Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

TAYU-Agenda Konferensi pengurus NU merupakan kegiatan wajib yang dijalankan lima tahun sekali oleh pengurus NU di betbagai tingkatan. Kali ini, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tayu Menggelar konferensinya untuk memilih pimpinan baru.

Para pengurus baru MWC NU Tayu berpose bersama pengurus PCNU Pati usai konferensi. 

“Tertib mrlakukan reotganisasi adalah bukti bahwa organisasi masih sehat” ungkap Ulum Sholeh, pengurus NU periode 2015-2019.

Benar saja, melalui reorganisasi akan bisa didapat evaluasi dalam satu periode kepengurusan. Hal ini juga yang melatarbelakangi MWC NU Tayu untuk melakukan konferensi pada Jumat (15/11) siang tadi.

Berlokasi di gedung MTs PIA Tayu, pemilihan ketua yang dipandu oleh Dr. H. Jamal Makmur (Wakil Ketua PCNU Pati) dan Maskan, S.Pd. (Sekretaris PCNU)  tersebut menggunakan metode Ahwa. Metode ini merupakan salah satu hasil dari muktamar PBNU di Jombang beberapa tahun silam.

Ketua Ahwa, KH. Moh Hasyim, beserta empat kiai lainnya memimpin jalannya pemilihan. Hasilnya, KH. Ibrohim yang sebelumnya menjabat sebagai Rois Syuriyah terpilih kembali oleh tim Ahwa.

Sementara, untuk jabatan tanfidziyah yang semula dipegang oleh KH. M. Afif Noor, kini diduduki oleh K. Ahmad Syarwo, M.Pd. Dengan hasil ini, K. Ahmad Syarwo akan menjabat sampai dengan 2024 mendatang. Dalam waktu dekat, ia berjanji akan segera melakukan pembentukan pengurus harian dan lembaga.

“Kami akan secepatnya melengkapi kepengurusan” tuturnya.

K. Syarwo juga berharap kepada masyarakat Tayu, khususnya para pengurus MWC NU untuk selalu mendukung dan mendoakan program-program kerja yang nantinya akan ia dan pengurus lainnya lakukan. Hal ini disampaikan kepada pcnupati.or.id paska konferensi.

“Saya berterimakasih kepada semua pihak, dan saya memohon doa untuk warga NU khususnya agar NU di Kecamatan (Tayu) ini bisa semakin maju dan baik. Mudah-mudahan Allah meridhoi kita semua” pungkasnya.

Pihak PCNU yang diwakili oleh Dr. H. Jamal Makmur juga menandaskan hal-hal yang berkaitan dengan target PCNU. Ia memaparkan bahwa program kerja yang digagas oleh K. Yusuf Hasyim (ketua PCNU Pati) dan kawan-kawan adalah menjam’iyyahkan jama’ah hingga ke tingkat ranting.

“Hal ini berarti, setiap desa harus memiliki pengurus NU. Saya menitipkan amanah PCNU kepada pengurus MWC NU terpilih untuk turut mensukseskan adanya kepengurusan NU sampai ke tingkat ranting. Bukan hanya ada pemgurusnya, namun juga jalan program kerjanya.” Papar penulis buku ‘Rezim Gender di NU’ ini.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Tlogowungu beserta Pengurus Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Tlogowungu dan PAC Ansor resmi dilantik.  Pelantikan itu bertempat di Aula Balai Desa Lahar, Ahad (1/1/2023) siang. Kegiatan itu dihadiri oleh ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua PC Ansor Pati Abdullah Syafiq, Ketua PC Fatayat NU Pati […]

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh. Photo by Camille Brodard on Unsplash.

    Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh

    • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Dua hari yang lalu saya merasakan ketidaknyamanan pada kondisi tubuh saya. Bukan karena sedang lapar, tapi diseluruh badan terasa lesu dan lemas. Mungkin sebab musababnya karena saya jatuh saat hendak menyalakan motor saat pagi sebelum berangkat bekerja. Pagi itu saya hendak menyalakan motor dengan menstandarkan dua penyangganya. Tapi sesuatu hal terjadi. Motor saya tiba-tiba rubuh […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian II)

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.269
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Sebenarnya, tulisan ini selesai pada bagian pertama, yaitu berjudul Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian I). Namun, karena saya kesel, ya saya lanjutkan di bagian kedua ini. Agar ada jeda. Ambegan disit. Idiom gandulan sarunge kiai dalam wacana populer sering dipahami sebagai simbol kebergantungan atau bahkan kultus individu. Dekonstruksi atas idiom tersebut tentu […]

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    Nur Sa’id Sosok Kyai Penebar Manfaat

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Oleh : Zahra Aulia Nifatun Khasanah/Faiz Fikril Abror, M.Hum KH. Nur Sa’id adalah tokoh agama masyarakat dan Ulama di daerah Pati Kidul. Sosok yang dikenal di masyarakat, terutama masyarakat Mojolawaran dan Kuryokalangan. Beliau lahir pada tahun 1936 di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dari pasangan Bapak Sujono dan Ibu Muzariah. Beliau memiliki 6 saudara […]

  • Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai […]

expand_less