Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
  • visibility 830
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati.

PATI-Jargon ‘NKRI Harga Mati’ dan ‘Hubbul Waton Minal Iman‘ (cinta tanah air sebagian dari iman-red) yang sering digaungkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) ternyata bukan hanya sekadar isapan jempol. Makna yang terkandung di dalamnya sangatlah mendasar jika ditelaah lebih jauh.

Motto penyemangat yang dirancang oleh para ulama terdahulu tersebut memiliki tujuan mulia. Tidak lain, agar warga NU mempunyai komitmen kuat terhadap keutuhan bangsa. 

Di era abad 21 saat ini, jargon tersebut memiliki peran yang sangat penting. Selain bisa mempersatukan bangsa, keduanya juga mampu menjadi penangkal maraknya radikalisme dan terorisme di masyarakat.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, K. Yusuf Hasyim, mengatakan meski slogan-slogan tersebut bukan merupakan instruksi, para kader NU secara spontan selalu melafalkannnya dalam berbagai kesempatan. Misalnya dalam pertemuan-pertemuan, rapat organisasi ataupun dalam forum-forum informal.

“Memang disengaja. Itu salah satu upaya ulama agar menjaga NKRI tidak pecah tanpa menambahi label Indonesia Islam,” terang K. Yusuf, Rabu (7/7).

Pria berkacamata itu juga menandaskan bahwa Slogan NKRI Harga mati merupakan pengakuan bahwa NKRI adalah final. Dengan kata lain, Indonesia tidak perlu diubah menjadi negara khilafah, negara Islam, atau sistem-sistem lainnya.

“Saya kira para ulama NU menerima NKRI sesuai dengan ajaran Islam. Umat islam di Indonesia bisa memberikan kedamaian kepada Indonesia yang multikultural.” Imbuhnya.

Sementara, Slogan Hubbul Waton Minal Iman atau yang berarti nasionalisme merupakan persuasi yang coba disusun agar masyarakat mencintai agama dan negara sehingga negara Indonesia bisa berjalan beriringan dengan ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945. K. Yusuf mengatakan slogan-slogan tersebut diharapkan akan tertanam di alam bawah sadar warga NU sehingga menambah kecintaan terhadap tanah air.

“Diajarkan kepada kader penerus untuk memegang teguh rasa cinta terhadap negara. Itu sampai dibuat mars oleh mbah Wahab (KH. Wahab Chasbullah-red) sebagai kepedulian ulama NU terhadap nasionalisme. Islam dan nasionalisme itu satu kesatuan.” Terangnya.

Dengan penjelasan ini, K. Yusuf berharap kepada para kader muda islam agar tidak mudah terjerumus dengan faham-faham radikal yang berpotensi memecah belah bangsa. Sebab, tidak ada yang perlu dipertentangkan antara nasionalisme dan islam.(niam/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

      Yogyakarta – Dosen Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Muhammad Syakur berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Syariah pada Program Doktor Ilmu Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis (16/11/2023). Muhammad Syakur berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Metodologi Instinbat Hukum Islam dalam Keputusan Bahtsul Masail NU tentang Status […]

  • PCNU-PATI

    Ipmafa Edukasi Warga untuk Manfaatkan Limbah Dapur Menjadi POC

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jepara- Segenap Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupten Jepara membekali warga untuk memanfaatkan limbah dapur menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Selasa, (05/09/23).   Kegiatan yang dinarasumberi oleh Siswanto,M.A salah satu dosen IPMAFA Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) ini menjelaskan, “bahwa sebelum membuat POC […]

  • Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Semarang – Dalam rangka menyambung Musyawarah Darah (Musda) II, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pra Musda yang digelar pada Rabu malam (23/10/2024) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan Pra Musda II ini diawali dengan pembukaan, tahlil, lagu Indonesia Raya dan Hime Pramuka, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara Pra Musda […]

  • MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    MWCNU Margorejo Adakan Konferensi

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun kemarin MWCNU Kec Margorejo mengadakan konferensi pergantian pengurus dengan harapan melalui pergantian pengurus ini MWCNU Kec Margorejo akan berkembang menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik Se Kab Pati. Sebab kedepannya lembaga pendidikan milik NU akan di bangun di Kecamatan Margorejo.             “Konferensi kali ini menggunakan sistem Ahwa seperti MWCNU lainnya. Karena dengan pertimbangan […]

  • Bonus Akhir Tahun, MA Salafiyah Kajen Torehkan 531 Prestasi

    Bonus Akhir Tahun, MA Salafiyah Kajen Torehkan 531 Prestasi

    • calendar_month Kam, 30 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

     PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, meraih peringkat terbaik Madrasah Aliyah se-Kabupaten Pati. Torehan prestasi itu diumumkan langsung oleh Kasi Penmad Kantor kementerian Agama Kabupaten Pati, Ruhani, dalam acara gebyar prestasi madrasah 2021 “The Best Achievement” melalui zoom metting, Kamis (30/12/2021).  Peringkat terbaik Madrasah Aliyah se-Kabupaten Pati ini berkat raihan prestasi guru dan […]

  • PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- Bisnis prostitusi menjadi ladang basah yang sangat menggiurkan. Hal ini disampaikan salah satu mantan pelaku bisnis esek-esek tersebut kepada pcnupati.or.id.  Maka tak heran, usai diratakannya komplek prostitusi oleh Pemda Pati beberapa waktu lalu, kini, bisnis terlarang tersebut kembali menjamur dengan warung remang-remang.  Menyadari hal tersebut, PCNU Pati yang selalu aktif terlibat dalam pemberantasan prostitusi di […]

expand_less