Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fatayat Pati Awasi Pelaksanaan JKN-KIS

Fatayat Pati Awasi Pelaksanaan JKN-KIS

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
Bupati Pati, Haryanto, memberikan sambutan dalam acara peresmian program Perempuan Bersuara Mengawasi JKN-KIS di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (27/9). 

PATI – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam pelaksanaannya akan mendapatkan pengawasan dari Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati. Bagian salah satu ormas terbesar di Indonesia itu mengaku siap mengawasi pelaksanaan nantinya. 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah saat di pendopo Pati hari ini pada Senin (27/9). Asmonah mengungkapkan pihaknya membentuk program Perempuan Bersuara Mengawal JKN-KIS untuk pengawasan dan pendampingan pelaksaan program jaminan kesehatan dari pemerintah ini. 

Program yang bekerja sama dengan Akatiga ini rencananya dilakukan di lima desa di lima kecamatan di Kabupaten Pati. Kelima kecamatan ini yakni, Gunungwungkal, Dukuhseti, Trangkil, Margorejo dan Margoyoso. 

“Untuk desanya kader yang paham. Jadi setiap kecamatan ada satu desa,” ungkap dia. 

Pihaknya nanti menerjunkan tujuh kader dalam pelaksaan program ini. Lima kader terjun langsung ke lapangan dan dua kader sebagai koordinator kabupaten serta bertugas lainnya. 

Kader-kader ini untuk melakukan pemantauan agar data BPJS Kesehatan benar-benar valid dan tepat sasaran. “Yang menerima BPJS Kesehatan terutama PBI benar atau tidak,” katanya. 

Setelah enam bulan dinyatakan berhasil dan mendapatkan pola pemantauan, pihakanya akan mengembangkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pati lainnya. 

Semantara itu, perwakilan Tim Akatiga Arifahul Choiri Fauzi mengungkapkan, selain Kabupaten Pati, program ini juga ada di 8 kabupaten/kota se-Indonesia. Daerah-daerah yang mempunyai program ini yakni, Kota Ternate, Jambi, Morojambi, Kabupaten Bandung, Blitar, Kediri, Kab Tegal dan Pati. 

Di daerah lain pihaknya juga berkerja sama dengan Fatayat NU sempat. Program ini rencananya berlangsung selama 4 tahun. 

Pihaknya memilih Fatayat NU sebagai mitra kerja lantaran Fatayat NU mempunyai basis kader hingga desa-desa dan RT-RT. “Fatayat sudah sering melakukan pendampingan masyarakat dari berbagai hal,” kata Arifah. 

Fokus program ini yakni mensosialisasikan manfaat JKN KIS, mendampingi masyarakat miskin yang belum peserta PBI dan mendampingi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Program ini sendiri didanai Bank Dunia. Pihaknya sudah mengajukan dari tahun 2015 lalu.(iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.835
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Yayasan Almadina berlangsung meriah di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Almadina On The Road tersebut diikuti ribuan peserta dari keluarga besar Almadina, mulai dari pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa dari berbagai satuan pendidikan. Momentum harlah tahun ini juga bertepatan dengan […]

  • Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

    Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Pada hari selasa, 16 Desember 2014, LAKPESDAM PCNU Pati menyelenggarakan acara seminar dengan tema “Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan”, bekerja sama dengan Legal Resources Center for Gender Justice and Human Rights (LRC-KJHAM) asal Kota Semarang.  Acara ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh LAKPESDAM NU Pati pada periode ini, yang dihadiri sejumlah […]

  • FKUB Pati Lakukan Verifikasi Faktual Pendirian Gereja Bethel Indonesia WTC Tayu

    FKUB Pati Lakukan Verifikasi Faktual Pendirian Gereja Bethel Indonesia WTC Tayu

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati melakukan verifikasi faktual permohonan pendirian Rumah Ibadah Gereja Bethel Indonesia WTC Tayu di Desa Sendangrejo, Kecamatan Tayu, (19/12/2024). Tim verifikasi dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Pati, KH. Ahmad Manhajussidad, dan Sekretaris H. Maskan. Tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan memverifikasi persyaratan pendirian rumah ibadah […]

  • PCNU-PATI

    Tahlilan Wah Ala Kampung

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Mengejutkan! Kata pertama yang terlontar saat mendengar bahwa ada sebuah desa yang mungkin belum dijamah Google Street View, biaya kematiannya begitu mahal. Bahkan bisa lebih mahal daripada di kota-kota besar.  Cerita ini bermula saat penulis mengantar seorang ustadz untuk mengisi ceramah dalam acara tujuh hari kematian. Tentu cuma orang NU yang […]

  • Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

      Pati – Banjir telah menerjang 6 kecamatan di kabupaten Pati. Tak sedikit diantara warga yang telah mengungsi akibat bencana ini. Guna mengurangi beban korban yang terdampak Nahdlatul Ulama’ dirikan Posko NU Pati Peduli. Agus Arif Mustofa, koordinator manajemen lapangan di Posko NU Pati Peduli mengungkapkan Pendirian posko ini melihat begitu banyaknya warga di 6 […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menghitung Kredit. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

    Kredit

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan […]

expand_less