Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

Kisah Mbah Abdullah Zain Salam Khatam Alquran Seratus Kali Selama bulan Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam atau yang lebih akrab disapa dengan Mbah Dullah terkenal dengan kiai kharismatik. Kiai yang bertempat tinggal di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati ini terkenal akan kedermawanan, ‘alim, dan tawadhu kepada siapa pun.
Mbah Dullah juga dikenal sebagai sosok kiai yang sepanjang hayatnya selalu melalar (mendaras) Alquran. Beliau bukan hanya sosok hafidzul quran melainkan juga hamilul quran yakni orang yang selalu berusaha memahami dan mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan saking cintanya kepada Alquran beliau selalu menanyakan kepada putra-putrinya, bagaimana dengan quranmu? Hal ini beliau lakukan sebagai bentuk kepedulian beliau kepada Alquran.
Kendati demikian, bukan berarti beliau tidak peduli dengan ilmu lain, justru beliau sangat hubbul ilmi (orang yang mencitai ilmu) baik ilmu fiqh, tasawuf, wirausaha dan ilmu-ilmu lainnya. Tentunya dalam hal ini perhatian beliau tentang ilmu sangatlah tinggi, dan khusus dalam Alquran perhatian beliau jauh lebih tinggi.
Kecintaan beliau tentang Alquran terus mengalir pada diri beliau. Meskipun beliau sudah tidak muda lagi, beliau masih energik berguru kepada para kiai. Misalnya pada Mbah Hamid pasuruan tentang ilmu hikam dan juga saat talaqqi qira’at endisab’ah kepada Mbah Arwani Amin Kudus, sekalipun beliau adalah besannya sendiri. Semua itu beliau lakukan sebagai wujud hubbul ilmi.
Selain itu juga, beliau juga sosok sufi yang mengkaji dan mengamalkan ilmu tasawuf kepada masyarakat secara istiqomah. Banyak sekali kitab-kitab yang beliau pahami dan beliau sampaikan kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas. Hal inilah menunjukkan kedalaman ilmu beliau dalam segala bidang keilmuan.
Dan terbukti dari usaha yang beliau lakukan, semua putra-putri beliau berhasil mengelola dan mendirikan pesantren masing-masing di daerahnya.
Seratus kali khatmil Alquran
Setiap kali memasuki bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu melanggengkan mendaras Alquran sepanjang hari. Karena di dalam bulan Ramadan semua bentuk amal ibadah akan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Maka tak ayal setiap kali bulan Ramadan tiba, Mbah Dullah selalu mendaras Alquran sepanjang hari. Itu semua beliau lakukan sebagai bentuk rutinitas.Bahkan menurut Kiai Minan Abdillah salah satu putra beliau menceritakan bahw “saban wulan romadon, Mbah Dullah mesti khatamke Alquran kaping satus”
“Setiap bulan Ramadan, Mbah Dullah selalu mengkhatamkan Alquran sebanyak seratus kali khataman.”
Tradisi ini selalu beliau istiqomahkan setiap bulan Ramadan tiba, Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mendapatkan maghfiroh, rahmat, dan inayah dari Allah swt.
Oleh karena itu, setiap bulan Ramadan beliau meminta kepada istrinya supaya semua pekerjaan dapur mulai masak, bersih-bersih, mencuci pakaian, dan pekerjaan lainnya, Mbah Dullah lah yang mengerjakannya. Hal ini beliau lakukan semata wayang untuk mengusir kantuk supaya bisa fokus dalam mendaras Alquran dan bisa menyelesaikan seratus kali khataman selama bulan Ramadan.
Begitulah cinta beliau terhadap Alquran yang setiap harinya beliau lantunkan sampai akhir hayatnya. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

    Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.149
    • 0Komentar

      Temanggung — Kolaborasi lintas perguruan tinggi kembali ditunjukkan dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis budaya lokal. Tim dosen dari Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS) dan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) berkolaborasi mengembangkan game edukasi Gemar Sindosu (Game Edukasi Multimodal Anak Nusantara Sindoro Sumbing) sebagai media pembelajaran berbasis budaya lokal di wilayah Temanggung. Kolaborasi riset […]

  • Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Penyerahan paket sembako oleh Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan kepada salah satu Warga Kecamatan Tlogowungu yang sedang melakukan Isoman didampingi Camat, Danramil dan Polsek Tlogowungu.   PATI-Salah satu karakter bangsa Indonesia, adalah kuatnya budaya gotong royong. Budaya inilah yang menjadi pilar kokohnya bangsa dunia termasuk Indonesia hingga sekarang. Gotong royong dalam rangka penanganan Covid – […]

  • Pelajar Nahdliyin Ikuti Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Ke Riyadh Saudi Arabiah

    Pelajar Nahdliyin Ikuti Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Ke Riyadh Saudi Arabiah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati-Sebanyak 43 peserta dari berbagai penjuru wilayah Indonesia mengikkuti seleksi tahap kedua beasiswa yang diselenggarakan oleh lembaga LPTNU (Lajnah Perguruan Tinggi NU) dan RMI(Ma’ahid Islamiyah) NU Pati  bekerjasama dengan LPBA ( Lembaga Pendidikan Bahasa Arab) bertempat di Perpustakaan Mutamakkin  Kajen  Margoyoso  Pati (3/3/15). Seleksi yang diselenggarakan selama dua hari oleh LPTNU yaitu 2-3 […]

  • Pembinaan Dai dan Daiyah di Pati: Meningkatkan Kemampuan Dakwah di Era Digital

    Pembinaan Dai dan Daiyah di Pati: Meningkatkan Kemampuan Dakwah di Era Digital

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id –  Sebanyak 60 dai dan daiyah dari berbagai elemen keagamaan se-Kabupaten Pati mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Masjid Baitunnur Pati, Rabu (9/7/2025). Peserta yang hadir berasal dari unsur mubaligh-mubalighah, pembina majelis taklim, serta penyuluh agama Islam. Pembinaan ini bertujuan meningkatkan […]

  • SMPQT  As Salafiyah di Resmikan

    SMPQT As Salafiyah di Resmikan

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

      Pati, Jajaran Pengurus dan tenaga pendidik Yayasan As Salafiyah Bageng Gembong Pati, melakukan peresmian sekolah baru SMPQT As Salafiyah dengan dihadiri oleh Bupati Pati H. Haryanto, MM, MSI serta Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Senin 12 April 2021             Meskipun terletak di desa akan tetapi kami selaku Pengurus Yayasan dan tenaga pendidik akan bekerja yang […]

  • Menghadiri Walimah

    Menghadiri Walimah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sering kita ketahui orang yang mengadakan acara pernikahan atau khitanan, shôhibul hâjat mengundang tetangga dan para tamu lainnya.Adapun yang diundang tersebut ada yang membawa beras, kado, atau amplop yang berisikan uang dll. Jika menghadiri undangan tersebut karena sudah menjadi adat. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menghadiri undangan tersebut, apabila yang diundang tidak punya apa-apa ? Jawaban […]

expand_less