Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Sayman & Kartinah

Sayman & Kartinah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
  • visibility 336
  • comment 0 komentar

Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga.


Kartina selalu saja ribet soal tersebut. Bagi Kartinah penampilah lebih utama dan diutamakan. Jika bulan April datang, tetangga tetangga pasti bisa menebak, jika akan ada perang besar mengalahkan dengungnya suara ledakan Hirosima dan Nagasaki. Langitnya menjadi gelap meniadakan gelapnya saat gunung Kelut meletus. Sebab prahara rumah tangga Sayman dan Kartinah bukan lagi berkalud melainkan berturut-turut dari bulan ketahun secara berlanjut lanjut.


Bulan April adalah bulan perayaan Kebaya, hari Kebaya yang sudah ditetapkan suku RA. Kenapa setiap bulan April Kartinah selalu carut marut, menggerutu sejadi jadinya. Semua dikarenakan Sayman suaminya adalah pemegang tapuk keuangan di Suku RA. Maka dari itu penampilan harus ok godloking pokoknya harus lebih dan lebih, wiih dan waah.


Di komplek perumahan Sayman tinggal, dia mendapat julukan yang sangat fenomnal yaitu Si Tangan Penggenggam Air Tak Menetes. Orang orang komplek dan teman teman dalam Suku RA, mengamini perihal labeling tersebut.


“Pak, kau kan pemegang kebijakan ke-uang-an jadi bebas menggunakan untuk apa saja, toh yang lain tak ada yang tahu kok, hadiah untuk acara perayaan Kebaya tak usah ada, pura-pura bodoh, tak paham, tak mendengar, yang lain bicara ini dan itu tak usah dianggap yang penting uang sudah dipegang aman terkendali”


Kartinah adalah penyemangat Sayman, apa yang dibicarakan di iyakan. Sayman menjadi linglung ketika telah memegang pundi pundi emas dan golden. Saat rapat Suku RA dia selalu absen, dengan dalih sampai menimbulkan buih. Selalu absen. Sering tak hadir dengan maksud dan tujuan menyelamatan golden dan emas yang telah dia pegang. Empatinya di matikan. Ego pribadi di suburkan.


Apalagi saat ada sindiran- sindiran dia tak memperdulikan baginya saat ini kepentingan dari pengamanan keuangan sangatlah penting. Pernah suatu sore saat saya berpapasan dengannya dan tak ajak ngopi bareng di luar komplek perumahan dia sempat menyeletuk.


“Golden Suku RA di pasrah kan sama saya ya terserah saya menggunakan untuk apa, saya bebas untuk menggunakan golden itu, buat investasti atau mengembangkan usaha terserah saya, terpenting yang lain tak paham, terpenting saya untung. Biarlah yang lain buntung. Saat ketika Suku RA membutuhkan golden saya ber-alibi ber-argumen, ber-alasan dan ber- ber lainnya.” jelasnya


Saya hanya diam tanpa bahasa. Dalam hati kok ya ada orang seperti ini ya, bisa bisanya memanfaatkan sebuah jabatan, tanpa khawatir menjerat dirinya sendiri, biarlah setidaknya saya mendapatkan sebuah pelajaran apabila apa yang kita yakini baik belum tentu baik menurut orang lain. Apalagi itu yang berkaitan dengan urusan orang banyak.


Setelah Syaman bercerita itu semua apa dia tak merasa malu terhadap dirinya sendiri. Bukankah kelakuan seperti itu tak ubahnya seperti benalu, yang hidupnya selalu mengganggu orang lain. Tak pernah memberikan manfaat pada yang lain.


Sayman dan Kartinah adalah wajah era sekarang dalam Suku RA jika penampilan dan kebahagiaan diri sendiri sangatlah penting. Toh dia lupa jika orang hidup di dunia ini kita juga sebagai mahluk sosial selain mahluk individu.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah telah berjalan hari pertama pada Jumat (10/2/2023). Sejumlah perlombaan mulai dilaksanakan dan berlangsung seru. Pantauan di lapangan, ada beberapa cabang lomba yang jurinya telat. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP. “Tadi jurinya telat […]

  • PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA  (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Peran dan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Progam Pencegahan dan Penanggulangan  HIV& AIDS di Kabupaten Pati secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative yang berkesinambungan dapat mempertajam kepekaan dan tindakan terhadap kasus HIV-AIDS sejak dini oleh masyarakat . Menindaklanjuti hal tersebut diatas KPA Kabupaten Pati mengoptimalkan  koordinasi  penguatan progam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS KPA Kab. Pati dengan […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • PCNU PATI - Misi Tersembunyi Dibalik Lomba Tilawah dan Hias Tumpeng

    Misi Tersembunyi Dibalik Lomba Tilawah dan Hias Tumpeng

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    SUKOLILO – Semarak hari kemerdekaan belum usai. Baru-baru ini, Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Sukolilo menggelar lomba antara ranting dan anak ranting yang tidak biasa. Kompetisi yang dihelat di Gedung Haji Sukolilo pada Minggu (21/8) tersebut mempertarungkan para qori’ di lingkungan PAC kecamatan ujung selatan Kabupaten Pati tersebut. Bukan hanya itu, Mukaeni, ketua panitia menegaskan […]

  • IAIN Kudus Turun Gunung Sosialisasi Kampus

    IAIN Kudus Turun Gunung Sosialisasi Kampus

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    GEMBONG-Empat puluh pendidik Yayasan Al Ma’arif NU Gembong mengikuti sosialisasi Pascasarjana IAIN Kudus. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (23/7) siang di aula lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati. Peserta yang hadir adalah para dewan guru dari PAUD Shofa Az Zahro’, RA Muslimat NU, MI Hidayatul Islam, MTs. Al Ma’arif, MANU dan SMK-NU Gembong serta […]

expand_less