Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
  • visibility 393
  • comment 0 komentar

PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up).

Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa, telah dirancang sejak awal. Hanya saja pada prakteknya masih banyak Pemgurus Ranting NU yang belum menjalankan tugasnya secara maksimal atau bahkan belum terbentuk kepengurusannya.

Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati

Fakta ini tentunya sangat merepotkan untuk penyaluran informasi seputar agenda-agenda Ke-NU-an. Hingga tak jarang, pengurus MWC-NU (kecamatan) bahkan PCNU (kabupaten) harus turun langsung ke tingkat desa untuk menyambung silaturrahim dengan warga nahdliyyin yang berada pada akar rumput.

Di Pati sendiri, dari total 21 MWC, terdapat 410 Ramting NU. Dari jumlah tersebut, masih terdapat 340 ranting yang belum aktif.

“Ranting-ranting yang belum aktif biasanya dihandle oleg pengurus MWC” ungkap K. Yusuf Hasyim, S.Ag., M.Si. Ketua PCNU Pati.

Ajak Kader Penggerak NU

Untuk merespon keadaan ini, diperlukan kesadaran banyak pihak. PCNU sendiri selalu mencoba untuk memberikan dorongan kepada para pengurus MWC untuk membentuk Pengurus Ranting NU demi mempermudah kinerja sekaligus mempererat tali silaturrahim pengurus NU dengan warga Nahdliyyin.

“Kita tau bahwa warga NU banyak yang berada di desa. Oleh sebab itu, fungsi ranting memiliki arti penting dalam rangka koordinasi dan konsolidasi” lanjut K. Yusuf.

Bukan hanya memberi dorongan kepada pengurus MWC, PCNU juga senantiasa mendorong para kader penggerak NU untuk turut serta berperan aktif dalam pembentukan pengurus ranting. Hal ini sangat beralasan, sebab kader penggerak NU lah yang diharapkan mampu memegang estafet kepengurusan NU di masa mendatang.

Dengan memberdayakan kader penggerak NU, diharapkan mereka terlatih secara mental untuk berjuang di NU. Demikian ungkapan K. Yusuf kepada pcnupati.or.id.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda  No 8 Tahun 2013

    NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda No 8 Tahun 2013

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 27 Juni 2015 di ruang rapat Pragola Setda Kab Pati. Ormas terbesar di Kabupaten Pati Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Ansor dan Banser mengadakan Audiensi  dengan Forkompinda perihal Perda No 8 tahun 2013  yang telah habis masa toleransinya awal bulan Juli nanti.             “Terima kasih banyak Pak Bupati telah memberikan waktu untuk kami […]

  • PCNU-PATI

    Beri Wejangan KKN Tempura, Ranting NU Tempur: Santri Harus Siap Berkhidmat Kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara Tempur, 13/08/2023. KKN Tempura bersama DPL sowan kepada Ketua Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tempur. Hal ini dimaksudkan dalam rangka melakukan konsultasi terkait program kerja di bidang sosial keagamaan, yaitu melakukan pendirian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Desa Tempur. Pak Nur Salam, Ketua Ranting NU Tempur menyambut kunjungan dari Tim KKN Tempura dengan hangat. […]

  • Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pati-Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jaken, Pati. Bimtek ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementerian Pertanian”. Rabu (6/11/24) Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Bapak Agus Hasbianto, selaku Kepala BSIP, menjelaskan […]

  • PCNU-Lazisnu Ajak Warga Bantu Korban Gempa Cianjur

    PCNU-Lazisnu Ajak Warga Bantu Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pati menggelar donasi untuk para korban gempa bumi di Cianjur beberapa waktu lalu. Hal ini dikonfirmasi oleh Niam Sutaman, Ketua Lazisnu PCNU Pati. Menurutnya, para donatur yang hendak memberi kontribusi bisa langsung mentransfer ke rekening Lazisnu Pati. “Ini soal kemanusiaan. Jadi kami berharap melalui […]

  • Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Kekompakan IPNU dan IPPNU Ranting Sidomukti dalam mengisi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, PR IPNU IPPNU Desa Sidomukti menggelar pengajian umum pada Kamis, (7/10). Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Fatayat dan Majlis Yasinan Ibu-Ibu Dukuh Gesing.  Acara berlangsung dari pukul 13.15 WIB sampai 15.45 […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Salam Via Hand Phone

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    HP adalah barang elektronik yang sangat praktis. Dengan menggunakan HP orang dapat berhubungan dengan siapa saja,kapan saja dan dimana saja. Pertanyaan: Bagaimana hukumnya salam kepada orang yang bukan mahrom baik itu Via SMS/call? Jawaban : Hukumnya sebagaimana asalnya Catatan : bagi perempuan hukumnya haram memulai salam kepada laki-laki lain dan mejawab salam nya. bagi laki-laki […]

expand_less