Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
  • visibility 599
  • comment 0 komentar
Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya.

Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, menuturkan bahwa Islam itu memudahkan dan bukanya mempersulit. Beliau mengisahkan tentang seorang seorang sahabat Nabi yang hidup di masa tabiin. Suatu ketika saat sholat jamaah hendak dimulai dan muadzin pun telah mengumandangkan iqomat, Sang Sahabat yang hendak takbiratul ihram, membatalkan takbirnya karena melihat untanya kabur.

Sang Sahabat kemudian mengejar unta yang kabur tadi hingga kembali tertangkap.

Islam itu mudah

Lantaran menangkap unta dan mengikatnya agar tidak kembali kabur, sekembalinya ke jamaah, Sang Sahabat akhirnya tertinggal sholat dan jadi masbuq (makmum yang terlambat).

Sehabis sholat jamaah, beberapa tabi’in berbisik dan mengomentari kejadian tersebut.

“Lihatlah orang tua itu. Cinta dunia. Padahal dia sahabat Nabi tetapi lebih mendahulukan mencari untanya dari pada sholat dengan menyertai takbiratul ihram-nya imam'”, demikian ucap para tabi’in.

Mendengar perkataan para tabi’in tersebut, Sang Sahabat menangis. “Dulu di zaman Nabi Muhammad hal seperti ini tidak apa-apa. Tetapi saat di jaman tabi’in kok malah jadi masalah,” sesal Sang Sahabat.

Penuturan KH. Bahauddin Nursalim terkait kisah ini dapat disimak di vidio yang diunggah oleh akun twitter @nahdlatululama berikut ini.

[HIKMAH]

Islam itu memudahkan, bukan malah mempersulit. Itu prinsip dalam agama Islam.
Simak penjelasan Gus Bahauddin Nursalim berikut ini. pic.twitter.com/kBUQEniYQB

— Nahdlatul Ulama (@nahdlatululama) July 18, 2019

Dari kisah ini beliau menyimpulkan bahwa ketika Nabi Muhammad masih hidup, Islam itu mudah. “Ada yang mencari unta dulu, ada yang macam-macam dulu. Kok sekarang Islam menjadi repot”, jelas Gus Baha (panggilan akrab KH. Bahauddin).

Hal yang serupa pernah juga disampaikan oleh KH. A Mustofa Bisri (Gus Mus) sebagaimana PCNU Pati lansir dari situs MusliModerat.

“Nabi Muhammad adalah manusia yang pandai memanusiakan manusia. Tidak mempersulit orang lain, malah memudahkan,” tutur Gus Mus.

Menurut penuturan Kyai yang juga budayawan ini, Nabi Muhammad SAW merupakan pribadi yang memiliki sifat mempermudah urusan orang lain, tidak mempersulitnya. Sehingga beragama itu bukan untuk memsulit seseorang, tetapi justru sebaliknya menjadikan mudah. Justru jika ada pihak-pihak yang mempersulit dalam beragama, jelasitu bukan dari ajaran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad dalam salah satu haditsnya berpesan,
يَسِّرُوْا وَلاَ تُعَسِّرُوْا وَبَشِّرُوْا وَلاَ تُنَفِّرُوْا
Artinya: “Permudahlah dan jangan mempersulit, berikanlah kabar gembira dan jangan membuat orang lari.” (HR. Al-Bukhari No. 69, 6125).

So, siapa yang masih beranggapan bahwa Islam itu sulit, Islam itu merepotkan? Salah. Islam itu memudahkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Piagam Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Dengan demikian keterlibatan warga NU dengan partai politik yang adabersifat individual, tidak atas nama organisasi, karena NU telah kembalimenjadi organisiasi sosial keagamaan yang mengurusi masalah sosial,pendidikan dan dakwah. Namun demikian NU mengimbau pada warganyaagar melakukan politik secara benar dan bertanggung jawab dan dengan citacita menegakkan akhlaqul karimah dan dijalankan dengan proses yang selaluberpegang pada prinsi […]

  • Masjid Jami' Kajen Pati: Saksi Bisu Perjuangan Mbah Mutamakkin Membangun Desa Santri

    Masjid Jami’ Kajen Pati: Saksi Bisu Perjuangan Mbah Mutamakkin Membangun Desa Santri

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.800
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dikenal sebagai salah satu poros pesantren di Bumi Mina Tani. Puluhan pondok pesantren berdiri kokoh di “Desa Santri” ini, menjadi magnet bagi ribuan santri dari berbagai penjuru daerah untuk menimba ilmu agama. ​Tradisi religius yang kuat ini tidak lepas dari sejarah panjang Masjid Jami’ Kajen. Didirikan […]

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

  • RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Pamflet Kompetisi Santri 4.0  buah Kerja sama RMI NU dan Amazon Web Service. JAKARTA- Robithoh Maahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) merupakan lembaga di bawah payung NU yang menaungi pesantren-pesantren NU di Indonesia. Baru-baru ini, RMI NU menyelenggarakan program yang cukup mengesankan.  Dengan menggandeng Amazon Web Service (AWS) anak perusahaan teknologi multinasional asal Amerika, Amazon Inc., […]

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Naharul Ijtima’ merupakan forum silaturahmi, koordinasi dan konsolidasi antara pengurus dan jama’ah Nahdlatul ‘Ulama yang dilaksanakan setiapsebulan sekali. Nahar artinya siang, sedangkan Ijtima’ artinya pertemuan. Pertemuan ini dilaksanakan pada waktu siang hari, biasanya waktunya ba’dal jum’at.  Kegiatan Naharul Ijtima’ ini sebagai pengganti tradisi Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan pada malam hari. Awalnya ini adalah kebiasaan para kiai […]

expand_less