Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

Gus Baha Isi Posisi Rois Syuriyah PBNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
  • visibility 370
  • comment 0 komentar

JAKARTA-KH. Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha’ merupakan salah satu ulama muda kharismatik. Putra KH. Nursalim tersebut terbilang kiai pendatang baru namanya melejit cukup instan.

KH. Baha’uddin Nursalim (Gus Baha) sedang memberikan ceramah (foto: suaranahdliyin.com

Usianya baru 49 tahun, namun wawasan keilmuwannya telah diakui oleh semua kalangan. Bukan hanya itu, sikapnya yang santai dan penuh humor khas kiai NU menjadi daya tarik Gus Baha dalam berdakwah. Ujungnya materi seberat apapun bisa dibeberkannya dengan gamblang dan mudah dicerna oleh para santri.

Hal inilah yang membuat Gus Baha begitu mudah nelambung namanya. Urusan keilmuan, tidak perlu diragukan lagi. Universitas Islam Indonesia (UII) adalah salah satu perguruan tinggi yang mengakui kapasitas keilmuan Gus Baha. Bahkan kampus yang berada di Jalan Kaliurang Yogyakarta tersebut mengangkat Gus Baha sebagai ketua Tim Lajnah Mushaf UII yang membawahi beberapa profesor, tak terkecuali Prof. Dr. Quraisy Shihab, ashhabul kitab tafsir Al Mishbah yang fenomenal itu.

Prof. Quraisy juga diam-diam mengakui kehebatan Gus Baha. Ada satu ungkapan mesra Profesor tafsir tersebut untuk Gus Baha.

“Sulit ditemukan orang yang sangat memahami dan hafal detail-detail Al-Qur’an hingga detail-detail fiqh yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Qur’an seperti Pak Baha” begitu ungkap Prof. Quraisy.

Tak heran, jika PBNU melalui SK PBNU No 01/j/A/II.04/08/2019 tertanggal 29 Agustus 2019 mengangkat Gus Baha sebagai Rois Syuriyah PBNU. Kiai muda asal Kragan, Narukan, Rembang tersebut tidak sendirian. Ada dua kiai muda lainnya yang mengisi jajaran Syuriyah PBNU, diantaranya yaitu: KH. Afifuddin Muhadjir sebagai rois dan KH. Afifudddin Dimyathi sebagai Katib Syuriyah.

Munculnya kaum muda di jajaran syuriyah menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat nahdliyyin soal kemampuan mereka. Namun pertanyaan itu seggera terjawab dengan prestasi-prestasi keilmuan yang mereka raih. Gus Baha merupakan satu dari santri Al Anwar yang diaebut-sebut paling ‘alim oleh KH. Maimoen Zubair.

Sementara dua nama lainnya juga tak kalah top. KH Afifudin Muhajir merupakan ahli Ushul Fiqh yang juga pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo, Asembagus, Situbondo Jawa Timur. Kiai Afif juga dikenal sebagai guru besar Ushul Fiqh di Ma’had Aly Salafiyyah Syafi’iyah Situbondo.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjawab Adzan di TV

    Menjawab Adzan di TV

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Bagaimana hukumnya menjawab adzan dari radio ataupun televisi yang biasa sering kita dengar dan apakah adzannya radio ataupun televisi sudah mencukupi sunatnya adzan di tempat itu? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Hukum menjawabnya adzan adalahsunat, apabila suara adzan tersebut langsung dari mu`addzinnya, dan apabila dari kaset rekamanmaka tidak sunat. Dan adzan tersebut tidak mencukupi […]

  • PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

    PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati. PATI-Jargon ‘NKRI Harga Mati’ dan ‘Hubbul Waton Minal Iman‘ (cinta tanah air sebagian dari iman-red) yang sering digaungkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) ternyata bukan hanya sekadar isapan jempol. Makna yang terkandung di dalamnya sangatlah mendasar jika ditelaah lebih jauh. Motto penyemangat yang dirancang oleh para ulama terdahulu tersebut […]

  • Ansor Pati Khataman Quran di Makam Ki Ageng Penjawi

    Ansor Pati Khataman Quran di Makam Ki Ageng Penjawi

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pati menggelar acara 100 Khataman Al Quran di Makam Ki Ageng Penjawi, pagi ini, Kamis (19/9/2019). Acara ini merupakan pembuka dari rangkaian acara Selametan Bumi Pesantenan yang akan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Anggota Ansor Pati sedang melakukan khataman Al Quran bil ghoib di makan Ki Ageng Penjawi, […]

  • 500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Penyaluran 1 juta vaksin booster oleh PCNU Pati telah di mulai Kamis (21/4) pagi tadi. Program ini merupakan buah kerja sama antar tiga komponen, yaitu PBNU, Kementerian Agama dan Polri. Seperti di rilis pcnupati.or.id sebelumnya, Kabupaten Pati memperoleh kuota sebanyak 5000 paket vaksin booster. Pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 yang yang dilaksanakan di halaman […]

  • Kreatif, GP Ansor Desa Bermi Gelar Pelatihan Reparasi Lampu dan Kompor

    Kreatif, GP Ansor Desa Bermi Gelar Pelatihan Reparasi Lampu dan Kompor

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Dalam upaya memberdayakan pemuda dan masyarakat, Pimpinan Rabting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Desa Bermi, Kecamatan Gembong menggelar program inovatif pelatihan service lampu dan kompor gas. Rencananya, program ini bakal dilaksanakan secara rutin dan bertahap setiap malam Selasa pukul 19.30 WIB. Agenda tersebut merupakan bentuk komitmen GP Ansor Bermi dalam menciptakan sumber […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi ber-empati. Photo by Europeana on Unsplash.

    Ber (empati) diri

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati. Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi […]

expand_less