Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 394
  • comment 0 komentar

Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi berbagai lingkungan simulasi interaktif dengan dasar komputer.
Dunia maya kini sangat menghegemoni, sehingga banyak orang rela meninggalkan dunia fana untuk berlama-lama berkecimpungan. Untuk  pelarian dari stress atas berbagai masalah dari dunia fana, yang mana galau dan move on merupakan dua ungkapan yang sangat populer. Istilah yang digunakan generasi muda Indonesia pada zaman internet.
Di tengah-tengah zaman modern yang krisis dan kering akan nilai-nilai sosial, dunia baru yang kadang bisa melupakan humanitas kita sebagai manusia, melanggar batas moral, etika, agama, dan privasi orang lain. Dalam interaksi, transaksi, atau pergaulan di dunia maya, dunia digital yang harusnya dijaga demi harmonisasi sosial, banyak yang dilanggar (atau terjadi “perusakan muka” orang lain). Agama kadang dijadikan saran berebut tahta, filsafat dibuat-buat untuk melaknat, hukum diputar balikkan supaya terasa lurus, dan kebenaran rekor sejarah diplesetkan untuk menebar fitnah, bahasa dan sastra pun acap dibuat jahat mengumpat dan menghujat. Oleh karena itu J. Sumardianta melalui buku Habis Galau Terbitlah Move On, memberikan solusi lewat bukunya. Bahwa manusia tidak boleh bertekuk lutut atas tirani yang menjajah keadaan yang bikin galau. Dunia digital adalah sebagai sumber belajar berbagai ilmu pengetahuan yang bisa membuat manusia lebih berbudaya.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari J. Sumardianta yang mana di dalamnya terdapat kisah-kisah yang dapat menginspirasi seseorang untuk mendorong agar mau melakukan kegiatan hal lebih positif. Misal, sosok Bunda Teresa berhasil mengubah Kota Kalkuta, Ibu Kota Negara Bagian Bengali Barat, India. Yang mana Bunda Teresa bergumam “Di kota bengis ini, bahkan anjing diperlakukan lebih baik dari pada manusia”(h. 39). Membaca kisah Bunda Teresa menunjukkan sikap kepada kita untuk melakukan sikap ringan tangan, toleransi, dan tolong menolong antara satu sama lain tidak memandang perbedaan status.
Kesadaran akan pentingnya toleransi antar sesamanya perlu di sosialisasikan melalui berbagai cara, diantaranya melalui pemanfaatan media online. Di era digitalisasi ini media sosial dapat di jadikan wadah atau kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dalam melahirkan aksi sosial bertoleransi antar sesama agama, suku, ras, dan budaya. Melalui teknologi digital dan media sosial, seperti facebook, twitter, yahoo, blog, dan sebagainya, kita bisa menggerakkan aksi sosial tersebut.
Buku ini bisa dinikmati oleh siapa pun. Dengan membaca kisah-kisah inspiratif tersebut, media online bisa menjadi penghubung sikap toleransi antara satu sama lain. Buku yang sangat apik dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca, sehingga pesan-pesannya sangat jelas.
Judul buku      : Habis Galau Terbitlah Move On
Penulis             : J. Sumardianta
Penerbit           : Bentang
Tebal               : xxii + 330 h
Cetakan           : 1 November 2014
ISBN               : 978-602-291-067-1
Peresensi         :M. Ja’far Amir
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ngabuburit Asyik di Kampung Ramadhan Kajen

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO- Kampung ramadan Kajen merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Sumohadiwijayan desa Kajen setiap tahunnya di bulan ramadan. Acara yang digelar di belakang balai desa Kajen, Margoyoso Pati ini berlangsung selama 16 hari yang dimulai pada tanggal 1 Ramadan. Tahun ini mengambil tema “Hunting Takjil Vibes” yang dibuka langsung oleh Anggota Komisi E […]

  • Dukung Inovasi Guru, LP Ma'arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024). “LP Ma’arif […]

  • Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Fatayat NU Pati masa khidmat 2019-2024 terus bergerak untuk merealisasikan program kerjanya. Bukan hanya membangun aspek internal, PC Fatayat juga mengagendakan beragam kerjasama dengan lembaga dan instansi eksternal bahkan diluar NU. Seperti lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga swasta lainnya. Selasa (20/8) Fatayat mengadendakan dua pertemuan sekaligus. Dua pertemuan tersebut di antaranya mensosialisasikan program kerja […]

  • Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menempati urutan keempat dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo. Adapun urutan juara diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu (13/9/2025) pagi. […]

  • LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Masjid Agung Baitunnur Pati mencatatkan sejarah dengan menggelar ngaji budaya, Kamis (28/3/2024) malam. Masjid yang berada di pusat kota Pati tersebut bakal menjadi rujukan masjid agung lain di Indonesia. “Saya terenyuh. Ini bisa jadi contoh masjid yang lain,” ujar KH Budi Harjono saat berceramah di hadapan ribuan jamaah dalam Ngaji Cangkrukan memperingati […]

  • a woman holding a bouquet of flowers in her hands

    Merayakan IWD (International Women’s Day)

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini setelah saya bersih-bersih rumah, seperti biasa saya pasti membuka handphone untuk sekadar berseluncur di media sosial. Entah untuk membuka Whatsapp memastikan apakah ada yang mengirimi saya sebuah pesan selamat pagi, selamat berbahagia hari ini. Selain membuka Whatsapp yang nyatanya memang tak ada ucapan tersebut disana, saya kemudian beralih ke […]

expand_less