Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‘Tetangga’ Lucurkan Web, NU Pati Ikut Bangga

‘Tetangga’ Lucurkan Web, NU Pati Ikut Bangga

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

PATI-NU sebagai organisasi berbasis sosial keagamaan yang terus mengedepankan nasionalisme harus bertahan ditengah fitnah-fitnah kaum radikal. Media sosial dan internet menjadi sarang bagi penebar kebencian untuk melancarkan serangan kepada NU beserta amaliahnya.

Proses peluncuran web PCNU Kudus di @Hom Hotel. Sumber gambar : nu online

Namun tak dipungkiri, serangan-serangan ini justru membuat warga nahdliyyin mulai bangkit. Munculnya fenomena empat gus (Gus Miftah, Gus Nadir, Gus Muwaffiq dan Gus Baha’) yang sempat viral beberapa waktu lalu adalah bukti kecil bahwa eksistensi NU masih terjaga. Semangat jihad cyber juga begitu terasa bagintubuh NU akhir-akhir ini.

Salah satu kabar terbaru yang masih hangat Pengurus Cabang NU Kudus yang sedang me-launching web resminya, Senin (29/7) kemarin. Akun web www.nukudus.or.id itu diluncurkan di hotel @hom kudus berbarengan dengan acara Musyawarah Kerja Cabang NU Kabupaten Kudus.

H. Asyrofi Masyitho, nakhoda PCNU Kudus berharap, lahirnya website ini bisa mempersatukan NU beserta lembaga-lembaganya. Selain itu, dakwah islam dengan pendekatan multimedia juga diharapkan senakin masif.

Bukan hanya H. Masyitho, ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim juga turut angkat bicara akan peluncuran website baru PCNU Kudus. Ditemui Selasa (30/7) malam, K. Yusuf mengutarakan apresiasi dan dukungannya kepada Pengurus Cabang NU Kudus.

“Selamat kepada PCNU Kab Kudus yang telah melaunching website terpadu. Semoga bisa menjadi media dakwah ahlussunnah wal jama’ah Annahdliyah yang bisa mencerahkan masyarakat dan menebarkan ajaran Islam yang moderat memberi rahmat bagi seluruh alam” Kata K. Yusuf

K. Yusuf juga mengungkapkan perlunya menghalau ujaran kebencian, isue-isue intoleran dan pemikiran Islam radikal yang selama ini membombardir NU lewat media internet. NU sebagai jam’iyyah terbesar mau tidak mau harus menjadi garda terdepan dalam memerangi berbagai propaganda  negatif medsos di era digital yang mengarah pada disintegrasi bangsa melalui aksi anarkisme dan radikalisme.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati. Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online […]

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • Merenungi Hakikat Aswaja dan Tanggung Jawab Generasi Muda

    Merenungi Hakikat Aswaja dan Tanggung Jawab Generasi Muda

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini muncul kegelisahan dari masyarakat Aswaja. Kekewatiran tersebut berkaitan dengan banyaknya muncul gerakan radikalisme, ekstrimisme dan anarkisme dalam mendakwahkan Islam. Salah satu sasaran dakwahnya adalah kader pemuda yang masih lugu dan sedikit memiliki pengalaman keagamaan. Ajakan untuk bergabung dalam aliran tersebut biasanya melalui kampus, organisasi, di desa-desa dan dengan memberi berbagai iming-imingmateri yang menggiurkan. […]

  • PCNU-PATI

    Hasil Hasil Muktamar 32

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Buku yang kami terbitkan ini berisi dokumen hasil-hasil muktamarMakassar tersebut, mulai dari jadwal acara, tata tertib muktamar, berbagaikeputusan yang dihasilkan dasi sidang-sidang komisi, serta dokumentasi lainyang kami nilai penting baik untuk kalangan pengurus NU di tingkat pengurusbesar, wilayah dan cabang, serta warga Nahdliyin secara lebih luas.Dengan adanya penerbitan ini diharapkan mampu memenuhikebutuhan informasi yang sangat […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

  • Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Cuaca di Kabupaten Pati akhir-akhir ini terasa sangat panas. Namun, rupanya hal ini justru membawa keuntungan bagi penjual es kopi keliling. Salah satu pedagang es kopi keliling yang ketiban berkah adalah Eko Sulistio (30). Dagangan dia laris karena banyak masyarakat yang mencari, terutama mereka yang beraktivitas di luar rumah. Warga Desa Mulyoharjo, […]

expand_less