Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
  • visibility 466
  • comment 0 komentar
Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati

GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi (MTDH), Jogja. 

Motto hidup tersebut, bagi Eko bukan sekadar jargon. Namun bersama rekan-rekannya di MTDH, ia mewujudkan jargon tersebut melalui langkah kecil yang nyata, yaitu qurban ramah lingkungan. 
“Ide qurban ramah lingkungan ini dari ketua umum MTDH, Habib Muhammad Baha’uddin, putranya Habib Luthfi Bin Yahya,” tutur Eko. 
Berlokasi di Ponpes Al Hasan, Kapanewon, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pelaksanaan qurban ramah lingkungan ini berlangsung Rabu (21/7) pagi.  Konsepnya, lanjut Eko, plastik kresek yang biasa digunakan untuk membungkus daging, diganti dengan daun jati dan besek (kotak makan dari anyaman bambu-red). 
Pihaknya memerlukan sedikitnya dua ratusan besek untuk membungkus daging dari sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih di Ponpes Al Hasan tersebut.
“Dawuh dari Habib Baha’uddin, bungkusnya memang harus dari bahan yang aman. Dari alam,” lanjutnya. 
Meskipun terkesan sepele, namun langkah ini bisa menjadi teladan bagi ummat islam dalam menyelenggarakan qurban. Dengan menggunakan bahan alami seperti daun jati sebagai pengganti plastik, upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan lingkungan. 
“Dalam momen idul adha, ada berapa juta plastik yang dipakai. Jika semua panitia qurban mau beralih ke bungkus dari bahan alam insya allah menjadi jariyah kita untuk bumi tercinta dan anak cucu,” papar Eko. 
Dirinya menuturkan, bahwa langkah kecil tersebut jika dilakukan bersama-sama minimal ketika idul adha, akan memberi dampak besar bagi bumi. 
“Kalau kita belum bisa ikut melestarikan lingkungan, minimal kita tidak ikut merusaknya,” ungkap dia. 
Penggunaan plastik secara berlebih, memang dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Sebab, bahan plastik membutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk bisa diurai oleh tanah. 
Dalam qurban ramah lingkungan tersebut, ada sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih boleh MTDH. Dagingnya, dibagikan ke warga sekitar Ponpes Al Hasan. Selain ramah lingkungan, kegiatan semacam ini juga memiliki nilai estetis dan keunikan tersendiri.(karim/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Membaca Nurcholis Majid

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Namun, Cak Nur juga memberikan pertanyaan tentang sampai manakah mahasiswa di dalam mempertahankan idealisme nya tersebut? Apakah hanya sampai pada saat menjadi mahasiswa aktif? Atau bahkan sampai pada saat mereka sudah menjadi bagian daripada pemerintah itu sendiri? Cak Nur mulai mengkhawatirkan pertanyaan tersebut akan terjawab dengan kenyataan bahwa mahasiswa akan berhenti idealis apabila sudah menjadi bagian daripada pemimpin […]

  • Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah diterjang angin puting beliung, Sabtu (15/2/2025) sore. Akibatnya, puluhan rumah di tiga desa rusak. Tiga desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Tambahmulyo, Desa Gabus dan Desa Penanggungan. Angin puting beliung itu datang sekitar pukul 15.00 WIB. Desa yang mengalami kerusakan terparah yakni Desa […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • Rutinan Fatayat NU Desa Tegalarum Dihadiri Dokter RSI

    Rutinan Fatayat NU Desa Tegalarum Dihadiri Dokter RSI

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOYOSO-PAC Fatayat NU Kecamatan Margoyoso bekerjasama dengan Pimpinan Ranting Desa Tegalarum menggelar pertemuan rutin di Desa Tegalarum. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (3/3). Pesertanya terdiri dari semua anggota PAC Fatayat NU Margoyoso. Bukan hanya itu, perwakilah masing-masing pengurus ranting juga hadir. Namun, dalam pertemuan rutin tersebut ada yang istimewa. Pasalnya, selain kader Fatayat setempat, […]

  • LI Dirobohkan, NU Berterimakasih kepada Pemda

    LI Dirobohkan, NU Berterimakasih kepada Pemda

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati (ke dua dari kanan) menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah dan Ormas yang telah berusaha keras merealisasikan perobohan LI PATI – Penantian selama 23 tahun akhirnya terwujud. Lokalisasi terbesar Kabupaten Pati, Lorok Indah telah berhasil dirobohkan, Kamis (3/4) tadi.  Perobohan bangunan ini merupakan kerja keras beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) yang […]

  • ASN Kemenhaj Pati WFH setiap Jumat, Bagaimana Nasib Pelayanan Haji?

    ASN Kemenhaj Pati WFH setiap Jumat, Bagaimana Nasib Pelayanan Haji?

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.776
    • 0Komentar

      PCNUPati – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pati ikut melaksanakan kebijakan ’work from home’ (WFH) atau bekerja dari rumah setiap hari jumat. Pelayanan pun dialihkan secara online. ​Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Pati, Umi Istianah, menjelaskan kebijakan ini diterapkan usai terbitnya surat edaran dari Menteri Pendayagunaan […]

expand_less