Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
20211031_095841-7755827
K. Sholikhin (Ketua MWC NU Gembong) membuka Konferensi PAC Fatayat NU Gembong

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong menyelenggarakan konferensi pada Minggu (31/10). Kegiatan ini dilangsungkan di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong. 

Pembukaan Konferensi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tersebut, hadir Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. Dalam sambutannya, Asmonah memberikan wejangan kepada para pengurus PAC Fatayat NU Gembong untuk memilih pimpinan yang benar-benar memiliki loyalitas tinggi kepada organisasi. 

“Pilih pemimpin yang benar-benar kober dan mengoberkan diri,” tutur dia. 

Selain Asmonah, beberapa tamu undangan yang terdiri dari Pengurus Harian MWC NU Gembong beserta Banom-Banomnya juga menghadiri acara pembukaan konferensi tersebut. K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong didampingi sekretarisnya, H. Nur Hasyim, juga datang dab memberikan wejangan terhadap para pemgurus organisasi pemudi NU Gembong tersebut. 

Dalam orasinya, K. Sholikhin menandaskan bahwa perjuangan NU beserta Banomnya, termasuk PAC Fatayat memiliki tantangan tersendiri setiap zamannya. Untuk saat ini, lanjut K. Sholikhin, tantangan utama NU Gembong adalah berkembangnya faham-faham radikal. 

Menurut dia, penyebaran wahabisme di Gembong sudah mulai tercium. Pergerakannya cukup halus, sehingga banyak warga NU yang tertipu. 

“Diluar negeri ditolak. Maka perjuangan kita, termasuk Fatayat harus jeli dan gigih,” tuturnya. 

K. Shokikhin juga menjelaskan secara rinci sejarah pergerakan jama’ah-jama’ah tabligh yang menyebarkan virus wahabi secara halus. Lanjutny, ini adalah langkah yang sangat samar sehingga perlu kejelian dalan menghadapinya. Maka, imbuhnya, tidak heran jika banyak warga NU yang terperdaya. Hal ini disampaikan oleh K. Sholikhin berdasarkan data yang valid. 

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan konferensi masih berlangsung. Sebagai penutup sambutan, K. Sholikhin memberikan ucapan selamat kepada para pengurus Fatayat yang akan demisioner, dan para calon pengurus yang akan terpilih sekaligus membuka acara tersebut.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kreatif, GP Ansor Desa Bermi Gelar Pelatihan Reparasi Lampu dan Kompor

    Kreatif, GP Ansor Desa Bermi Gelar Pelatihan Reparasi Lampu dan Kompor

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Dalam upaya memberdayakan pemuda dan masyarakat, Pimpinan Rabting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Desa Bermi, Kecamatan Gembong menggelar program inovatif pelatihan service lampu dan kompor gas. Rencananya, program ini bakal dilaksanakan secara rutin dan bertahap setiap malam Selasa pukul 19.30 WIB. Agenda tersebut merupakan bentuk komitmen GP Ansor Bermi dalam menciptakan sumber […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

  • Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JUWANA-Para pendekar se-Kabupaten Pati berkumpul di Juana. Pasalnya, perhelatan pencak silat khas NU, Pagar Nusa Kembali di Gelar. Kali ini Pagar Nusa Pati menggelar kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten di SMA 1 Juana. Kategori yang dipertandingkan pun sangat beragam, mulai dari seni hingga sambung dilombakan dalam gelanggang. Tak kurang, sebanyak 300 pendekar mengikuti perhelatan ini. […]

  • Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Ucapan selamat terlontar dari berbagai pihak atas terpilihnya KH. M. Faishol dan KH. Ahmad Mustain sebagai Ketua Tanfidziyah dan Ro’is Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gunungwungkal. Turut memberikan selamat adalah Habib Ali Zainal Abidin (Jepara) dan K. Yusuf Hasyim, ketua PC NU Pati yang hadir dalam acara pelantikan pada Senin (15/7) malam. Acara […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jangan Bandingkan Anak

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Apakah kalian pernah merasa dibandingkan dengan saudara sendiri atau anak tetangga? Bagaimana rasanya? Tak perlu dijawab. Cukup kalian simpan rasa itu. Sebab saya juga merasakannya kok. Dibanding-bandingkan dengan pencapaian saudara dan anak tetangga yang bisa itu dan ini, sedangkan kita masih begini-begini saja. Orang tua bahkan paman dan bibi kita, melakukan […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

expand_less