Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi berbagai lingkungan simulasi interaktif dengan dasar komputer.
Dunia maya kini sangat menghegemoni, sehingga banyak orang rela meninggalkan dunia fana untuk berlama-lama berkecimpungan. Untuk  pelarian dari stress atas berbagai masalah dari dunia fana, yang mana galau dan move on merupakan dua ungkapan yang sangat populer. Istilah yang digunakan generasi muda Indonesia pada zaman internet.
Di tengah-tengah zaman modern yang krisis dan kering akan nilai-nilai sosial, dunia baru yang kadang bisa melupakan humanitas kita sebagai manusia, melanggar batas moral, etika, agama, dan privasi orang lain. Dalam interaksi, transaksi, atau pergaulan di dunia maya, dunia digital yang harusnya dijaga demi harmonisasi sosial, banyak yang dilanggar (atau terjadi “perusakan muka” orang lain). Agama kadang dijadikan saran berebut tahta, filsafat dibuat-buat untuk melaknat, hukum diputar balikkan supaya terasa lurus, dan kebenaran rekor sejarah diplesetkan untuk menebar fitnah, bahasa dan sastra pun acap dibuat jahat mengumpat dan menghujat. Oleh karena itu J. Sumardianta melalui buku Habis Galau Terbitlah Move On, memberikan solusi lewat bukunya. Bahwa manusia tidak boleh bertekuk lutut atas tirani yang menjajah keadaan yang bikin galau. Dunia digital adalah sebagai sumber belajar berbagai ilmu pengetahuan yang bisa membuat manusia lebih berbudaya.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari J. Sumardianta yang mana di dalamnya terdapat kisah-kisah yang dapat menginspirasi seseorang untuk mendorong agar mau melakukan kegiatan hal lebih positif. Misal, sosok Bunda Teresa berhasil mengubah Kota Kalkuta, Ibu Kota Negara Bagian Bengali Barat, India. Yang mana Bunda Teresa bergumam “Di kota bengis ini, bahkan anjing diperlakukan lebih baik dari pada manusia”(h. 39). Membaca kisah Bunda Teresa menunjukkan sikap kepada kita untuk melakukan sikap ringan tangan, toleransi, dan tolong menolong antara satu sama lain tidak memandang perbedaan status.
Kesadaran akan pentingnya toleransi antar sesamanya perlu di sosialisasikan melalui berbagai cara, diantaranya melalui pemanfaatan media online. Di era digitalisasi ini media sosial dapat di jadikan wadah atau kekuatan untuk menggerakkan masyarakat dalam melahirkan aksi sosial bertoleransi antar sesama agama, suku, ras, dan budaya. Melalui teknologi digital dan media sosial, seperti facebook, twitter, yahoo, blog, dan sebagainya, kita bisa menggerakkan aksi sosial tersebut.
Buku ini bisa dinikmati oleh siapa pun. Dengan membaca kisah-kisah inspiratif tersebut, media online bisa menjadi penghubung sikap toleransi antara satu sama lain. Buku yang sangat apik dan ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca, sehingga pesan-pesannya sangat jelas.
Judul buku      : Habis Galau Terbitlah Move On
Penulis             : J. Sumardianta
Penerbit           : Bentang
Tebal               : xxii + 330 h
Cetakan           : 1 November 2014
ISBN               : 978-602-291-067-1
Peresensi         :M. Ja’far Amir
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

      PATI – Tepat pada tanggal 24 Februari 2024, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) berusia ke-70 tahun. Usia yang tidak muda lagi bagi sebuah organisasi. Oleh karena itu, Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pati berharap momentum Harlah ke-70 tahun ini dapat membuat organisasi semakin matang, sehingga dapat terus mencetak generasi yang unggul. “Ini adalah momentum […]

  • Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.510
    • 0Komentar

      PATI, pcnupati.or.id – Mengisi kegiatan bulan Suci Ramadhan, MAN 1 Pati mengajak siswa-siswi dalam kegiatan berbagi pada Jumat, (6/3/2026). Sekitar seratusan siswa yang diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bersama dengan perwakilan organisasi lain hingga Duta Genre dilibatkan dalam kegiatan itu. Berbagai kegiatan digelar mulai Bakti Sosial bersih-bersih masjid dan dilanjut bagi takjil […]

  • Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar berbagai lomba. Diantaranya, lomba Da’i milenial dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Lomba MQK dilaksanakan secara offline di Institut Pesantren Mathali’ul Falah pada Kamis (20/10/2022). Sedangkan lomba Da’i Milenial digelar secara online. Berdasarkan […]

  • PCNU-PATI

    Maqashidus Syariah Lin Nisa’

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani Kamis, 16 Februari 2023 di Aula IPMAFA Lantai 2 dikaji terminologi baru dalam kajian ushul fiqh, yaitu; Maqashidus Syariah Lin-Nisa’. Penulis mendapat pencerahan dari Prof. Abdul Mustaqim dari UIN Suka Yogyakarta, Bu Nyai Umdatul Baroroh, Gus Jamaluddin, Mas Rolan, dan Mas Hilmi. Ada beberapa point penting yang disampaikan para […]

  • Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

    Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    KH. Afifuddin Muhajir, Rois Syuriyah PBNU KOTA-Masa pandemi yang telah mencapai satu tahun lebih, membuat sebagian kalangan masyarakat mulai jenuh. Salah satu wujud kejenuhan mereka adalah dengan mengabaikan protokol kesehatan.  Beberapa warga mulai tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Padahal pandemi corona masih mengintai masyarakat luas.  Peraturan yang ketat dan tepat sudah selayaknya digalakkan. Dengan […]

  • Kegiatan Ramadhan PAC Muslimat Dukuhseti Berakhir

    Kegiatan Ramadhan PAC Muslimat Dukuhseti Berakhir

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pati, Kegiatan Romadlon tahun 2019 ini, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengadakan kegiatan kajian kitab tafsir dan fiqih di desa Dumpil, Jumat (31/5/2019). “Alhamdulilah acara ini diikuti ibu-ibu muslimat dan Fatayat Dumpil,” kata Ketua PAC Muslimat NU Dukuhseti Faridatussaadah. Kegiatan itu bertempat di Masjid Dumpil. Acara […]

expand_less