Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Ajarilah dengan Cinta

Ajarilah dengan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Ada sesuatu yang membuat saya menyadari bahwa anak-anak tak bisa jika dibentak. Mereka akan menjadi seorang yang penakut dan kemungkinan lainnya akan menjadi seorang pemberontak, nantinya. Mereka tak akan pernah mau patuh pada aturan atau perintah siapapun, termasuk kedua orang tuanya sendiri.

Pengalaman yang saya alami saat tanpa sengaja saya membentak Tsania, ketika ia tengah merayu ingin bermanja. Saya terlepas batas telah mencubit lengannya. Pertanyaannya apa yang dilakukan Tsania sehingga saya merasa kesal padanya ?

Cerita itu bermula saat Tsania tiba-tiba minta digendong. Bersamaan dengan hal itu, saya tengah menyambut para tetangga yang datang berbondong-bondong ke rumah untuk mendoakan kakek saya. Karena beberapa waktu yang lalu kakek telah berpulang. Tradisi di desa saya setiap ada orang yang meninggal, akan banyak tetangga yang dengan sukarela turut hadir mendoakan jenazah.

Kembali pada cerita Tsania. Ia terus merengek dan karena keinginannya tak kunjung saya turuti, lantas ia mencubit paha saya. Seperti seekor semut yang dengan santainya menggigit bagian tubuh kita yang disukai. Saya secara reflek mencubit lengan Tsania berharap ia akan diam. Bagi saya cubitan itu tak terasa apa-apa. Namun bagi Tsania, barangkali itu teramat sakit.

Tsania menangis. Lalu ia tak mau berdekatan dengan saya seperti sebelumnya. Moodnya telah berubah. Dari yang merasa nyaman, sesaat kemudian menjadi suram dan mendung. Barangkali takut jika saya mencubitnya lagi.

Saat Tsania menangis, saya menyesal dan merasa bersalah padanya. Lantas saya mencoba mendekatinya berusaha mendapatkan maaf darinya. Beberapa kali Tsania menghindar. Namun saya tak kehabisan akal. Saat ia menginginkan sesuatu saya selalu sigap.

Hingga akhirnya kami bisa berbicara dari hati ke hati. Saya mengakui padanya bahwa apa yang telah saya lakukan adalah hal yang salah. Kemudian saya bertanya apakah cubitan tadi terasa sakit. Ia mengangguk. Lantas saya berjanji tak akan mengulanginya lagi, dan akhirnya Tsania memaafkan saya.

Anak-anak itu sama seperti orang dewasa. Saat disakiti ia akan mengingatnya. Meski dunianya saat ini senang bermain, tapi tak lantas hal-hal yang membuatnya merasa tak nyaman atau sejenisnya ia tepis dengan dunianya yang dipenuhi dengan bermain tersebut. Justru anak-anak yang masa kecilnya sering dibentak dan dimarahi, akan selalu teringat sampai ia dewasa dan bahkan sampai ia tua.

Anak-anak yang mengalami hal tersebut, saat ia telah menikah dan memiliki seorang anak lantas anaknya yang akan menjadi korban selanjutnya. Rantai ini tak akan putus jika kita tak berusaha memutuskannya sendiri. Meski seperti yang saya lakukan dengan maksud baik, tapi jika caranya tak baik maka hasilnya pun tak akan baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto Kesadaran merupakan sifat positif seseorang dalam menerima suatu hal yang bersifat positif. Bila dikaitkan dengan lingkungan hidup, kesadaran berarti kepedulian seseorang terhadap lingkungan hidup, serta kesediaan melakukan berbagai konsekuensi kegiatan yang disyaratkan dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup tersebut. Kesediaan yang dilakukan atas kesadaran bukan atas dasar paksaan, tetapi dilaksanakan atas dasar kesukarelaan. […]

  • Kejurkab Pagar Nusa Pati

    Kejurkab Pagar Nusa Pati

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Pati. Pagar Nusa Kabupaten Pati mengadakan Kejuaraan Kabupaten yang berlangsung di Gor Margoyoso Pati, 28-29 Oktober 2017 kemarin. “ Dalam acara Kejurkan ini kami melibatkan seluruh kader-keder muda Pagar Nusa se Kabupaten Pati, dengan di ikuti sekitar 290 atlit dari masing- masing perwakilan dari anak Cabang maupun sekolah, “jelas Edi Suyono, S.Pd.I Pada kejuaraan tahun […]

  • LPPNU Pati Gelar Pembinaan Pertanian di Pesantren Nurul Qur'an Gembong

    LPPNU Pati Gelar Pembinaan Pertanian di Pesantren Nurul Qur’an Gembong

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU  Kabupaten Pati menggelar kegiatan pembinaan pertanian di Pesantren Nurul Quran Gembong, Jumat (24/1/2025). Hadir dalam kegiatan ini, Ketua LPPNU Pati, Sutrisno, dan Instruktur Pelatihan, K. Ali Mustofa. Mereka memberikan materi tentang pentingnya melinial mengenal pertanian. Mulai dari cara olah tanah, menanam cabai, sawi, tomat, […]

  • PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Para pengurus IGPaud dan IGTPQ Kecamatan Winong usai menjalani upacara sakral, pelantikan yang dipimpin oleh ketua 2 PC Muslimat NU Kabupaten Pati. WINONG – Muslimat NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus Ikatan Guru (IG) Paud dan IGTPQ Anak Cabang Winong pada Minggu (20/11). Organisasi ini merupakan organisasi bentukan Muslimat NU dibawah payung Yayasan Pendidikan Muslimat […]

  • Puncak Perayaan Maulid MAMU Dilaksanakan Jumat (8/11) Pagi

    Puncak Perayaan Maulid MAMU Dilaksanakan Jumat (8/11) Pagi

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Gairah Maulif Nabi Muhammad telah merasuki warga nahdliyyin di berbagai tempat. Dari acara sederhana hingga yang bersifat megah telah dilakukan untuk memperingati hari lahir Pemimpin Umat Islam di Dunia ini. Pembacaan maulid Shimtudduror oleh peserta didik MAMU Hari ini, beberapa lembaga mulai melaksanakan peringatan hari milad Nabi Muhammad SAW. Beberapa madrasah juga melakukan hal demikian […]

  • LP Ma'arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tanyakuran Harlah ke-96

    LP Ma’arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tasyakuran Harlah ke-96

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati, mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diikuti oleh kepala madrasah tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK, di Hotel New Merdeka, Rabu (17/9/2025). Kegiatan tersebut juga dalam rangka tasyakuran dan peringatan Hari Lahir (Harlah) LP Ma’arif NU yang ke-96 tahun, dengan tema “bermutu dalam ilmu, […]

expand_less