]

  • Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 25 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

       1. Klik Link   https://twb.nz/twibonlklfatayatnu 2. Klik Pilih Foto    Pilih Foto yang sesuai 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas     Atur foto untuk menemukan lokasi foto yang sesuai 4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons    Klik unduh untuk mendowload hasil Foto yang sudah menjadi Twibonze 5. Twibons sudah jadi

  • Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

    Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Semarang – Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2018-2023 menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Hotel Muria Semarang, Sabtu (26/10/2024). Musda II Sakomanu LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut mengusung tema “Merawat Wawasan, Membangun Martabat”. Dalam laporannya, Ketua Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.704
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

    PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PNCU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim menjelaskan bahwa pihaknya telah merumuskan “Khidmat Pitu” sebagai panduan utama dalam menjalankan program kerja dan pelayanan kepada umat. Hal itu ia sampaikan saat acara Pelantikan Lembaga dan Musyawarah Kerja I PCNU Kabupaten Pati Masa Khidmat 2024-2029, di Kampus Institut Pesantren […]

expand_less