Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Sayman & Kartinah

Sayman & Kartinah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
  • visibility 262
  • comment 0 komentar

Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga.


Kartina selalu saja ribet soal tersebut. Bagi Kartinah penampilah lebih utama dan diutamakan. Jika bulan April datang, tetangga tetangga pasti bisa menebak, jika akan ada perang besar mengalahkan dengungnya suara ledakan Hirosima dan Nagasaki. Langitnya menjadi gelap meniadakan gelapnya saat gunung Kelut meletus. Sebab prahara rumah tangga Sayman dan Kartinah bukan lagi berkalud melainkan berturut-turut dari bulan ketahun secara berlanjut lanjut.


Bulan April adalah bulan perayaan Kebaya, hari Kebaya yang sudah ditetapkan suku RA. Kenapa setiap bulan April Kartinah selalu carut marut, menggerutu sejadi jadinya. Semua dikarenakan Sayman suaminya adalah pemegang tapuk keuangan di Suku RA. Maka dari itu penampilan harus ok godloking pokoknya harus lebih dan lebih, wiih dan waah.


Di komplek perumahan Sayman tinggal, dia mendapat julukan yang sangat fenomnal yaitu Si Tangan Penggenggam Air Tak Menetes. Orang orang komplek dan teman teman dalam Suku RA, mengamini perihal labeling tersebut.


“Pak, kau kan pemegang kebijakan ke-uang-an jadi bebas menggunakan untuk apa saja, toh yang lain tak ada yang tahu kok, hadiah untuk acara perayaan Kebaya tak usah ada, pura-pura bodoh, tak paham, tak mendengar, yang lain bicara ini dan itu tak usah dianggap yang penting uang sudah dipegang aman terkendali”


Kartinah adalah penyemangat Sayman, apa yang dibicarakan di iyakan. Sayman menjadi linglung ketika telah memegang pundi pundi emas dan golden. Saat rapat Suku RA dia selalu absen, dengan dalih sampai menimbulkan buih. Selalu absen. Sering tak hadir dengan maksud dan tujuan menyelamatan golden dan emas yang telah dia pegang. Empatinya di matikan. Ego pribadi di suburkan.


Apalagi saat ada sindiran- sindiran dia tak memperdulikan baginya saat ini kepentingan dari pengamanan keuangan sangatlah penting. Pernah suatu sore saat saya berpapasan dengannya dan tak ajak ngopi bareng di luar komplek perumahan dia sempat menyeletuk.


“Golden Suku RA di pasrah kan sama saya ya terserah saya menggunakan untuk apa, saya bebas untuk menggunakan golden itu, buat investasti atau mengembangkan usaha terserah saya, terpenting yang lain tak paham, terpenting saya untung. Biarlah yang lain buntung. Saat ketika Suku RA membutuhkan golden saya ber-alibi ber-argumen, ber-alasan dan ber- ber lainnya.” jelasnya


Saya hanya diam tanpa bahasa. Dalam hati kok ya ada orang seperti ini ya, bisa bisanya memanfaatkan sebuah jabatan, tanpa khawatir menjerat dirinya sendiri, biarlah setidaknya saya mendapatkan sebuah pelajaran apabila apa yang kita yakini baik belum tentu baik menurut orang lain. Apalagi itu yang berkaitan dengan urusan orang banyak.


Setelah Syaman bercerita itu semua apa dia tak merasa malu terhadap dirinya sendiri. Bukankah kelakuan seperti itu tak ubahnya seperti benalu, yang hidupnya selalu mengganggu orang lain. Tak pernah memberikan manfaat pada yang lain.


Sayman dan Kartinah adalah wajah era sekarang dalam Suku RA jika penampilan dan kebahagiaan diri sendiri sangatlah penting. Toh dia lupa jika orang hidup di dunia ini kita juga sebagai mahluk sosial selain mahluk individu.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    Pelantikan MWCNU Jakenan, Ketua PCNU Ingatkan Pesan K. Ali Maksum

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengingatkan ulang pesan KH. Ali Maksum Krapyak kepada pada pengurus MWCNU Kecamatan Jakenan, sesaat setelah dilantik (21/05). Pengurus MWCNU Kec. Jakenan masa khidmat 2023-2028 akhirnya resmi dilantik oleh PCNU Kabupaten Pati. Acara pelantikan berlangsung di Gedung NU Jakenan, Ahad pagi kemarin. Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten […]

  • Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Lampung – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung berhasil memborong 11 (sebelas) penghargaan PD PGMI Indonesia Award dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-10 di UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (18/7/2024) yang akan berakhir Sabtu (20/7/2024) besok. Dalam kesempatan pembukaan Mukernas ke-10 tersebut, diumumkan […]

  • Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Para santri menyimak pembacaan manaqib KH. Muhammad Karim dari Gus Faiz Aminuddin, Sabtu (16/10) malam.  GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim ke-38 yang akan berlangsung minggu depan, telah bergema. Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Jumat (16/10) lalu.  “Sebelum agenda inti, tanggal 23 sampai 24 Oktober malam, ada rangkaian acara yang sudah kami mulai sejak […]

  • PCNU-PATI

    KSPPS BMT USB dan Mahasiswa PMI IPMAFA Sumbangkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati. Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Usaha Syariah Bersama (USB) bekerja sama dengan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dalam aksi sosial penyaluran air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kedua lembaga untuk memberikan kontribusi nyata […]

  • GP Ansor Sitiluhur Gelar Kampoeng Ramadhan

    GP Ansor Sitiluhur Gelar Kampoeng Ramadhan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Sitiluhur, terus berupaya melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat. Seperti halnya dalam menyambut Ramadan tahun ini, GP Ansor  bersama pemuda Sitiluhur menggelar “Kampoeng Ramadhan”. Kegiatan ini dibuka pada Ahad (2/3/2025) sore di Dukuh Boro, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Pati. Turut hadir dalam pembukaan itu Ketua PAC […]

  • ​Perkuat Tata Kelola, RMI PCNU Pati Ajak Pesantren Bangun Sistem Administrasi Tertib

    ​Perkuat Tata Kelola, RMI PCNU Pati Ajak Pesantren Bangun Sistem Administrasi Tertib

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.164
    • 0Komentar

      ​PATI – Semangat kolaborasi dan penguatan tata kelola pesantren menjadi sorotan utama dalam acara Halalbihalal dan Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Pati. ​Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/04/2026) di Komplek II Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Cebolek Kidul, Margoyoso ini dihadiri oleh […]

expand_less