Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Ketika Cinta Over Protektif

Ketika Cinta Over Protektif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
  • visibility 607
  • comment 0 komentar

 

Cintailah cinta dengan sewajarnya, karena cinta yang berlebihan akan membuatmu buta, tak bisa membedakan mana hitam dan mana putih. Bisa jadi pula berlebihan dalam urusan cinta akan berbalik menjadi benci tak terobati. Meskipun kita semua tahu, cinta adalah fitrah manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Tanpa adanya cinta dalam diri manusia kita tak ubahnya mayat hidup sebelum dikuburkan. Maka sewajarnya dalam bercinta dan memaknai cinta.

            Buku yang bertajuk dua wajah cinta ini, menceritakan kisah cinta yang berbeda. Jika dua perempuan rebutan satu laki-laki yang tidak ada hubungan kekeluargaan itu hal yang lumrah sekali, akan tetapi dalam novel ini seorang Ibu Aminah sangat mencintai anaknya Haikal sehingga berebut dengan menantunya. Naia istri Haikal.

            Haikal berprofesi sebagai Dokter yang baik hati dan suka menolong terhadap pasien yang sedang kebingungan soal biaya. Dia selalu menjadi penolong pertama ketika ada pasien tidak punya uang untuk membayar biaya perawatan di rumah sakit. Bagi Haikal menolong seseorang yang sedang membutuhkan adalah soal kemanusiaan. Dia tidak bisa membiarkan orang-orang yang tidak mampu seperti mereka tidak mendapatkan tidak mendapat kesempatan mendapat perawatan yang layak di rumah sakit. (hal 42)

            Dari budi pekerti seperti itulah, kemungkinan sang Ibu tidak dapat membedakan cinta terhadap anak dan cinta terhadap suami. Sehingga meskipun Haikal anaknya sudah menikah akan tetapi tidak dapat memberikan kebebasan terhadapnya untuk sekedar mengungkapkan cinta terhadap istrinya yang baru sebulan di nikahi Haikal.

            Satu bulan telah berlalu, dan tak ada hal yang lebih menyakitkan dari pada merasa disia-siakan oleh suaminya sendiri. Selama satu bulan itu Naia belum pernah mendapatkan nafkah batin dari Haikal sejak kali pertama mereka menikah. Semua itu dipicu bukan lantaran keegoisan dan sikap dingin Haikal yang telah menelantarkan dirinya selaku istri yang sah dan berhak mendapatkan semuanya, termasuk cinta dan kasih sayang dari suami tercinta. Haikal sendiri juga merasa tersiksa dengan kondisi seperti itu dan Naia mengetahui semuanya.

            Ketidaksempatan mereka untuk menjali kemesraan berdua karena sang Ibu yang selalu hadir di setiap malam-malamnya bersama Naia. Entah sampai kapan keadaan itu akan berakhir. Menunggu Ibu Aminah menghentikan sikap posesifnya kepada anak satu-satunya, atau melakukan tindakan tegas atas semua sikap yang ditunjukan sang Ibu selama ini.(hal 51)

            Padahal sifat posesif itu sikap yang sering muncul dalam sebuah hubungan asmara. Dan sifat posesif merupakan kumpulan dari rasa tidak aman, tidak percaya diri, kesepian dan ketergantungan dan takut kehilangan karena rasa cinta yang berlebih. Novel ini menceritakan bagaimana cinta seharusnya, bagaimana cinta yang sebenarnya, cinta seorang Ibu terhadap anaknya berbeda dengan cinta seorang istri terhadap suaminya.

            Novel tentang wanita Ibu dan Istri ini, berusaha mengungkapkan dengan penuh perbedaan, apabila cinta Over Protektif itu bukan ke bahagian yang didapatkan melainkan kesedihan yang tak berujung. Selamat membaca. ( Niam At-Majha, Petani Kopi)

 

Judul               :  2 Wajah Cinta

Penulis             : Abhie Albahar

Penerbit           : Alvabet

Tahun Terbit   : Juli 2016

Tebal               : 258 hlm

ISBN               : 978-602-9193-90-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedah buku “Sing Penting Nulis Terus”

    Bedah buku “Sing Penting Nulis Terus”

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-85, Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM) kemarin,  LPS Cendekia mengadakan acara bedah buku dengan judul “Sing Penting NUlis Terus” karya Hamidullah Ibda M.Pd. Acara ini dibuka resmi oleh H. Baidlowi Ahmad S. Pd.I dan ditutup dengan do’a oleh H. Ali Makhtum di Aula MA […]

  • Muskerwil-VI BEM PTNU Jateng-DIY Dibuka Hari Ini

    Muskerwil-VI BEM PTNU Jateng-DIY Dibuka Hari Ini

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    PURWOREJO-Pagi tadi, Jumat (2/8) Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi NU se-Jawa Tengah dan DIY menggelar Musyawarah Kerja Wilayah-VI (Muslerwil). Kegiatan yang remcananya berlangsung hingga Minggu (4/8) ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional. Sebut saja KH. Ahmad Chalwani (Wakil Rois Syuriyah PW-NU Jawa tengah), Taj Yasin (Wakil Gubernur Jawa Tengah), Abdul Kadir Karding (Anggota DPR RI), Dr. […]

  • PCNU-PATI Photo by Toa Heftiba

    Anak Bukan Boneka

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan sebuah kisah. Tentang pengabdian seorang anak perempuan kepada ibunya. Pengabdian menurut saya sangat berlebihan, hingga membuatnya tak berani bahkan takut untuk bertindak atas pilihannya sendiri. Awal kisah bermula saat anak ini masih duduk di bangku SMA. Ia dipaksa untuk menikah oleh sang ibu dengan laki-laki yang […]

  • Lailatul Ijtima’  MWCNU Wedarijaksa

    Lailatul Ijtima’ MWCNU Wedarijaksa

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pati. Apabila Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati, mempunyai program  Turba ke MWC se-kab. Pati yang di namakan dengan Naharul Ijtima’  pada jum’at  terakhir di setiap bulannya. Sedangkan Majlis Wakil Cabang Kecamatan Wedarijaksa mempunyai program hampir sama, yaitu kinsolidasi organisasi dan turba ke ranting- ranting, akan tetapi dilakukan pada malam hari yaitu dengan Lailatul Ijtima’. […]

  • Matsna Ajak Kader IPNU Sambut Bulan Ramadan dengan Kegiatan Positif

    Matsna Ajak Kader IPNU Sambut Bulan Ramadan dengan Kegiatan Positif

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengajak seluruh kader mengadakan kegiatan positif dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. “Sebagai pelajar mari kita lebih kokohkan semangat dalam belajar berjuang dan bertaqwa yang merupakan perinsip perjuangan dan jati diri seorang pelajar,” ungkapnya. Ia mencontohkan, kegiatan yang dapat […]

  • Pertama di Indonesia  PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    Pertama di Indonesia PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

      Pati PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan kegiatan akreditasi pada Kamis (19/2/2021) di Kecamatan Tayu. Ini merupakan akreditasi pertama yang dilakukan oleh IPNU IPPNU di Indonesia.  Mohammad Salman, ketua PC IPNU Kab. Pati mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah dilakukan kegiatan klasterisasi di bulan Januari dan bulan Februari ini agendanya dilaksanakan akreditasi terhadap pimpinan ranting, […]

expand_less