Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Sayman & Kartinah

Sayman & Kartinah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
  • visibility 304
  • comment 0 komentar

Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga.


Kartina selalu saja ribet soal tersebut. Bagi Kartinah penampilah lebih utama dan diutamakan. Jika bulan April datang, tetangga tetangga pasti bisa menebak, jika akan ada perang besar mengalahkan dengungnya suara ledakan Hirosima dan Nagasaki. Langitnya menjadi gelap meniadakan gelapnya saat gunung Kelut meletus. Sebab prahara rumah tangga Sayman dan Kartinah bukan lagi berkalud melainkan berturut-turut dari bulan ketahun secara berlanjut lanjut.


Bulan April adalah bulan perayaan Kebaya, hari Kebaya yang sudah ditetapkan suku RA. Kenapa setiap bulan April Kartinah selalu carut marut, menggerutu sejadi jadinya. Semua dikarenakan Sayman suaminya adalah pemegang tapuk keuangan di Suku RA. Maka dari itu penampilan harus ok godloking pokoknya harus lebih dan lebih, wiih dan waah.


Di komplek perumahan Sayman tinggal, dia mendapat julukan yang sangat fenomnal yaitu Si Tangan Penggenggam Air Tak Menetes. Orang orang komplek dan teman teman dalam Suku RA, mengamini perihal labeling tersebut.


“Pak, kau kan pemegang kebijakan ke-uang-an jadi bebas menggunakan untuk apa saja, toh yang lain tak ada yang tahu kok, hadiah untuk acara perayaan Kebaya tak usah ada, pura-pura bodoh, tak paham, tak mendengar, yang lain bicara ini dan itu tak usah dianggap yang penting uang sudah dipegang aman terkendali”


Kartinah adalah penyemangat Sayman, apa yang dibicarakan di iyakan. Sayman menjadi linglung ketika telah memegang pundi pundi emas dan golden. Saat rapat Suku RA dia selalu absen, dengan dalih sampai menimbulkan buih. Selalu absen. Sering tak hadir dengan maksud dan tujuan menyelamatan golden dan emas yang telah dia pegang. Empatinya di matikan. Ego pribadi di suburkan.


Apalagi saat ada sindiran- sindiran dia tak memperdulikan baginya saat ini kepentingan dari pengamanan keuangan sangatlah penting. Pernah suatu sore saat saya berpapasan dengannya dan tak ajak ngopi bareng di luar komplek perumahan dia sempat menyeletuk.


“Golden Suku RA di pasrah kan sama saya ya terserah saya menggunakan untuk apa, saya bebas untuk menggunakan golden itu, buat investasti atau mengembangkan usaha terserah saya, terpenting yang lain tak paham, terpenting saya untung. Biarlah yang lain buntung. Saat ketika Suku RA membutuhkan golden saya ber-alibi ber-argumen, ber-alasan dan ber- ber lainnya.” jelasnya


Saya hanya diam tanpa bahasa. Dalam hati kok ya ada orang seperti ini ya, bisa bisanya memanfaatkan sebuah jabatan, tanpa khawatir menjerat dirinya sendiri, biarlah setidaknya saya mendapatkan sebuah pelajaran apabila apa yang kita yakini baik belum tentu baik menurut orang lain. Apalagi itu yang berkaitan dengan urusan orang banyak.


Setelah Syaman bercerita itu semua apa dia tak merasa malu terhadap dirinya sendiri. Bukankah kelakuan seperti itu tak ubahnya seperti benalu, yang hidupnya selalu mengganggu orang lain. Tak pernah memberikan manfaat pada yang lain.


