Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Jakenan – Fatayat NU dan Muslimat NU menggelar pelantikan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting bersama, Sabtu (25/01/2020) pagi ini. Bertempat di Gedung Haji Jakenan, PAC Muslimat NU Jakenan Masa Khidmat 2020 – 2024, bersama Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan berhasil dilantik. Pun dengan PAC Fatayat NU Kec. Jakenan beserta Pimpinan Ranting Fatayat se Kec. Jakenan.

Tampak hadir dalam acara ini antara lain Rois Syuriah MWCNU Kec. Jakenan, KH. Ahmad Suja’i beserta Ketua Tanfidziyah MWCNU Kec. Jakenan, Aris Sutopo, S.Pd, MM. Juga Camat Jakenan, Aglis Mulyana, SH yang didampingi dari Koramil dan Polsek Jakenan, KUA Kec. Jakenan dan jajaran Pengurus Cabang Kab. Pati baik dari Fatayat NU maupun Muslimat NU.

Pelantikan Fatayat Muslimat Jakenan

Tidak ketinggalan perwakilan dari beberapa badan otonom NU yang ada di Kecamatan Jakenan seperti GP. Ansor dan IPNU-IPPNU.

Menurut Panitia Kegiatan yang juga sebagai Sekretaris PAC Fatayat NU Jakenan, Nailim Musa’adah, pelantikan ini selain bagi pengurus Pimpinan Anak Cabang juga diikuti oleh Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan. Masih menurut Nailim, sebanyak 21 Pimpinan Ranting Muslimat NU dan 20 Pimpinan Ranting Fatayat NU ikut dilantik.

“Ada 21 ranting Muslimat NU dan 20 ranting Fatayat NU se Jakenan,” ungkap Nailim kepada NU Pati.

Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Pati dalam sambutannya mengingatkan kepada para pengurus yang baru saja dilantiuk akan tiga hal. Pertama, siap berkorban bagi NU bukan malah sebaliknya mengorbankan NU. Kedua, harus siap membesarkan NU jangan malah mencari besar di NU. Dan ketiga, harus siap menghidupkan NU jangan sebaliknya mencari hidup di NU.

Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Jakenan masa bhakti 2019-2024 diketuai oleh Hj. Sutarti dengan Jamiati sebagai Wakil Ketua, Munjaidah (Sekretaris), Suharti, S.Pd (Wakil Sekretaris), Hj. Sumiyati, S.Pd (Bendahara), dan Suyatun (Wakil Bendahara).

Sedang Pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Jakenan masa bhakti 2020-2024 diketuai oleh Sukeri dengan dibantu oleh Hj. Sukesi sebagai Wakil Ketua, Nailim Musa’adah (Sekretaris), Muktiati (Wakil Sekretaris), Wiwik Mulyati (Bendahara), dan Sunari (Wakil Bendahara). (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Anemone123

    (Ber) Adab; (Ber) Tetangga

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Minggu adalah hari bersantai buat saya setelah melewati hari-hari melelahkan untuk bekerja. Hari minggu selalu saya manfaatkan untuk berada di rumah. Adakalanya baca buku, bersih-bersih rumah, dan sesekali menulis perihal apa saja. Selain itu tentu hari minggu adalah hari yang selalu saya nantikan karena dapat beristirahat sepanjang yang saya mau. Kalau dalam bahasa kerennya, mager […]

  • 234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Margoyoso Pati, menggelar wisuda ke-13, Sabtu (26/10/2024) pagi. Sebanyak 234 mahasiswa yang diwisuda, diharapkan bisa menerapkan ilmu serta nilai-nilai pesantren yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di kampus. Ratusan mahasiswa yang diwisuda itu berasal dari tujuh program studi. Antara lain Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

  • Jamaah Masjid Besar Baitul Muttaqin Santuni Yatim-Dhuafa

    Jamaah Masjid Besar Baitul Muttaqin Santuni Yatim-Dhuafa

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin menyantuni yatim-dhuafa Senin (17/4) malam ini. Panitia penyelenggara menggelontorkan sedikitnya Rp 24,7 juta. Dana tersebut dikumpulkan dari masyarakat sekitar dan didonasikan kepada 113 yatim, dhuafa dan marbot. “Alhamdulillah santunan dari beliau-beliau sangat bermanfaat khususnya menjelang hari saya,” ujar Supardi, salah satu penerima donasi. Agenda yang dihelat sekaligus […]

  • Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin

    Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Peringatan Maulid Nabi, Muslimat NU Pati Gelar Selawatan Bersama Habib Ali Zainal Abidin PATI – Muslimat Nahdlatul Ulama Pati menyelenggarakan Gema Selawat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta tasyakuran pembangunan gedung baru Muslimat NU, Sabtu (8/10/2022) pagi.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut Habib Ali Zainal Abidin, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Ketua PCNU Pati […]

  • PCNU-PATI

    Fragmen-fragmen Muktamar NU dari Era Kolonial hingga Milenial

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Muktamar secara rutin diagendakan selama lima tahun sekali, namun pada masa awal-awal NU berdiri, muktamar pertama sampai ketujuh diselenggarakan setiap tahun pada bulan Rabiuts Tsani. Ada periode ketika agenda muktamar tidak pasti, sampai kemudian sejak 1979, ketika Indonesia semakin stabil, penyelenggaraan muktamar semakin tertata. Pada masa lalu, untuk menyelenggarakan muktamar dibutuhkan perjuangan yang berat mengingat […]

expand_less