Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menebar Dakwah Lewat Kisah

Menebar Dakwah Lewat Kisah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

Berdakwah paling efektif, mengena disukai kebanyakan masyarakat umum adalah dengan menggunakan metode bercerita, sebab pada dasarnya  setiap orang suka bercerita dan suka mendengarkan cerita. Oleh sebab itu, di dalam kitab suci, cerita menjadi unsur yang menonjol, kalau tidak dikatakan dominan. Tidaklah mengherankan jika cerita menjadi gaya penyampaian ajaran agama yang barangkali paling menarik, bahkan mungkin paling efektif bagi semua kalangan.
Hikayat-Hikayat Sufi di dalam buku ini merekam kisah-kisah sufi yang mengajarkan nilai-nilai dan ajaran-ajaran agama. Setiap cerita dapat dimaknai secara berbeda oleh satu orang dengan orang lain, bahkan dari cara maupun tingkat penafsirannya.
Salah satu hikayat tentang cinta, diceritakan bebera orang mengunjungi Asy-Syibli.
“Siapakah kalian,?” tanya Asy-Syibli dari halaman rumah.
“Kami orang-orang yang ingin mencintaimu, maka terimalah,”jawab mereka.
As-Syibli melempari mereka dengan batu. Orang orang itu pun berlari menjauhinya.
Mengapa kalian berlari dariku? Kalau betul-betul mencintaiku, tentu kalian tidak akan lari dari cobaanku.” Orang yang memiliki cinta kepada Allah akan minum dari gelas kecintaan. Menjadi sempitlah bagi mereka bumi dan negeri. Mereka tenggelam dalam lautan rindu kepada-Nya dan merasa nikmat munajat kepada-Nya. (hal 57)
 Hikayat di atas menggambarkan apabila cerita itu mampu memberikan pemahaman kepada oranga lain, jika memberikan nasihat dengan penuh kelembutan, tidak terlihat menggurui; memang demikianlah watak sebuah cerita: memberi ruang bagi pembacanya untuk mengambil hikmah dan pelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman dan pengalamannya sendiri. Bukan hanya itu, pembaca yang sama mungkin akan menemukan keping-keping makna yang bernuansa berbeda ketika membacanya hari ini dan sebulan atau setahun kemudian-seiring dengan perkembangan pemahaman dan pengalamannya tadi.


            Penulis memahami jika masyarakat kita, tipikalnya sangat menyukai cerita, kisah dan hikayat, baik berupa tutur ataupun dalam bentuk tulisan. Buku yang merangkum kurang lebih 76 kisah melalui bermacam-macam cara menjelaskan isi yang terkandung dalam hikayatnya.
            Maka dari itu, buku ini sangat cocok untuk bahan tambahan ketika mengajar disekolah atau pun sebagai cerita pengantar tidur bagi anak-anak kita. Selamat membaca.
 
Judul                            : Hikayat Hikayat Sufi
Penulis                          : Hermawan Aksan
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, November 2014
Tebal                            : 151 halaman
ISBN                           :  978-602-1337-29-5
Peresensi                     : Pujianto, Penjual Kopi         
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kebenaran Yang Hilang

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Buku ini adalah edisi revisi terjemahan karya FaragFouda, Kebenaran yang Hilang, yang pernah kami terbitkanakhir tahun lalu, bekerjasama dengan Badan Litbang danDiklat Departemen Agama. Banyaknya permintaan publikatas buku ini mendorong kami untuk menerbitkan edisikedua ini sesegera mungkin.

  • Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

    Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.907
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Kabupaten Pati periode 2025-2030, resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di aula kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Ketua PGSI Kabupaten Pati, Sunoto mengatakan, usai pelantikan ini, pihaknya bakal melalukan penguatan kader. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar perjuangan para guru terus berlanjut. “Pengurus daerah […]

  • Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 6 bertajuk “Gerakan Literasi Digital”, narasumber Tim GLM Plus dan Direktur Mikopedia, Miftakhul Khoiri, menegaskan bahwa branding sekolah dan madrasah Ma’arif NU sangat ditentukan oleh meme, gambar, video, maupun lagu. Hal itu dipaparkannya dalam Diklat GLM Part 6 Selasa (3/12/2024) melalui Zoom […]

  • Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    Rangkul Polres, PMII Pati Adakan Vaksin Covid

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sekretaris PC PMII Pati, Agus Ulinnuha (jas biru) mendampingi Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.H. (seragam polisi kiri) sedang memantau perjalanan kegiatan vaksinasi covid-19 dosis 1 yang dilakukan oleh PMII Pati dan Polres Pati PATI – Para mahasiswa memang sudah selayaknya bergerak. Bukan sekadar belajar di ruang kelas, namun juga harus turun tangan melayani […]

  • Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

    Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Susur Sungai Silugonggo Desa Kedungpancing, Juwana oleh para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP Yogyakarta. Langkah ini merupakan babak awal Program Bina Desa KMPP Yogyakarta tahun 2021 PATI – Para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP (Keluarga Pelajar-Mahasiswa Pati) Yogyakarta kembali menggelar aksi sosial. Mengambil tema besar Bina Desa KMPP Yogyakarta Tahun 2021, dengan tajuk utama ‘Lentera […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 927
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

expand_less