Sayman dan Kartinah adalah wajah era sekarang dalam Suku RA jika penampilan dan kebahagiaan diri sendiri sangatlah penting. Toh dia lupa jika orang hidup di dunia ini kita juga sebagai mahluk sosial selain mahluk individu.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia”, yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025 di UniSHAMS, Malaysia. Sedangkan tema yang dibawakan UniSHAMS adalah "Pengajian Islam di Nusantara: Cabaran dan Harapan" yang menjadi tindaklanjut konkret pelaksanaan MoU tersebut. MoU ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian program Pancadharma Internasional INISNU Temanggung yang diselenggarakan di tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rektor INISNU Temanggung, Dr. Muh. Baehaqi, M.M., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan kerja sama global, khususnya dalam pengembangan studi Islam yang moderat dan berbasis pada nilai-nilai multikulturalisme. Konferensi yang mengiringi momen MoU ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dekan Kulliyyah Usuluddin, Sains Al-Qur’an & Bahasa Arab UniSHAMS Malaysia, serta Dr. Eny Rahmawati, M.Pd., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung, sebagai pembicara utama. Selain itu, sejumlah dosen dan mahasiswa Magister INISNU Temanggung juga turut menjadi presenter, antara lain Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, M.S.I. (Dosen Magister Hukum Keluarga Islam INISNU Temanggung), Khailani Khumairoh, Laila Salma, Muhamad Wahid Afiudin dan Agus Akhmat Yani (Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung). Ketua Panitia Pancadharma Internasional, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program nyata seperti pertukaran pelajar, joint research, dan publikasi ilmiah bersama. “Melalui MoU ini, kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UniSHAMS, sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi cendekiawan Muslim yang moderat dan mampu bersaing di level global,” ujarnya. Dekan Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language (KUBRA), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia Prof Madya Hadi Musolin Subagio mengatakan bahwa Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia adalah kampus hak milik pemerintah Provinsi Kedah, Malaysia. "Sejarahnya, pada tahun 1994 mengadaman kerjasama dengan Universitas Al Azhar. Salah satu programnya dulu adalah belajar 3 tahun di Malaysia dan 1 tahun di Mesir," jelasnya. Profesor asal Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia itu menambahkan bahwa pengembangan UniSHAMS 80 persen meminjam dari Al-Azhar, dan sampai saat ini ada 30 persen dosen masih native bahasa Arab Mesir. Selain penandatanganan MoU, seminar konferensi internasional, kegiatan di sana juga dilakukan visiting class antara dosen dan mahasiswa. "Silakan nanti masuk kelas untuk bertukar ilmu dan pengalaman," lanjutnya. Pihaknya juga menambahkan bahwa di UniSHAMS ada lima fakultas dari diploma sampai doktoral. Naib Canselor Pembangunan, Penyelidikan dan Inovasi UniSHAMS Malaysia Prof. Dr. Ahmad Rozelan Bin Yunus menyambut baik kedatangan enam perguruan tinggi dari Indonesia tersebut, yaitu INISNU Temanggung, IAI An Nawawi Purworejo, STAINU Purworejo, STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Kamal Sarang, dan Ma'had Aly KH. Maemun Zubair Sarang. "Di sini, rata-rata yang datang adalah kampus yang fokus pada pengkajian Islam, nanti ke depan bisa bekerja sama dari urusan akademik, penyelidikan karena hampir semua yang datang di sini serumpun dengan pengkajian Islam," katanya. Prof Rozelan juga mengatakan bahwa singkatan KUBRA adalah Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language. "Karena namanya panjang disingkat KUBRA," tegas dia. Penandatanganan MoU itu dilakukan di sela-sela Seminar Konferensi Internasional berpusat di Perpustakaan UniSHAMS. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama serta sejumlah perguruan tinggi mitra, sebagai wujud sinergi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Perempuan, Puasa dan Mestruasi. Photo by Aziz Acharki on Unsplash

    Perempuan, Puasa dan Menstruasi

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Puasa adalah ibadah wajib bagi umat Islam selama bulan Ramadhan. Dengan syarat yang menjalankan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani wajib menjalani rukun Islam tersebut. Namun, ada beberapa golongan yang boleh meninggalkan puasa dapat dispensasi salah satunya yaitu perempuan sedang menstruasi. Perempuan yang sedang menjalankan fitrahnya ini (menstruasi), selama bulan ramadhanbseharusnya mendapatkan ruang privasi. Bukan […]

  • PCNU - PATI Photo by FRANCESCO TOMMASINI

    Dunia Anak Tak Datang Dua Kali

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Kemarin sewaktu saya ke indomart saya melihat pemandangan sebuah keluarga yang tengah duduk di teras ruko tersebut. Kedua orang tuanya tengah asyik bermain ponsel, sedangkan kedua anaknya asyik makan es krim dengan belepotan dan saling berebut. Kedua orang tua tersebut tak bergeming saat anak perempuannya yang kecil menangis ketika sang kakak merebut es krimnya. Saya […]

  • Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    Branding Lembaga Pendidikan Ma’arif Bisa Manfaatkan Meme, Video, Lagu

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 6 bertajuk “Gerakan Literasi Digital”, narasumber Tim GLM Plus dan Direktur Mikopedia, Miftakhul Khoiri, menegaskan bahwa branding sekolah dan madrasah Ma’arif NU sangat ditentukan oleh meme, gambar, video, maupun lagu. Hal itu dipaparkannya dalam Diklat GLM Part 6 Selasa (3/12/2024) melalui Zoom […]

  • PCNU PATI - Bahrul Ulum Fc Resmi Mewakili Kabupaten Pati Dalam Ajang Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

    Bahrul Ulum Fc Resmi Mewakili Kabupaten Pati Dalam Ajang Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pati-Setelah melakoni pertandingan yang cukup ketat yang digelar selama tiga hari mulai hari senin hingga hari Rabu, ahirnya terpilh satu tim terbaik yang akan mewakili wilayah Kabupaten Pati. Tim tersebut adalah dari Ponpes Bahrul Ulum Fc sore tadi berhasil mengalahan Yanbu’ul Qur’an Fc dengan skor telak 4 : 1 yang berlangsung di stadion Joyokusumo.Rabu,(22/06/2022). Hasil […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

expand_less