Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gambang Rancag Perlu Dilestarikan Karena Nyaris Lenyap

Gambang Rancag Perlu Dilestarikan Karena Nyaris Lenyap

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
  • visibility 491
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id-Jakarta, Senin, 28 Agustus 2023,-  Kehadiran empat buku antologi puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, semoga tak berhenti ditahun ini.Bisa saja ditahun depan ada gagasan dengan tema lain, misalnya Jakarta Pasca Pemilu tahun 2024,” ujar Nanang R.Supriyatin, Ketua Penyelenggara peluncuran buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi 4 dengan tema “Ketika Jakarta Tak Lagi Menjadi Ibukota Negara” di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Gedung Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki di Jakarta, Kamis siang (24/8/2023).

Dikatakannya, peluncuran Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi 4 ini memilik momen yang pas karena bersamaan dengan peringatan HUT ke -496 Kota Jakarta pada 22 Juni 2023, peringatan hari kelahiran Paus Sastra Indonesia Hans Bague Jassin, dilahirkan 31 Juli 1917, peringatan HUT ke-3 Komunitas Literasi Betawi, dan peringatan HUT ke-78 tahun Republik Indonesia.

“Pada kesempatan ini kita akan menyaksikan para penyair membacakan puisi-puisi mereka yang ada di buku antologi ini

Dan, pastinya kita akan mendapatkan ilmu melalui diskusi dengan nara sumber yang sudah berpengalaman,” ucapnya.

Menurut Nanang R Supriyatin- yang juga dikenal sebagai penyair dan sastrawan dari Kota Jakarta ini- Buku Antologi Puisi “Ketika Jakarta Tak Lagi Menjadi Ibukota Negara” telah mengalami proses yang cukup panjang, sehingga hasilnya sangat indah dan menawan, dengan tubuh yang kian gemuk.

Panitia diantaranya Sam Muchtar Chaniago, Asril Nur, Yahya Andi Saputra, Alghie Suwandi, Wahyu Toveng dan Piet Yuliakhansa yang telah bekerja secara maksimal.

Jejak Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi berturut-turut tahun 2019 terbit Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara “Jakarta dan Betawi Doloe, Kini dan Nanti” (188 halaman).

Tahun 2021 terbit Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara “Jakarta dan Betawi 2” (420 halaman).Tahun 2022 terbit Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta dan Betawi 3 “Titimangsa Lahirnya Peradaban Bangsa ” (318 halaman).

Pada tahun 2023 ini terbit Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi 4, ” Ketika Jakarta Tak Lagi Menjadi Ibukota Negara” (422 halaman).

Gambang Rancag Perlu Dilestarikan

Sementara itu  Sam Muchtar Chaniago, Ketua Komunitas Literasi Betawi (KLB) mengatakan terkait pendanaan buku antologi puisi, Komunitas Literasi Betawi (KLB) sejak tiga tahun lalu masih terus mencari ‘celah’ agar komunitas sastra ini dapat hidup mandiri.

” Alhamdulilah tahun ini dapat support bantuan dana dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.Terima kasih juga buat Pak Diki,” katanya.

Dikatakan lagi oleh Sam Muchtar chaniago dalam pembukaan acara peluncuran buku antologi.puisi ini sempat dimunculkan nuansa Betawi yaitu Gambang Rancag, sebuah seni pantun dari Betawi.

“Tadi sempat ditampilkan Rancag  Komunitas Literasi Betawi berusaha.mentradisikan adanya nuansa Betawi dalam setiap acara kebudayaan Betawi.Rancag sebagai seni tradisi hampir atau nyaris lenyap, terutama bila tak serius membuat cerita dalam bentuk pantun.Dengan menggunakan pantun berkait, dimana pantun dinyanyikan diiringi musik gambang kromong, maka disebut gambang rancak.Secara tradisi menceritakan kepahlawanan jagoan-jagoan Betawi, paling terkenal Rancag si Pitung.Apa saja bisa jadi ramcag, termasuk acara peluncuran buku ini, karena ini bentuk pelestarian budaya,” katanya.

Sedangkan Asrisal Nur, Pembina Komunitas Literasi Betawi (KLB) pada kesempatan memberi kata sambutan mengatakan tahun 2023 ini Komunitas Literasi Betawi (KLB) baru bisa terbitkan buku antologi puisi.

