Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
20211031_095841-7755827
K. Sholikhin (Ketua MWC NU Gembong) membuka Konferensi PAC Fatayat NU Gembong

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong menyelenggarakan konferensi pada Minggu (31/10). Kegiatan ini dilangsungkan di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong. 

Pembukaan Konferensi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tersebut, hadir Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. Dalam sambutannya, Asmonah memberikan wejangan kepada para pengurus PAC Fatayat NU Gembong untuk memilih pimpinan yang benar-benar memiliki loyalitas tinggi kepada organisasi. 

“Pilih pemimpin yang benar-benar kober dan mengoberkan diri,” tutur dia. 

Selain Asmonah, beberapa tamu undangan yang terdiri dari Pengurus Harian MWC NU Gembong beserta Banom-Banomnya juga menghadiri acara pembukaan konferensi tersebut. K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong didampingi sekretarisnya, H. Nur Hasyim, juga datang dab memberikan wejangan terhadap para pemgurus organisasi pemudi NU Gembong tersebut. 

Dalam orasinya, K. Sholikhin menandaskan bahwa perjuangan NU beserta Banomnya, termasuk PAC Fatayat memiliki tantangan tersendiri setiap zamannya. Untuk saat ini, lanjut K. Sholikhin, tantangan utama NU Gembong adalah berkembangnya faham-faham radikal. 

Menurut dia, penyebaran wahabisme di Gembong sudah mulai tercium. Pergerakannya cukup halus, sehingga banyak warga NU yang tertipu. 

“Diluar negeri ditolak. Maka perjuangan kita, termasuk Fatayat harus jeli dan gigih,” tuturnya. 

K. Shokikhin juga menjelaskan secara rinci sejarah pergerakan jama’ah-jama’ah tabligh yang menyebarkan virus wahabi secara halus. Lanjutny, ini adalah langkah yang sangat samar sehingga perlu kejelian dalan menghadapinya. Maka, imbuhnya, tidak heran jika banyak warga NU yang terperdaya. Hal ini disampaikan oleh K. Sholikhin berdasarkan data yang valid. 

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan konferensi masih berlangsung. Sebagai penutup sambutan, K. Sholikhin memberikan ucapan selamat kepada para pengurus Fatayat yang akan demisioner, dan para calon pengurus yang akan terpilih sekaligus membuka acara tersebut.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

  • Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di STAINU Temanggung, JRA Temanggung menggelar seminar bertajuk “Epistimologi Nalar Sehat Suwuk Aswaja Terhadap Fenomena Ruqyah Syar’iyyah di Indonesia” pada Ahad 21 juli 2019.  Dalam kesempatan itu, ditegaskan para pemateri bahwa suwuk merupakan bagian dari membangun nasionalisme. Suasana Seminar yang digelar oleh JRA Temanggung di STAINU Temanggung Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU […]

  • Penulisan Al-Quran dengan Tinta Najis

    Penulisan Al-Quran dengan Tinta Najis

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Ada seseorang yang menulis al-Qur`an dan memaknai kitab tafsir al-Qur`an dengan menggunakan tinta tutul (ala santri) dan air yang digunakan untuk mencairkan tinta tersebut ternyata air najis/mutanajjis. Bagaimana menulis Al-qur`an dan memaknai kitab tafsir tersebut di saat dia mengetahui bahwa tinta tersebut itu najis ? Bagaimana solusinya, bila tulisan al-qur`an tersebut dihukumi […]

  • Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    Sepenuh Hati Mencintai-Nya

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Dalam buku karya Yadi Saeful Hidayat yang berjudul “Aku Jauh Engkau Jauh, Aku Dekat Engkau Dekat” penulis mencoba menyuguhkan agar manusia mampu menepis segala keraguan atas nikmat iman yang telah di berikan oleh-Nya serta mampu mencintai Allah secara tulus dan mendahalukan segala urusan agama Allah ketimbang urusan lainnya. Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya yang mencintai-Nya […]

  • Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Meniti Langit, Menapak Bumi’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (18/1) kemarin.

    Suluk Maleman Ke 13 Membahas Pentingnya Menjaga Nurani

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Memasuki tahun ke -13, Suluk Maleman tetap konsisten mengajak masyarakat untuk menjaga nurani di tengah carut marut peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kembali menekankan pentingnya bersikap adil agar tak mudah terombang-ambing. Untuk itu manusia perlu menjaga kuda-kuda keberadaannya, yaitu nurani dan akal sehat, agar tak gampang digoyang badai pengaruh buruk. “Di Amerika […]

  • Ulama dan Umaro’ Jalani Shalat Istisqo’

    Ulama dan Umaro’ Jalani Shalat Istisqo’

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pemerintah Desa Bermi, Kecamatan Gembong menyelenggarakan Shalat Istisqo’ di Lapangan Bermi, Selasa (8/10) siang. Agenda ini merupakan inisiatif para ulama setempat setelah kemarau panjang yang tak kunjung usai di tahun ini. Dengan menggandeng Ranting NU dan para pengasuh pondok pesantren yang ada di desa ini, pemerintah desa berupaya memfasilitasi keinginan warga untuk melaksanakan shalat memohoh […]

expand_less