Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 411
  • comment 0 komentar

Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi berbagai lingkungan simulasi interaktif dengan dasar komputer.
Dunia maya kini sangat menghegemoni, sehingga banyak orang rela meninggalkan dunia fana untuk berlama-lama berkecimpungan. Untuk  pelarian dari stress atas berbagai masalah dari dunia fana, yang mana galau dan move on merupakan dua ungkapan yang sangat populer. Istilah yang digunakan generasi muda Indonesia pada zaman internet.
Di tengah-tengah zaman modern yang krisis dan kering akan nilai-nilai sosial, dunia baru yang kadang bisa melupakan humanitas kita sebagai manusia, melanggar batas moral, etika, agama, dan privasi orang lain. Dalam interaksi, transaksi, atau pergaulan di dunia maya, dunia digital yang harusnya dijaga demi harmonisasi sosial, banyak yang dilanggar (atau terjadi “perusakan muka” orang lain). Agama kadang dijadikan saran berebut tahta, filsafat dibuat-buat untuk melaknat, hukum diputar balikkan supaya terasa lurus, dan kebenaran rekor sejarah diplesetkan untuk menebar fitnah, bahasa dan sastra pun acap dibuat jahat mengumpat dan menghujat. Oleh karena itu J. Sumardianta melalui buku Habis Galau Terbitlah Move On, memberikan solusi lewat bukunya. Bahwa manusia tidak boleh bertekuk lutut atas tirani yang menjajah keadaan yang bikin galau. Dunia digital adalah sebagai sumber belajar berbagai ilmu pengetahuan yang bisa membuat manusia lebih berbudaya.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari J. Sumardianta yang mana di dalamnya terdapat kisah-kisah yang dapat menginspirasi seseorang untuk mendorong agar mau melakukan kegiatan hal lebih positif. Misal, sosok Bunda Teresa berhasil mengubah Kota Kalkuta, Ibu Kota Negara Bagian Bengali Barat, India. Yang mana Bunda Teresa bergumam “Di kota bengis ini, bahkan anjing diperlakukan lebih baik dari pada manusia”(h. 39). Membaca kisah Bunda Teresa menunjukkan sikap kepada kita untuk melakukan sikap ringan tangan, toleransi, dan tolong menolong antara satu sama lain tidak memandang perbedaan status.
Kesadaran akan pentingnya toleransi antar sesamanya perlu di sosialisasikan melalui berbagai cara, diantaranya melalui pemanfaatan media online. Di era digitalisasi ini media sosial dapat di jadikan wadah atau kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dalam melahirkan aksi sosial bertoleransi antar sesama agama, suku, ras, dan budaya. Melalui teknologi digital dan media sosial, seperti facebook, twitter, yahoo, blog, dan sebagainya, kita bisa menggerakkan aksi sosial tersebut.
Buku ini bisa dinikmati oleh siapa pun. Dengan membaca kisah-kisah inspiratif tersebut, media online bisa menjadi penghubung sikap toleransi antara satu sama lain. Buku yang sangat apik dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca, sehingga pesan-pesannya sangat jelas.
Judul buku      : Habis Galau Terbitlah Move On
Penulis             : J. Sumardianta
Penerbit           : Bentang
Tebal               : xxii + 330 h
Cetakan           : 1 November 2014
ISBN               : 978-602-291-067-1
Peresensi         :M. Ja’far Amir
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asesmen Lapangan Prodi PGMI, Rektor INISNU Sebut sebagai Wahana Belajar Mutu Eksternal

    Asesmen Lapangan Prodi PGMI, Rektor INISNU Sebut sebagai Wahana Belajar Mutu Eksternal

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.133
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan pada Senin–Selasa, 15–16 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik), yakni Prof. Dr. Siti Rochmiyati, M.Pd., dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta dan Dr. […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

  • UKT Pagar Nusa Gembong Didominasi Pendekar Putri

    UKT Pagar Nusa Gembong Didominasi Pendekar Putri

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    GEMBONG – Ujian Kenaikan Tingkatan (UKT) menjadi syarat wajib bagi para pendekar pencak silat NU, Pagar Nusa (PN). Hal ini disampaikan oleh Andif Prasetyo, Pengurus Cabang PN Kabupaten Pati dis sela-sela agenda UKT di Gembong, Ahad (30/10) siang tadi. UKT yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Gembong tersebut diikuti sedikitnya 13 peserta. […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • PCNU-PATI

    Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Minggu, 26/11/2023,-Puisi-puisi karya Nuyang Jaimee  membuat narasi jernih dari silang sengkarutnya peristiwa. Mengangkat kon-teks kedalam teks, dan menjadi percakapan yang bisa didengarkan. “Kata-katanya disuling dengan bertenaga, menjadi kita terjaga,” ujar Budayawan Taufik Rahzen memberikan pendapat karya puisi Nuyang Jaimee dalam buku antologi puisi tunggal Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya yang disampaikan di Jakarta, […]

expand_less