“Ke depannya KLB bisa membuat acara anugerah kepada seniman asli betawi.Di buku antologi puisi ini KLB masih bikin buku antologi puisi dengan iuran.Sebenarnya kita malu sebagai orang Betawi.Semoga iuran tahun depan tak ada lagi iuran,” pintanya.

Menurut Asrisal Nur, KLB bisa mensponsori , tentu dengan kurasi yang ketat, sehingga akan muncul penyair-penyair terpilih.

“Sehingga ke depannya KLB punya marwah.Jangan takut ke depan rezeki ada saja.Khusus pemberian anugerah ini sangat penting.Darimana duitnya, saya itu selalu yakin kegiatan untuk kepentingan bersama pasti bisa,” tegasnya.

Peluncuran Buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta dan Betawi 4 “Ketika Jakarta Tak Lagi Menjadi Ibukota Negara” diisi juga dengan baca puisi dari para kontributor seperti Wahyu Toveng, Mita Katoyo, Rissa Churia, Ace Sumanta, Nur Juwita, Ical Vrigar, Boyke Sulaiman, Nurhayati, Hannah Dinar Juwita, Denting Kemuning, Euis Sri Susilowati, Maesaroh, Gilang Teguh Pambudi, H.Shobier Poer, Piet Yuliakhansa dan terakhir baca puisi adalah Penyair Betawi Nurhadi Maulana Saibin.

Acara peluncuran dengan.MC.Putri Tania ini diisi juga forum diskusi dengan nara sumber Wina Armada, dan Ibnu Wahyudi serta moderator Sam Muchtar Chaniago.(**/PLS)

Kontributor : Lasman Simanjuntak

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Distribusikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pati mendirikan dapur umum di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Dapur umum itu didirikan sejak 1 Januari 2023 kemarin untuk menyuplai makanan bagi warga yang terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, baru-baru ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tegenang banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. […]

  • Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Gus Luthfi Mustofa (paling kiri) semangat memberikan materi ‘Tasawuf Weton’ dibawah bendera Matan. YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlut Thariqoh Al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Yogyakarta menggelar Rotiban dan sarasehan di Selasar Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga Yigyakarta, Sabtu (11/12) lalu.  Acaara bertajuk ‘Majelis Lidz-Dzikr Rotib al Haddad dan Sinau Bareng’ tersebut merupakan agenda rutin Matan. Tema […]

  • MTs Manahijul Huda Ngagel Adakan Kompetisi Bulu Tangkis untuk Cetak Atlet Muda Berbakat

    MTs Manahijul Huda Ngagel Adakan Kompetisi Bulu Tangkis untuk Cetak Atlet Muda Berbakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.416
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Manahijul Huda Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, mengadakan kompetisi bulu tangkis kategori tunggal putra dan tunggal putri tingkat SD/MI Se-kabupaten Pati. Sebanyak 83 siswa mengikuti kompetisi yang berlangsung pada tanggal 22 hingga 25 Oktober 2025 di area GOR MTs Manahijul Huda dan GOR Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati ini. Ketua […]

  • Alasan Kemanusiaan di Balik Peringatan Hari Santri di Gembong

    Alasan Kemanusiaan di Balik Peringatan Hari Santri di Gembong

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.524
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – MWCNU Gembong menggelar dua agenda dalam memperingati Hari Santri 2026. Kegiatan pertama, istighotsah dan pengajian umum dihelat pada Rabu (21/10) malam. Sementara itu, kegiatan puncaknya, Apel Hari Santri 2026 digelar pada Kamis (22/10) pagi. Dua acara tersebut dilaksanakan di Halaman Balai Desa Gembong. KH. Suwarno Anwar, Ketua Panitia Hari Santri MWC NU Gembong […]

  • PCNU-PATI

    Ideologi Islam dan Utopia

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekalligus teoretis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an sampai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoretis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik […]

  • Kaffarot (Denda) Orang yang Sudah Tua

    Kaffarot (Denda) Orang yang Sudah Tua

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

      Ilustrasi : Pixabay Pertanyaan : Zainab mempunyai kakek yang usianya sudah tua dan juga sudah pikun. Karena pikunnya sudah agak parah, kakeknya sering lupa terhadap kesibukannya, kewajiban-kewajibannya, bahkan anak cucunya. Bolehkah kewajiban yang ditinggalkan kakek Zainab  diganti bayar kaffârot ? Jawaban : Jika kewajiban yang ditinggal berupa sholat maka sholatnya tidak bisa diganti dengan kaffârot jika […]

expand_less