Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Baca Sholawat Itu Ada Aturannya

Baca Sholawat Itu Ada Aturannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Des 2023
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Sholawat itu sejak zaman kanjeng Nabi sudah ada. Bahkan kita semua juga tahu perintah sholawat itu tak hanya ditujukan untuk manusia saja. Gusti Allah dan para malaikat pun turut memanjatkan sholawat untuk kanjeng Nabi Muhammad. Sholawat itu ibadah gratis dan termudah yang diperintah Tuhan kepada hambanya.

Kita telah mendengar berkali-kali ceramah dari para Kyai, Habaib, dan guru-guru kita bahwa dengan bersholawat apapun masalah yang kita hadapi akan dengan mudah dan cepat terselesaikan. Sholawat memang memiliki sejuta, satu miliar atau bahkan tak terhitung manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Janji Allah, barangsiapa bersholawat satu kali maka akan mendapat pahala 10x lipat. Bayangkan jika kita berkali-kali membaca sholawat. Berapa banyak pahala yang kita kumpulkan. Tawaran yang sangat menggiurkan bukan.

Dan semakin berkembangnya zaman, kini sholawat banyak kita temukan di berbagai sudut belahan dunia manapun. Dengan diiringi aransemen musik yang indah dan merdu, sholawat yang dibaca pun tampak tak membosankan. Ada yang menggunakan lagu india, lagu-lagu Jawa, atau lagu-lagu klasik zaman dulu. Selain itu ditambah dengan alat musik seperti piano dan alat-alat yang lainnya turut memperindah bacaan sholawat tersebut.

Kedahsyatan makna sholawat kini telah membawa pada banyaknya majelis-majelis sholawat yang bermunculan. Group-group hadroh dengan satu orang yang menjadi khodim (pemimpin) hampir setiap hari baik pagi, siang ataupun malam selalu mengisi panggung-panggung acara yang digelar individu maupun kelompok masyarakat.

Jika dulu orang-orang hadir ke majelis karena haus akan ilmu, sekarang tampaknya sudah agak lain. Mereka berbondong-bodong datang ke majelis hanya untuk bertemu dengan habaibnya atau personil hadrohnya. Dan jika Habaib yang dirawuhkan sudah sepuh, maka antusias pengunjung pun akan berkurang. Berbeda dengan yang masih muda dan viral, maka jamaahnya sudah pasti akan membludak.

Beberapa waktu yang lalu ditempat tinggal saya ada salah seorang tetangga mengadakan majelis sholawat. Jumlah pengunjungnya begitu banyak. Satu minggu kemudian tetangga lainnya mengadakan pengajian sebagai rasa syukur karena telah mengkhitankan anaknya. Hanya pengajian. Tak ada embel-embel sholawatan. Meski sebenarnya di sela-sela pengajian tersebut, ada sholawatannya. Pengunjung yang hadir hanya sepertiga bahkan sepertinya lebih kurang dari jumlah pengunjung saat majelis sebelumnya. Itu kasus yang pertama.

Kasus kedua. Saya pun juga menyaksikan sendiri saat sang Kyai tengah bermauidhoh hasanah, ada beberapa pengunjung yang berteriak untuk meminta segera menyudahi apa yang disampaikan. Mereka ingin untuk melanjutkan sholawatan kembali. Padahal sebenarnya baik sholawatan dan pengajian adalah dua hal yang sama-sama baik dan mendatangkan pahala. Namun jika sampai berteriak menghentikan mubaligh ceramah, itu yang tidak sopan.

Bagi saya kedua kasus ini sangat memprihatinkan. Apakah memaknai sholawat sekarang sudah bergeser maknanya? Datang ke majelis tergantung siapa yang dirawuhkan dan mengabaikan ilmu yang disampaikan oleh penceramahnya. Mementingkan sholawatan dan sholawatan terus. Meski hal ini tak sepenuhnya salah, tapi ya jangan begitu to. Mengutip apa pernah disampaikan oleh salah satu Kyai dalam acara selapanan di desa saya, Ngono yo Ngono neng yo ojo Ngono.

