Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 1 Sep 2016
  • visibility 527
  • comment 0 komentar

Assalamu’alaikum Wr Wb

Saya sering minum minuman yang didalamnya terdapat semut dan kadang – kadang lalat juga yang telah mati, kata teman saya jika bangkai itu kita menceburkannya ke minuman maka tidak boleh diminum. Apakah itu benar ? mohon penjelasannya pak.
Wa’alaikum salam Wr Wb
Bangkai semacam semut dan lalat dalam kitab fiqih dikatakan najis ma’fuwwun ‘anhu (najis yang dimaafkan) maka jika ada bangkai semut jatuh ke dalam air yang sedikit seperti minuman maka minuman tersebut tidak najis dan boleh diminum dengan syarat bangkai tersebut masuk sendiri atau semisal terbawa angin, beda halnya jika ada seseorang yang sengaja menceburkannya maka itu membuat minuman jadi najis dan haram diminum seperti yang diterangkan dalam kitab hasyiah al-bajuri.jadi, yang dikatakan teman anda memang benar.namun dalam kitab bughyatul mustarsyidin dijelaskan bahwa sebagian ulama’ ada yang mengatakan jiki kita memindah gelas yang terdapat bangkai semacam semut kedalam gelas yang lain maka itu tidak mengapa dan minumannya boleh dikonsumsi.dan saya rasa ini adalah hukum yang ringan bagi halayak umum. jadi anda tinggal menyingkirkan bangkai  semut dan meminum airnya. perlu anda ketahui bahwa bangkai semacam semut itu ma’fuwwun ‘anhu (dimaafkan) jika  kasusnya berkaitan dengan air, beda halnya dalam kasus sholat maka najisnnya tidak dima’afkan,oleh karena itu jika ada seorang yang membawa bangkai semut dan semacamnya maka sholatnya tidak sah. wallahu a’lam
Assalamu`alaikum
Sebagaimana telah lazim kita temui, terdapat tulisan salam berupa singkatan. Semisal, Ass…, Askum, Aclmcm, waskum… dll, baik melalui sms maupun surat menyurat dengan berbagai alasan, apakah diperbolehkan menyingkat salam seperti diatas, dan masihkah diwajibkan bagi orang yang disalami untuk menjawab salam tersebut?
Wa`alaikumsalam wr.wb
Salam adalah salah satu penghormatan dalam islam, dan islam mengajarkan pada umatnya akan kesunnahan menyapa dengan salam ketika bertemu karena salam adalah salah satu metode saling mendoakan sesama muslim, adapun memulai salam adalah sunnah sedangkan menjawab salam adalah wajib ketika lafad salam itu sesuai dengan apa yang dianjurkan syara`, pada permasalahan saudara tentang penyingkatan lafad salam itu hukumnya makruh dan sebaiknya untuk merubahnya dengan lafad lafad yang dianjurkan oleh syara` seperti Assalamu`Alaikum Atau Salamun`Alaikum dan salam yang seperti ini yang diwajibkan bagi kita untuk menjawabnya, adapun menjawab salam yang disingkat seperti pada permasalahan saudara itu sudah tidak diwajibkan lagi untuk menjawabnya karena sudah tidak ada lagi unsur doa yang terkadung dalam salam tersebut, dan ketika menjawab salam sebaiknya untuk menambahi salam dengan doa doa lain, marilah kita biasakan untuk saling menyapa dengan salam ketika bertemu sebagai salah satu bentuk syiar islam. Wa`allu`alam.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBM NU Menyelenggarakan Bahtsul Masail se-Jawa Tengah

    LBM NU Menyelenggarakan Bahtsul Masail se-Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Bahtsul Masail sebagai (diskusi agama) salah satu rutinitas Nahdliyin untuk mengupas masalah-masalah agama yang terus berkembang di tengah masyarakat  harus terus di jaga untuk menjembatani dan menjadi wadah masalah yang muncul di masyarakat. sehingga mereka mendapatkan jawaban yang benar dan maksimal. Jawaban yang benar– benar dapat di pertanggungjawabkan secara syar’i. Kali Ini Lembaga Bahtsul Masail […]

  • Filantropi Ramadan

    Filantropi Ramadan

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan dikenal sebagai bulan penuh berkah, ampunan, dan kesempatan untuk meningkatkan kebaikan. Salah satu julukan yang melekat pada bulan suci ini adalah Syahr al-Judd atau bulan kedermawanan. Julukan ini bukan tanpa alasan. Sepanjang bulan Ramadan, semangat untuk berbagi dan membantu sesama begitu terasa, mencerminkan esensi filantropi yang mendalam. Pada bulan ini, umat […]

  • Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    PATI – Publik sempat dibuat “jengkel” atas maraknya pemberitaan perbuatan pelecehan seorang laki-laki yang dilakukan kepada seorang wanita akhir-akhir ini. Pelaku kekerasan dan penyimpangan seksual tidak hanya dari lingkungan luar namun juga tak jarang didominasi oleh orang terdekat korban. Pelaku kekerasan seksual lebih sedikit dilakukan oleh orang asing dibandingkan orang yang dikenal. Bahkan jika di […]

  • PCNU-PATi

    PAC Fatayat NU Kecamatan Gunungwungkal masa khidmat 2022-2023, Resmi dilantik

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Gunungwungkan, resmi dilantik pada Jumat, 17/2 bertempat di gedung Haji Kecamatan Gunungwungkal. Dalam kegiatan tersebut yang hadir meliputi, PCFNU (Hj. Alfi Hidayah, S. Pd.I WK Ketua dan lilik Khoni’ah,SE (Sekretaris umum), Muspika (Camat,polsek,koramil), Hj. Muntamah (Dewan kehormatan Fatayat NU Kab. Pati dan DPRD Pati),MWC NU dan banom-banomnya dan […]

  • PCNU PATI - BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Kabupaten Pati kembali diselenggarakan pada tahun ini. Lokasinya seperti biasa, yakni di Kampung BPUN Pati, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Sementara, tempat bimbingan disentralkan di Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum. Adji Pratama Putra, Manajer BPUN Pati tahun 2022 menyebutkan, sebanyak 23 peserta berhasil lolos mengikuti program ini. Seperti […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

expand_less