Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
  • visibility 373
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam Tamrinussibyan Kayen.

Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq Muadz menjelaskan PKD merupakan kaderisasi untuk calon anggota Ansor. Sedangkan Diklatsar, merupakan proses kaderisasi untuk ’pasukan’ Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kaderisasi kali ini pihaknya fokus di Eks Kawedanan Kayen. Yang meliputi Kecamatan Kecamatan Kayen, Sukolilo, Tambakromo dan Gabus.

”Jadi acara ini salah satu agenda wajib kita. Yakni pengkaderan. Jadi kita ijtihad dengan melakukan PKD dan Diklatsar di Eks Kawedanan Kayen. Nanti ada lagi Eks Kawedanan Pati, Tayu, Juwana dan Jakenan,” ujar lelaki yang akrab disapa Gus Safiq ini.

Ia menjelaskan, kaderisasi merupakan salah satu agenda wajib PC GP Ansor Pati. Pihaknya terus melakukan kaderisasi agar semangat untuk membangun, cinta ulama dan tanah air terus tumbuh di kalangan Nahdliyin.

’’Acara ini rutin kita buat. Dulu kita lakukan per-PAC. Setelah itu kami lakukan per eks Kawedanan. Hari ini ada sekitar 170. Kalau dulu per PAC kita dapat kader seluruhnya ada 1.320 anggota baru. Semoga di masa akhir ini bisa selesai,” tutur dia.

Para anggota baru ini digembleng dan dibeli sejumlah pelatihan. Mulai dari kedisiplinan, pemahaman tentang ajaran Ahlu Sunnah Waljamaah (Aswaja), Ke-NU-an, keorganisasian hingga kepemimpinan.

”Tujuannya untuk menguatkan kader. Kalau masuk Ansor kan mudah. Tinggal ngomong ke Ketua Ranting. Tapi untuk syarat menjadi pemimpin itu perlu pengkaderan. Kalau PKD itu berbasis Ansor, kalau Diklatsar itu Banser. Ini pesertanya 50 persen Ansor dan 50 persen Banser,” ungkap dia.

Ia pun berharap dengan adanya kaderisasi ini, anggota PC GP Ansor Pati semakin banyak, solid dan berkualitas. Hingga saat ini, anggota Ansor Pati menembus 13 ribu hingga 14 ribu.

”Kita punya prinsip menjaga ulama, menjaga NKRI. Pembangunan kita juga ikut mendukung. Kita harus mendukung Bupati Pati terpilih agar Pati lebih baik,” pungkas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    TAYU – Rabu, 4 September 2019, IPNU-IPPNU Komisariat MA Raudlatut Tholibin (Robin) Pakis Kec. Tayu menggelar pesta demokrasi untuk memilih ketua baru masa khidmat 2019-2020. Berlangsung di halaman madrasah, acara ini diikuti dengan antusias oleh para anggota. Baik IPNU maupun IPPNU, masing-masing memunculkan 3 kandidat calon ketua. Sebelum proses pemilihan, para kandidat berkesempatan tampil untuk menyampaikan […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.267
    • 0Komentar

    Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari 2026, […]

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    Petualangan Air Terjun Semirang Ajarkan Kepedulian Alam

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.456
    • 0Komentar

      Nuansa petualangan mewarnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah melalui kegiatan jelajah Air Terjun Semirang, Kecamatan Ungaran Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan kelestarian alam. Para peserta menempuh jalur trekking menuju air terjun sambil melakukan aksi bersih lingkungan. Sampah-sampah yang ditemui di sepanjang […]

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.396
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

  • Koin Kemandirian NU

    Koin Kemandirian NU

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    RABU, 31 Januari 2018, Nahdlatul Ulama memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Berdiri sejak 31 Januari 1926, kontribusi NU pada bangsa tidak terhitung jumlahnya, baik dalam konteks pembinaan moral, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta internalisasi nasionalisme dan patriotisme. NU berdiri dari tiga embiro gerakan, yaitu Nahdlatul Wathan yang bergerak di bidang nasionalisme (1916), Tashwirul […]

expand_less