Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 1 Sep 2016
  • visibility 305
  • comment 0 komentar

Assalamu’alaikum Wr Wb

Saya sering minum minuman yang didalamnya terdapat semut dan kadang – kadang lalat juga yang telah mati, kata teman saya jika bangkai itu kita menceburkannya ke minuman maka tidak boleh diminum. Apakah itu benar ? mohon penjelasannya pak.
Wa’alaikum salam Wr Wb
Bangkai semacam semut dan lalat dalam kitab fiqih dikatakan najis ma’fuwwun ‘anhu (najis yang dimaafkan) maka jika ada bangkai semut jatuh ke dalam air yang sedikit seperti minuman maka minuman tersebut tidak najis dan boleh diminum dengan syarat bangkai tersebut masuk sendiri atau semisal terbawa angin, beda halnya jika ada seseorang yang sengaja menceburkannya maka itu membuat minuman jadi najis dan haram diminum seperti yang diterangkan dalam kitab hasyiah al-bajuri.jadi, yang dikatakan teman anda memang benar.namun dalam kitab bughyatul mustarsyidin dijelaskan bahwa sebagian ulama’ ada yang mengatakan jiki kita memindah gelas yang terdapat bangkai semacam semut kedalam gelas yang lain maka itu tidak mengapa dan minumannya boleh dikonsumsi.dan saya rasa ini adalah hukum yang ringan bagi halayak umum. jadi anda tinggal menyingkirkan bangkai  semut dan meminum airnya. perlu anda ketahui bahwa bangkai semacam semut itu ma’fuwwun ‘anhu (dimaafkan) jika  kasusnya berkaitan dengan air, beda halnya dalam kasus sholat maka najisnnya tidak dima’afkan,oleh karena itu jika ada seorang yang membawa bangkai semut dan semacamnya maka sholatnya tidak sah. wallahu a’lam
Assalamu`alaikum
Sebagaimana telah lazim kita temui, terdapat tulisan salam berupa singkatan. Semisal, Ass…, Askum, Aclmcm, waskum… dll, baik melalui sms maupun surat menyurat dengan berbagai alasan, apakah diperbolehkan menyingkat salam seperti diatas, dan masihkah diwajibkan bagi orang yang disalami untuk menjawab salam tersebut?
Wa`alaikumsalam wr.wb
Salam adalah salah satu penghormatan dalam islam, dan islam mengajarkan pada umatnya akan kesunnahan menyapa dengan salam ketika bertemu karena salam adalah salah satu metode saling mendoakan sesama muslim, adapun memulai salam adalah sunnah sedangkan menjawab salam adalah wajib ketika lafad salam itu sesuai dengan apa yang dianjurkan syara`, pada permasalahan saudara tentang penyingkatan lafad salam itu hukumnya makruh dan sebaiknya untuk merubahnya dengan lafad lafad yang dianjurkan oleh syara` seperti Assalamu`Alaikum Atau Salamun`Alaikum dan salam yang seperti ini yang diwajibkan bagi kita untuk menjawabnya, adapun menjawab salam yang disingkat seperti pada permasalahan saudara itu sudah tidak diwajibkan lagi untuk menjawabnya karena sudah tidak ada lagi unsur doa yang terkadung dalam salam tersebut, dan ketika menjawab salam sebaiknya untuk menambahi salam dengan doa doa lain, marilah kita biasakan untuk saling menyapa dengan salam ketika bertemu sebagai salah satu bentuk syiar islam. Wa`allu`alam.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keutamaan Ilmu dan Ibadah

    Keutamaan Ilmu dan Ibadah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

     الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Gus Umar, panggilan akrab KH Abdullah Umar Fayumi, adalah Putra pasangan KH Ahmad Fayumi Munji Dan Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi. Kedua orangtuanya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Tengah, Margoyoso, Pati yang nasabnya tersambung kepada waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Bapaknya, KH Ahmad Fayumi Munji, adalah aktivis NU Pati dan Jawa Tengah. Selain pernah menjadi […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • PCNU-PATI Photo by Muhammad Qayyum Abdul Rahman

    Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari ini saya membaca berbagai postingan terkait matinya televisi analog. Hiburan sederhana untuk rakyat pun telah tiada, bergantikan dengan hiburan yang berbayar. Televisi analog telah tiada, tepatnya di tiadakan. Rakyat di paksa untuk berubah ke televisi digital, yang mana alat dan prasarananya belum mencukupi di pasaran. Kalau teman saya mengatakan. […]

  • PCNU-PATI

    BANSER Pati Akan Adakan Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Juwana.  Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (Satkorcab Banser) Kabupaten Pati akan menggelar apel akbar 5000 Banser. Kegiatan yang diselenggarakan  besok pada hari Minggu (16/10) akan bertempat di Pulau Seprapat, Juwana ini bakal dihadiri Satkornas Banser Pimpinan Pusat GP Ansor. Kasatkorcab Banser Pati H. M. Soetomo menjelaskan peserta apel […]

  • Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    SEMARANG-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendididikan Jawa Tengah. H. Agus Sofwan Hadi, mantan Ketua Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU Jawa dikabarkan tutup usia, Selasa (27/8) pukul 22.30 WIB malam tadi. Informasi ini dilansir dari salah seorang staf di LP Ma’arif Jateng. H. Agus Sofwan Hadi bersama Menteri Agama RI […]

expand_less