Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Pendakwah milenial Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, bersilaturahmi ke Yayasan Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (4/5/2024) sore.

 

Kedatangan Gus Iqdam bersama sang Istri, Ning Nila, disambut langsung oleh pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, KH. Abdul Ghaffar Rozin beserta istrinya Ning Tutik Nurul Jannah.

 

Di sana, Gus Iqdam juga berkesempatan untuk memberikan tausiyah kepada para santri Maslakul Huda.

 

Dikutip dari tayangan kanal YouTube Maslakul Huda, Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilut Taubah, Pesantren Mambaul Hikam II itu memaparkan tentang filosofi dari kata Santri.

 

Para santri di pondok pesantren asuhan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Kiai Ghaffar Rozin itu tampak antusias mendengarkan ceramah dari Gus Iqdam.

 

“Ada ulama Nahdliyin, ulama NU itu yang mereteli (menjabarkan) makna santri. Pertama, huruf Sin (س). Sin di sini dimaknai Saalikun Ila al-Akhirah. Seorang santri itu adalah yang kehidupannya digunakan untuk menuju kehidupan akhirat,” kata Gus Iqdam.

 

Sementara yang kedua, lanjut dia, yaitu huruf Nun (ن) singkatan dari Naaibun ‘ani al-Masyayikh. Santri adalah sebagai pengganti para guru.

 

“Jangan sampai ketika di pondok sudah istikamah, tapi ketika pulang malah ikut-ikutan ke arah yang tidak jelas. Juga jangan bikin aliran-aliran tidak jelas. Kalian harus menjadi Kiai Rozin Kiai Rozin dan Mbah Sahal Mbah Sahal di daerah masing-masing,” ungkap Gus Iqdam.

 

Kemudian, ia menjelaskan tentang makna huruf  Ta’ (ت), yaitu singkatan dari ta’ibun ‘ani dzunub. Taubat dari kesalahan-kesalahan.

 

“Sregep (rajin) minta ampunan, taubat. Makannya tradisinya NU setelah salat, setelah ibadah itu istigfar untuk melunturkan dosa,” terang dia.

 

Selanjutnya adalah makna huruf Ro’ (ر), singkatan dari Rooghibun fi al-Khoirot. Santri harus senang terhadap kebaikan.

 

“Kalau benar-benar santri itu Rooghibun fi al-Khoirot. Harusnya suka dengan kebaikan,” jelas Gus Iqdam.

 

Terakhir adalah makna huruf Ya’ (ي), yaitu  singkatan dari Yarju as-Salamata fi addunya wal akhirah. Santri harus selalu mengharapkan keselamatan di dunia dan akhirat.

 

“Mengharapkan selamat dunia akhirat. Itu harus balance, imbang,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • Api Unggun dan Penutupan Resmi oleh Sekjen Ma’arif PBNU

    Api Unggun dan Penutupan Resmi oleh Sekjen Ma’arif PBNU

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.362
    • 0Komentar

      Suasana khidmat dan penuh keakraban terasa pada malam api unggun sekaligus penutupan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal LP Ma’arif PBNU, Haryando Oghie, pada Kamis (19/12/2025) malam. Api unggun menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan seluruh peserta. Berbagai refleksi dan penampilan singkat […]

  • Suarakan kemanusiaan NU Peduli gencar membantu warga

    Suarakan kemanusiaan NU Peduli gencar membantu warga

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

      NU Pati – Suarakan kemanusiaan NU Peduli gencar membantu warga. Pada Selasa (23/3/2021), gerakan kemanusian tersebut dilakukan dengan memberikan bantuan paket sembako dan bedah rumah Kegiatan dalam rangka membangun semangat jiwa sosial kemanusiaan yang di perkasai NU Peduli Pati ini berlangsung dibeberapa lokasi terutama  Dukuh Muktisari Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Desa Klakahkasihan Kecamatan Gembong, […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

      SEMARANG,-Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini mengangkat tema mewujudkan pemuda cerdas, kritis dan cinta tanah air. Ketua FKPT Jawa Tengah Hamidullah Ibda mengatakan Rembuk merah putih merupakan program mandatori Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) melalui FKPT khusus bidang media/humas dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Rapat Tikus di Kamar Bersalin

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kalau nggak pergi, aku teriak nih.” Shanaya mendekap sebuah bantal dan siap menimpukkan bantal itu ke arah Nikhil. Sudah hampir tengah malam dan sedang tidak ada pasien di RB. Jadi suasana rumah bersalin kali ini sangat sepi. Bisa dipastikan Tita dan Bu Eko sudah lelap di tempat peristirahatan masing-masing. Tubuh Shanaya […]

  • PCNU-PATI

    Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Penyajian materi melalui rangkaian cerita dialog dan perdebatan secara langsung antara orang-orang yang berbeda pendapat merupakan salah satu metode yang sangat efektif untuk menyampaikan bahasan seputar akidah Ahlussunnah wal jamaah. Perdebatan antara para ulama memang terjadi secara langsung dalam forum-forum dialog terbuka maupun melalui buku yang saling berbantah. Para ulama masa dahulu sudah terbiasa menggunakan kedua […]

expand_less