 

Apalagi fenomena sekarang pun didalam majelis sholawat banyak juga para pengunjungnya yang berjogetan layaknya sedang menghadiri acara dangdutan. Sholawatan kok jogetan. Kan yo wis yak nah jika begitu. Baca sholawat itu ada aturannya. Tak sembarangan. Lha wong sholawat itu untuk memuji kanjeng Nabi kok disampaikan dengan cara yg tak sopan. Yak nah yak nah.

Tetapi semoga kedepan nanti akan banyak yang sadar. Sesuatu yang baik harus disampaikan dengan hal baik pula. Merawat dan menjaga nama baik sebagai umatnya kanjeng Nabi Muhammad harus diutamakan. Shollu ‘Ala Nabi Muhammad.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak Ikut Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Selasa 19/12/2023,- Pesyair  Pulo Lasman Simanjuntak, 62 tahun, mendapat giliran pertama dalam parade baca puisi “Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya” karya Nuyang Jaimee di Rooftop, Pasar Gembrong Baru,  Jln.Jendral Basuki Rachmat, Prumpung, Jakarta Timur, Selasa sore (19/12/2023). Pada kesempatan tersebut Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak-yang sehari-harinya adalah seorang pewarta- dari komunitas sastra Kampung Seni […]

  • PAC Muslimat NU Gembong Lantik Dua Ranting

    PAC Muslimat NU Gembong Lantik Dua Ranting

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    GEMBONG-Dua Ranting Muslimat NU Gembong resmi menunaikan sumpah jabatannya. Setelah dipilih beberapa bulan silam, Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Ketanggan dan Kendil dilantik Jumat (13/12). Para Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Ketanggan dan Kendil usai pelantikan dua ranting tersebut di Ponpes Shofa Az Zharo Gembong, Jumat (13/12)  Maria Ulfah, S.Ag. menyampaikan bahwa masih ada beberapa […]

  • PCNU-PATI

    Syauqul Qolbi dari PAC Margoyoso Meraih Juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.idGrub rebana Syauqul Qolbi dari Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Margoyoso meraih juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU se-Kabupaten Pati di MA Shirotul Ulum Trangkil, Sabtu (26/11/2022). Selanjutnya, juara 2 diraih oleh grub rebana As-Saburu dari PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Disusul juara 3 […]

  • Wujud Kepedulian, Artha Bahana Syariah Salurkan Bantuan Logistik Banjir Melalui Posko Induk PCNU Pati Peduli Bencana

    Wujud Kepedulian, Artha Bahana Syariah Salurkan Bantuan Logistik Banjir Melalui Posko Induk PCNU Pati Peduli Bencana

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.862
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – KSPPS Artha Bahana Syariah (ABS) Pati menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui Posko Induk PCNU Kabupaten Pati Peduli Bencana untuk segera didistribusikan ke titik-titik terdampak paling parah. Dalam aksi kemanusiaan ini, ABS menyalurkan sejumlah bahan pokok penting, di antaranya […]

  • brown wooden book shelves in library

    Urgensi Dokumentasi Dalam Mengungkap Fakta Sejarah

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    oleh: Isyrokh Fuaidi pcnupati.or.id – Pengetahuan tentang sejarah tokoh atau peristiwa, meski sebagian mengalami distorsi dan kesalahan dalam pengungkapan yang dihadirkan kepada masyarakat, tetap bermanfaat dan dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk memahami perjalanan peradaban manusia dan berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas suatu masyarakat. Sayangnya di Indonesia, tidak semua informasi penting yang menjadi bagian sejarah […]

  • PCNU-PATI

    NU Banyak Berkontribusi untuk NKRI

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pcnupati.ori.id- Temanggung – Momentum upacara apel peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Temanggung dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (31/1/2023). Apel sendiri diikuti sekira sebanyak 15 ribu Nahdliyin, ynag memenuhi Alun-alun Kota Tembakau itu. Dalam sambutannya Ganjar Pranowo menyampaikan tentang peran penting NU terhadap bangsa. “Kontribusi NU sangat banyak, baik […]

expand_less