Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menebar Dakwah Lewat Kisah

Menebar Dakwah Lewat Kisah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Berdakwah paling efektif, mengena disukai kebanyakan masyarakat umum adalah dengan menggunakan metode bercerita, sebab pada dasarnya  setiap orang suka bercerita dan suka mendengarkan cerita. Oleh sebab itu, di dalam kitab suci, cerita menjadi unsur yang menonjol, kalau tidak dikatakan dominan. Tidaklah mengherankan jika cerita menjadi gaya penyampaian ajaran agama yang barangkali paling menarik, bahkan mungkin paling efektif bagi semua kalangan.
Hikayat-Hikayat Sufi di dalam buku ini merekam kisah-kisah sufi yang mengajarkan nilai-nilai dan ajaran-ajaran agama. Setiap cerita dapat dimaknai secara berbeda oleh satu orang dengan orang lain, bahkan dari cara maupun tingkat penafsirannya.
Salah satu hikayat tentang cinta, diceritakan bebera orang mengunjungi Asy-Syibli.
“Siapakah kalian,?” tanya Asy-Syibli dari halaman rumah.
“Kami orang-orang yang ingin mencintaimu, maka terimalah,”jawab mereka.
As-Syibli melempari mereka dengan batu. Orang orang itu pun berlari menjauhinya.
Mengapa kalian berlari dariku? Kalau betul-betul mencintaiku, tentu kalian tidak akan lari dari cobaanku.” Orang yang memiliki cinta kepada Allah akan minum dari gelas kecintaan. Menjadi sempitlah bagi mereka bumi dan negeri. Mereka tenggelam dalam lautan rindu kepada-Nya dan merasa nikmat munajat kepada-Nya. (hal 57)
 Hikayat di atas menggambarkan apabila cerita itu mampu memberikan pemahaman kepada oranga lain, jika memberikan nasihat dengan penuh kelembutan, tidak terlihat menggurui; memang demikianlah watak sebuah cerita: memberi ruang bagi pembacanya untuk mengambil hikmah dan pelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman dan pengalamannya sendiri. Bukan hanya itu, pembaca yang sama mungkin akan menemukan keping-keping makna yang bernuansa berbeda ketika membacanya hari ini dan sebulan atau setahun kemudian-seiring dengan perkembangan pemahaman dan pengalamannya tadi.


            Penulis memahami jika masyarakat kita, tipikalnya sangat menyukai cerita, kisah dan hikayat, baik berupa tutur ataupun dalam bentuk tulisan. Buku yang merangkum kurang lebih 76 kisah melalui bermacam-macam cara menjelaskan isi yang terkandung dalam hikayatnya.
            Maka dari itu, buku ini sangat cocok untuk bahan tambahan ketika mengajar disekolah atau pun sebagai cerita pengantar tidur bagi anak-anak kita. Selamat membaca.
 
Judul                            : Hikayat Hikayat Sufi
Penulis                          : Hermawan Aksan
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, November 2014
Tebal                            : 151 halaman
ISBN                           :  978-602-1337-29-5
Peresensi                     : Pujianto, Penjual Kopi         
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Nur Khoiriyah (berdiri), alumni SKPP Pati sekaligus aktifis PMII menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan SKPP ke depan PATI – Jajaran Alumni SKPP (Sekolah Kader Pengawas Parsipatif) Pati mengadakan Kordar ke dua. Agenda ini berlokasi di Kantor Bawaslu Pati, Jumat (3/12) kemarin. Nur Khoiriyah, salah satu alumni SKPP mengemukakan bahwa SKPP akan mampu memberikan dampak signifikan […]

  • PCNU-PATI

    Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023). Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai […]

  • Hari Guru, Kak Ridho Golden Beri Tips Pembelajaran Asyik Dan Menyenangkan

    Hari Guru, Kak Ridho Golden Beri Tips Pembelajaran Asyik Dan Menyenangkan

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Purworejo – Keluarga besar SMP Negeri 6 Purworejo menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 79 Tahun 2024 pada Senin, 25 November 2024. Acara yang berlangsung di Ruang Keterampilan SMP N 6 Purworejo ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan karyawan. Wahyu Kurnia Lestari, M.Pd. (Kepala Sekolah) dalam sambutannya […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

  • Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

      PATI – Tepat pada tanggal 24 Februari 2024, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) berusia ke-70 tahun. Usia yang tidak muda lagi bagi sebuah organisasi. Oleh karena itu, Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pati berharap momentum Harlah ke-70 tahun ini dapat membuat organisasi semakin matang, sehingga dapat terus mencetak generasi yang unggul. “Ini adalah momentum […]

  • PCNU PATI

    Nikmat yang Terlupakan

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Siang ini, suasana rumah sakit mulai ramai, berbeda dengan pagi tadi. Saya sedang menemani anak saya yang bungsu, yang kini terbaring lemah di tempat tidur. Tidak ada yang lebih berat bagi seorang orang tua selain melihat anaknya sakit. Saya duduk di sampingnya, memperhatikan wajahnya yang tampak pucat, berharap ia segera […]

expand_less