Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 7 Agenda Strategis

7 Agenda Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Des 2021
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

Oleh : Jamal Makmur Asmani*

Duet KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah duet fakih-intelektual. KH. Miftachul Akhyar adalah sosok ulama yang berpetualang dari pesantren ke pesantren. Beliau berkarir dari bawah. Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, Wakil Rais Am, Pejabat Sementara Rais Am, dan akhirnya menjadi Rais ‘Am PBNU.

KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah kader penerus ayahnya, KH. Chalil Bisri dan pamannya, KH. A. Mustafa Bisri. Gus Yahya, panggilan akrabnya, digembleng ayahnya, meneruskan studi di Krapyak, mendalami ilmu agama di Makkah, dan bergumul dengan dunia pergerakan kebangsaan.

KH. Miftachul Akhyar dikenal dengan penguasaan mendalam terhadap turast (khazanah keilmuan yang menjadi peninggalan ulama terdahulu, kitab kuning), khususnya fiqh, tasawuf, dan sejarah Islam. Banyak sumber yang menyatakan bahwa KH. Miftachul Akhyar sangat teliti dalam mengkaji dan menelaah hasil bahtsul masail yang diadakan LBM-NU (Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama).

Gus Yahya dikenal sebagai intelektual yang produktif melahirkan karya yang memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban dunia yang berbasis humanitas substansial. Bukunya PBNU (Pekerjaan Besar Nahdlatul Ulama) menggambarkan peran yang seharusnya dimainkan Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban dunia. Misalnya dalam konteks perdamaian, persaudaraan, dan kesejahteraan umat manusia.

7 Agenda Strategis 

Prestasi yang sudah ditorehkan KH. Said Aqil Siradj selama dua periode kepemimpinannya harus dilanjutkan dan dikembangkan Gus Yahya. Ada 7 agenda strategis yang layak menjadi prioritas.

1. Mengembangkan UNU 

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) sebagai lumbung kaderisasi harus dikembangkan, baik kualitas maupun kuantitasnya. 

2. Meningkatkan Lazisnu 

Kemajuan Lazisnu harus ditingkatkan supaya kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat secara keseluruhan. 

3. Memberdayakan LP Ma’arif 

Lembaga pendidikan ma’arif harus diberdayakan sumber daya guru, sarana prasarana, kekuatan finansial, dan networking relationship supaya mampu bersaing di level nasional dan global.

4. Optimalisasi Aswaja Center 

Aswaja center yang diinisiasi PWNU Jatim sudah saatnya dioptimalkan di seluruh cabang se-Indonesia. Aswaja center menjadi pusat edukasi, training, dan dinamisasi doktrin Aswaja supaya mampu merespons masalah-masalah kontemporer.

5. Dakwah Digital 

Fenomena Gus Baha’ yang punya pengaruh luas tidak lepas dari keberhasilan teknologi informasi, baik facebook, twitter, youtube, dan lain-lain. Para kiai dan kader-kader NU yang berkualitas harus disupport dengan teknologi modern supaya dakwah digital NU mampu mencerahkan dan menggugah kesadaran publik secara luas menuju nilai yang diajarkan Nabi Muhammad dan ulama salafus shalih. 

6. Menggali Manuskrip Ulama Nusantara 

NU adalah jangkar Islam Nusantara. Salah satu kekayaan Islam Nusantara adalah karya-karya ulama nusantara, baik yang bermukim di nusantara atau di luar negeri, seperti Makkah, Madinah, Mesir, dan lain-lain. Masih banyak karya ulama nusantara yang belum diterbitkan dan dikonsumsi publik. Saatnya NU menjadi pioner dalam menggali khazanah keilmuan ulama nusantara.

7. Fungsionalisasi Program Kaderisasi 

Kaderisasi mutlak dalam organisasi sebagai sarana efektif dalam melanjutkan dan mengembangkan potensi organisasi. PKPNU (Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama) dan MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama) harus disempurnakan kurikulum dan metodenya supaya menghasilkan kader penerus handal, militan, dan produktif dalam memajukan organisasi. 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kekuatan, pertolongan, dan  kesuksesan kepada pengurus PBNU Masa Khidmat 2021-2026 di bawah duet kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Pelabuhan Bakauni-Merak,

Jum’at, 24 Desember 2021

*Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA Salafiyah Kajen Borong 31 Medali di Ajang Nasional

    MA Salafiyah Kajen Borong 31 Medali di Ajang Nasional

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Pamflet ucapan selamat Kepala MA Salafiyah atas prestasi yang berhasil diraih peserta didiknya PATI – Tiga perlombaan akademik diikuti siswa MA Salafiyah Kajen Minggu (24/10). Ketiga lomba yang diikuti yakni Pateron Olympiad, Lomba Felin Oaseedukasi, dan Gelora Science Competition (GSC) POSI. Dari tiga ajang lomba tersebut, siswa di madrasah yang berada di Kecamatan Margoyoso itu […]

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya. Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan. Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU […]

  • Kemenag Pati Gelontorkan Zakat Rp 782 Juta untuk Bedah Rumah dan Modal Usaha

    Kemenag Pati Gelontorkan Zakat Rp 782 Juta untuk Bedah Rumah dan Modal Usaha

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.487
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Memasuki pertengahan tahun ini, Kemenag Pati melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi menggelontorkan dana zakat dengan total mencapai Rp 782 juta. Dana yang terkumpul sepanjang triwulan kedua tersebut dialokasikan langsung untuk mendongkrak kesejahteraan warga, mulai dari urusan pemenuhan kebutuhan pokok, modal […]

  • Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    Membangun Nasionalisme Lewat Suwuk Aswaja

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di STAINU Temanggung, JRA Temanggung menggelar seminar bertajuk “Epistimologi Nalar Sehat Suwuk Aswaja Terhadap Fenomena Ruqyah Syar’iyyah di Indonesia” pada Ahad 21 juli 2019.  Dalam kesempatan itu, ditegaskan para pemateri bahwa suwuk merupakan bagian dari membangun nasionalisme. Suasana Seminar yang digelar oleh JRA Temanggung di STAINU Temanggung Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU […]

  • Haul Sesepuh Al Ma'arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    Haul Sesepuh Al Ma’arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim yang berlangsung sejak Kamis (20/10) lalu baru saja usai. Acara pamungkas kegiatan tahunan keluarga Yayasan Al Ma’arif Gembong ini tepat pada saat peringatan Hari Santri, Sabtu (22/10) pagi. “Tepat Hari Santri, acara Haul ke-38 Mbah Muhammad Karim,” terang Kiai Sholikhin, Wakil Ketua Yayasan Al Ma’arif Gembong. Pada penutup acara […]

expand_less