Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
20211031_095841-7755827
K. Sholikhin (Ketua MWC NU Gembong) membuka Konferensi PAC Fatayat NU Gembong

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong menyelenggarakan konferensi pada Minggu (31/10). Kegiatan ini dilangsungkan di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong. 

Pembukaan Konferensi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tersebut, hadir Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. Dalam sambutannya, Asmonah memberikan wejangan kepada para pengurus PAC Fatayat NU Gembong untuk memilih pimpinan yang benar-benar memiliki loyalitas tinggi kepada organisasi. 

“Pilih pemimpin yang benar-benar kober dan mengoberkan diri,” tutur dia. 

Selain Asmonah, beberapa tamu undangan yang terdiri dari Pengurus Harian MWC NU Gembong beserta Banom-Banomnya juga menghadiri acara pembukaan konferensi tersebut. K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong didampingi sekretarisnya, H. Nur Hasyim, juga datang dab memberikan wejangan terhadap para pemgurus organisasi pemudi NU Gembong tersebut. 

Dalam orasinya, K. Sholikhin menandaskan bahwa perjuangan NU beserta Banomnya, termasuk PAC Fatayat memiliki tantangan tersendiri setiap zamannya. Untuk saat ini, lanjut K. Sholikhin, tantangan utama NU Gembong adalah berkembangnya faham-faham radikal. 

Menurut dia, penyebaran wahabisme di Gembong sudah mulai tercium. Pergerakannya cukup halus, sehingga banyak warga NU yang tertipu. 

“Diluar negeri ditolak. Maka perjuangan kita, termasuk Fatayat harus jeli dan gigih,” tuturnya. 

K. Shokikhin juga menjelaskan secara rinci sejarah pergerakan jama’ah-jama’ah tabligh yang menyebarkan virus wahabi secara halus. Lanjutny, ini adalah langkah yang sangat samar sehingga perlu kejelian dalan menghadapinya. Maka, imbuhnya, tidak heran jika banyak warga NU yang terperdaya. Hal ini disampaikan oleh K. Sholikhin berdasarkan data yang valid. 

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan konferensi masih berlangsung. Sebagai penutup sambutan, K. Sholikhin memberikan ucapan selamat kepada para pengurus Fatayat yang akan demisioner, dan para calon pengurus yang akan terpilih sekaligus membuka acara tersebut.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin meminta seluruh kader Ansor dan Banser untuk turun ke desa-desa. Itu untuk merespon kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. “Teruslah bergerak dan berjuang melakukan yang terbaik untuk organisasi. Turunlah ke desa-desa, ke masyarakat, bantulah mereka dengan perangkat kita, baik […]

  • Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

    Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Pada hari selasa, 16 Desember 2014, LAKPESDAM PCNU Pati menyelenggarakan acara seminar dengan tema “Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan”, bekerja sama dengan Legal Resources Center for Gender Justice and Human Rights (LRC-KJHAM) asal Kota Semarang.  Acara ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh LAKPESDAM NU Pati pada periode ini, yang dihadiri sejumlah […]

  • Lagi Hangat, Pelajar NU Kolaborasi dengan Seniman Teater Atap

    Lagi Hangat, Pelajar NU Kolaborasi dengan Seniman Teater Atap

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pertemuan perdana OSB PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati dengan Teater Atap, Minggu (5/12) lalu PATI – Teater Atap lakukan pertemuan pertama dengan talent Pelajar NU Pati beserta departemen Olahraga Seni dan Budaya (OSB) PC IPNU IPPNU Pati pada Minggu (5/12). Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan seniman-seniman di masa depan.  Terdapat pula beberapa bahasan serta poin yang […]

  • Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati. Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online […]

  • Pentingnya Branding bagi Madrasah

    Pentingnya Branding bagi Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

      Brebes, 22 November 2023 – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Brebes mengadakan Pelatihan Branding, Publikasi, dan Pengelolaan Website di Kantor PCNU Kabupaten Brebes untuk seluruh lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif NU Brebes bersama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing lembaga […]

  • PCNU-PATI

    Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi.  Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan. Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus […]

expand_less