Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 7 Agenda Strategis

7 Agenda Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Des 2021
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

Oleh : Jamal Makmur Asmani*

Duet KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah duet fakih-intelektual. KH. Miftachul Akhyar adalah sosok ulama yang berpetualang dari pesantren ke pesantren. Beliau berkarir dari bawah. Rais Syuriyah PCNU Surabaya, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, Wakil Rais Am, Pejabat Sementara Rais Am, dan akhirnya menjadi Rais ‘Am PBNU.

KH. Yahya Chalil Tsaquf adalah kader penerus ayahnya, KH. Chalil Bisri dan pamannya, KH. A. Mustafa Bisri. Gus Yahya, panggilan akrabnya, digembleng ayahnya, meneruskan studi di Krapyak, mendalami ilmu agama di Makkah, dan bergumul dengan dunia pergerakan kebangsaan.

KH. Miftachul Akhyar dikenal dengan penguasaan mendalam terhadap turast (khazanah keilmuan yang menjadi peninggalan ulama terdahulu, kitab kuning), khususnya fiqh, tasawuf, dan sejarah Islam. Banyak sumber yang menyatakan bahwa KH. Miftachul Akhyar sangat teliti dalam mengkaji dan menelaah hasil bahtsul masail yang diadakan LBM-NU (Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama).

Gus Yahya dikenal sebagai intelektual yang produktif melahirkan karya yang memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban dunia yang berbasis humanitas substansial. Bukunya PBNU (Pekerjaan Besar Nahdlatul Ulama) menggambarkan peran yang seharusnya dimainkan Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban dunia. Misalnya dalam konteks perdamaian, persaudaraan, dan kesejahteraan umat manusia.

7 Agenda Strategis 

Prestasi yang sudah ditorehkan KH. Said Aqil Siradj selama dua periode kepemimpinannya harus dilanjutkan dan dikembangkan Gus Yahya. Ada 7 agenda strategis yang layak menjadi prioritas.

1. Mengembangkan UNU 

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) sebagai lumbung kaderisasi harus dikembangkan, baik kualitas maupun kuantitasnya. 

2. Meningkatkan Lazisnu 

Kemajuan Lazisnu harus ditingkatkan supaya kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat secara keseluruhan. 

3. Memberdayakan LP Ma’arif 

Lembaga pendidikan ma’arif harus diberdayakan sumber daya guru, sarana prasarana, kekuatan finansial, dan networking relationship supaya mampu bersaing di level nasional dan global.

4. Optimalisasi Aswaja Center 

Aswaja center yang diinisiasi PWNU Jatim sudah saatnya dioptimalkan di seluruh cabang se-Indonesia. Aswaja center menjadi pusat edukasi, training, dan dinamisasi doktrin Aswaja supaya mampu merespons masalah-masalah kontemporer.

5. Dakwah Digital 

Fenomena Gus Baha’ yang punya pengaruh luas tidak lepas dari keberhasilan teknologi informasi, baik facebook, twitter, youtube, dan lain-lain. Para kiai dan kader-kader NU yang berkualitas harus disupport dengan teknologi modern supaya dakwah digital NU mampu mencerahkan dan menggugah kesadaran publik secara luas menuju nilai yang diajarkan Nabi Muhammad dan ulama salafus shalih. 

6. Menggali Manuskrip Ulama Nusantara 

NU adalah jangkar Islam Nusantara. Salah satu kekayaan Islam Nusantara adalah karya-karya ulama nusantara, baik yang bermukim di nusantara atau di luar negeri, seperti Makkah, Madinah, Mesir, dan lain-lain. Masih banyak karya ulama nusantara yang belum diterbitkan dan dikonsumsi publik. Saatnya NU menjadi pioner dalam menggali khazanah keilmuan ulama nusantara.

7. Fungsionalisasi Program Kaderisasi 

Kaderisasi mutlak dalam organisasi sebagai sarana efektif dalam melanjutkan dan mengembangkan potensi organisasi. PKPNU (Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama) dan MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama) harus disempurnakan kurikulum dan metodenya supaya menghasilkan kader penerus handal, militan, dan produktif dalam memajukan organisasi. 

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kekuatan, pertolongan, dan  kesuksesan kepada pengurus PBNU Masa Khidmat 2021-2026 di bawah duet kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Chalil Tsaquf, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Pelabuhan Bakauni-Merak,

Jum’at, 24 Desember 2021

*Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PC Lazisnu memberikan paket sembako kepada anak-anak yatim. Tentu targetnya bukan hanya untuk anak yatim, namun lebih kepada wali yang merawat anak yatim tersebut. TRANGKIL-PC Lazisnu Kabupaten Pati kembali memberikan paket sembako. Kali ini Lazisnu beraksi di Kecamatan Trangkil. Dengan ditemani Pengurus Lazisnu tingkat MWC, Minggu (19/4) kemarin PC Lazisnu menghabiskan 300 paket sembako untuk […]

  • PCNU - PATI

    Usai Ikuti Diklat Persidangan, PC Imbau Seluruh PAC Turba ke Ranting

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Pati mengimbau seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) mengadakan follow up setelah mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Persidangan. Wakil Ketua I PC IPNU Pati, Rekan Ahmad Khoirul Anam mengatakan bahwa imbauan ini bertujuan agar pengetahuan yang didapat dari Diklat Persidangan dapat tersampaikan ke Pimpinan Ranting. “Ilmu Diklat persidangan […]

  • Sehari Dua Agenda, Mulai Koin NU Hingga Sosialisasi UU PKDRT

    Sehari Dua Agenda, Mulai Koin NU Hingga Sosialisasi UU PKDRT

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    WINONG-Sosialisasi koin NU masih Gencar dilaksanakan oleh Lazisnu dan PCNU Pati. Minggu (19/1) Kemarin sosialisasi ini diadakan di Kecamatan Winong. Pesertanya beragam, mulai pengurus MWC, Ranting hingga Banom. Pengurus Banom yang paling banyak berasal dari para pengurus Fatayat NU Winong. Pengurus Cabang NU Pati bersama PC Fatayat NU dan PAC Fatayat NU Winong usai sosialisasi […]

  • Direktur

    Direktur

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Jika tulisan rabu lalu, saya tulis dengan sedih berlapis lapis dan hati gemuruh tak tentu arah. Namun berbeda dengan hari ini saya menulis dengan riang gembira dan emosi yang meronta ronta. Atas ketidak adilan, atas semua kebisuan atau bahkan dengan segala ritme ritme yang sudah berjalan. Sebelum melanjutkan tulisan ini, […]

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

  • Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

          Pcnupati.or.id-Pati – Setelah terlaksana di zona 1 MTs Hasyim Asy’arif Jompong, Kradenan, Kabupaten Blora, Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 2 terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Kepala MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Drs. […]

expand_less