Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam Tamrinussibyan Kayen.

Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq Muadz menjelaskan PKD merupakan kaderisasi untuk calon anggota Ansor. Sedangkan Diklatsar, merupakan proses kaderisasi untuk ’pasukan’ Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kaderisasi kali ini pihaknya fokus di Eks Kawedanan Kayen. Yang meliputi Kecamatan Kecamatan Kayen, Sukolilo, Tambakromo dan Gabus.

”Jadi acara ini salah satu agenda wajib kita. Yakni pengkaderan. Jadi kita ijtihad dengan melakukan PKD dan Diklatsar di Eks Kawedanan Kayen. Nanti ada lagi Eks Kawedanan Pati, Tayu, Juwana dan Jakenan,” ujar lelaki yang akrab disapa Gus Safiq ini.

Ia menjelaskan, kaderisasi merupakan salah satu agenda wajib PC GP Ansor Pati. Pihaknya terus melakukan kaderisasi agar semangat untuk membangun, cinta ulama dan tanah air terus tumbuh di kalangan Nahdliyin.

’’Acara ini rutin kita buat. Dulu kita lakukan per-PAC. Setelah itu kami lakukan per eks Kawedanan. Hari ini ada sekitar 170. Kalau dulu per PAC kita dapat kader seluruhnya ada 1.320 anggota baru. Semoga di masa akhir ini bisa selesai,” tutur dia.

Para anggota baru ini digembleng dan dibeli sejumlah pelatihan. Mulai dari kedisiplinan, pemahaman tentang ajaran Ahlu Sunnah Waljamaah (Aswaja), Ke-NU-an, keorganisasian hingga kepemimpinan.

”Tujuannya untuk menguatkan kader. Kalau masuk Ansor kan mudah. Tinggal ngomong ke Ketua Ranting. Tapi untuk syarat menjadi pemimpin itu perlu pengkaderan. Kalau PKD itu berbasis Ansor, kalau Diklatsar itu Banser. Ini pesertanya 50 persen Ansor dan 50 persen Banser,” ungkap dia.

Ia pun berharap dengan adanya kaderisasi ini, anggota PC GP Ansor Pati semakin banyak, solid dan berkualitas. Hingga saat ini, anggota Ansor Pati menembus 13 ribu hingga 14 ribu.

”Kita punya prinsip menjaga ulama, menjaga NKRI. Pembangunan kita juga ikut mendukung. Kita harus mendukung Bupati Pati terpilih agar Pati lebih baik,” pungkas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes : Mengunggah Sertifikat Vaksin di Sosmed Bisa Sangat Berbahaya

    Dinkes : Mengunggah Sertifikat Vaksin di Sosmed Bisa Sangat Berbahaya

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Ruang webinar Kesehatan yang diselenggarakan oleh KKN MDR Super Ipmafa 2021 menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Pati PATI – KKN MDR Super Ipmafa mendapatkan kesempatan berharga memperluas pengetahuan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Kegiatan positif ini merupakan rangkaian program kelompok KKN tersebut.  Selasa (31/8) kemarin KKN MDR Super menyelenggarakan seminar berbasis online (webinar) tentang kesehatan. Dengan […]

  • PCNU PATI - Pembukaan Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Molor

    Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Molor

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX yang dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur mundur dari yang dijadwalkan, Jumat (12/8/2022). Sesuai jadwal, pembukaan dilaksanakan pukul 13.30 WIB. Namun, realitanya pembukaan dilaksanakan di 15.15 WIB.     Molornya pembukaan Kongres IPNU dan IPPNU ini dikarenakan kesepakatan para panitia dan tamu VIP untuk menunggu kehadiran […]

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

  • Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr Wb. Pak ustadz saya mau tanya, bolehkah setiap menunaikan sholat jama’ah, saya sambil sekalian niat i’tikaf dimasjid tersebut? apakah ketika saya keluar (pulang) dari masjid seketika itu i’tikaf saya langsung dihukumi batal? Mohon jawabannya. Terima kasih Wa’alaikum salam Wr Wb. Hukum I’tikaf adalah sunah muakkad jika kita tidak bernadzar untuk melakukannya, dan disayogyakan […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

    Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja. “Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar. Peserta ruqyah […]

expand_less