Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
  • visibility 651
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah. 

Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya juga terkenal dermawan kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan. Bahkan uniknya beliau setiap bersedekah tidak melihat terlebih dahulu nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang membutuhkan bantuan. Beliau langsung memberikan begitu saja kepada orang yang meminta-minta atau yang membutuhkan. Begitulah cara beliau dalam bersedekah,tanpa melihat terlebih dahulu jumlah nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang meminta-minta. Karena menurut beliau “sedekah itu pahalanya bisa sampai ke anak cucu, bahkan kalau yang sedekah itu dilakukan oleh ibu-ibu justru pahalanya sampai delapan orang.”

Beliau mengutip ayat dalam surat al-Baqarah ayat 267 sebagai dasar sedekah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Yang artinya:” Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah,bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. 2: 267).

Dari ayat di atas beliau menegaskan, bahwa sedekah itu selain mendatangkan reziki dan membersihkan sebagain harta benda juga sebagai tolak balak. Karena dengan bersedekah hidup akan terasa damai, nyaman,dan teduh. Begitulah cara beliau untuk melakukan amal ibadah yang berbentuk fi’liyah (tindakan).

Selain itu, Mbah Dullah juga terkenal sosok kiai kharismatik yang doanya mujarab. Dalam konteks ini, ada sebuah kisah antara Mbah Dullah dengan seorang pencuri. Suatu ketika seorang pencuri masuk ke dalam ndalem Mbah Dullah yang ingin mengambil uang atau barang berharga lainnya. Dan pada waktu yang bersamaan Mbah Dullah melihat sosok pencuri yang kebingunan mau mengambil barang yang ingin dibawa kabur. Sehingga pada waktu itu juga, Mbah Dullah berkata,”Aku ra duwe opo-opo lho…”  “Saya gak punya apa-apa lho..”. Mendengar ucapan Mbah Dullah dari balik pintu dan takut ketahuan banyak santri. Maka, mata si pencuri seketika tertuju pada sajadah yang berkilau,sehingga menurut si pencuri itulah satu-satunya barang berharga yang bisa dibawa pulang untuk dijual kembali.    

Dan sebelum berhasil membawa pulang sajadah yang dinilai satu-satunya barang yang sangat berharga untuk dibawa kabur. Si pencuri segera mungkin keluar dari ndalem Mbah Dullah sambil membawa sajadah ditaruh di pundaknya. Dan setiap melangkah untuk kabur, si pencuri merasa ada yang aneh dengan sajadah yang dia bawa. Bahkan, setiap melangkah, kaki si pencuri semakin berat dan berjalan sempoyongan saat membawa sajadah tersebut. Melihat gerak-gerik dan tingkah laku yang mencurigakan, para santri melihat kalau sajadahnya Mbah Dullah yang setiap hari dipakai untuk jamaah dibawa orang yang mencurigakan tadi. Seketika para santri mengejar sambil berteriak maling….maling…..maling….! Dan seketika itu, para santri berbondong-bondong ikut mengejarnya. 

Mendegar suara santri yang teriak maling…maling…maling…! Si Pencuri melihat ke belangkang sudah banyak santri yang mengejar. Sehingga tanpa banyak berfikir, si pencuri seketika  melamparkan sajadah yang dia bawa, khawatir kalau ketangkap. Baru si pencuri bisa berlari dengan cepat dan lolos dari kejaran santri.

Oleh karena itu, melihat kejadian tersebut, Mbah Dullah hanya bisa berdoa kepada si pencuri. “Semoga anak-anaknya menjadi anak yang sholih dan kelak bisa memberikan manfaat kepada orang lain.”

Dan benar doa yang dipanjatkan Mbah Dullah menjadi kenyataan, anak si pencuri yang didoakan Mbah Dullah menjadi orang yang memiliki budi pekerti yang baik dan bahkan di lingkunganya menjadi tokoh masyarakat.

Begitulah cara Mbah Dullah dalam memberikan contoh kepada para santri dan masyarakat sekitar. Beliau juga tidak lupa selalu mendoakan yang terbaik kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan, bahkan tak terkecuali  kepada si pencuri sekalipun. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • a close up of a book with writing on it

    Kitab Kuning Zamani

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.704
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto […]

  • Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

    Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Kendal – Setelah melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024) lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) yang akan dimulai Sabtu (11/1/2025) di Kabupaten Kendal. “Kita resmi kick off atau memulai Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa […]

  • PCNU - PATI

    Pengurus PAC IPNU IPPNU Resmi Dilantik

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    KAYEN – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Tlogowungu Periode 2022–2024 telah resmi dilantik pada Ahad (3/7/2022), di Gedung Serbaguna Balai Desa Trimulyo Kecamatan Kayen. Sebanyak 80 Pengurus telah berikrar pada kesempatan tersebut, 34 IPNU dan 46 IPPNU. Acara tersebut dihadiri oleh MWC NU Kayen, Camat, Anggota Polsek Tlogowungu, Fatayat dan Muslimat sekitar. Tema […]

  • Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    PATI – Hari ini, Minggu (19/9) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU tepat berusia 92 tahun. Dalam usia yang tak lagi muda, Lembaga di bawah naungan ormas islam terbesar di dunia ia telah banyak menghasilkan karya nyata di dunia pendidikan.  Hanya saja, harapan demi harapan masih digantungkan kepada LP Ma’arif dalam memajukan pendidikan. Menurut K. Yusif Hasyim, […]

  • Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Lampung – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung berhasil memborong 11 (sebelas) penghargaan PD PGMI Indonesia Award dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-10 di UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (18/7/2024) yang akan berakhir Sabtu (20/7/2024) besok. Dalam kesempatan pembukaan Mukernas ke-10 tersebut, diumumkan […]

  • Bantu Korban Banjir, NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Dapur Umum di Jakenan

    Bantu Korban Banjir, NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Dapur Umum di Jakenan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.685
    • 0Komentar

      PATI – Sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Pati, NU Peduli resmi mendirikan Dapur Umum untuk membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Jakenan (21/01/2026). Posko Dapur Umum ini dipusatkan di Gedung MWC NU Jakenan dan mulai beroperasi pada hari ini. Pendirian dapur umum ini dipicu oleh kondisi lapangan yang […]

expand_less