Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam, Perang dan Perdamaian

Islam, Perang dan Perdamaian

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
  • visibility 11.493
  • comment 0 komentar
Oleh: Jamal Ma’mur Asmani
Perang di Timur Tengah sejak Ramadlan 1447 H. menyita perhatian publik, baik di dunia nyata maupun online. Perang terjadi secara offline dan digital. Isu agama mencuat tajam. Pihak Iran menyebut ini ada perang agama sehingga umat Islam dunia harus mendukung Iran. Sedangkan Amerika lewat Menteri Pertahanan menyatakan bahwa ini adalah perang melawan Islam.
Bagaimana pandangan Islam ?
Islam dari akar katanya adalah salima, selamat, atau aslama, penyerahan diri atau menebarkan kedamaian. Artinya, Islam adalah agama yang mengajak dan membumikan kedamaian, persaudaraan dan keselamatan, tidak hanya dalam kehidupan dunia, tapi juga akhirat. Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir (jilid 2:194) menjelaskan makna Islam adalah salam (perdamaian), shulh (berdamai), khudhu’ wal inqiyad lillah (patuh, merendah, dan tunduk kepada Allah).
Hadis terkenal adalah: al-muslimuna man salima al-muslimuna min lisanihi wa yadihi (H.R. Bukhari-Muslim). Orang muslim sesungguhnya adalah orang yang mulut dan tangannya tidak membahayakan orang lain. Salah satu bukti kemabruran haji seseorang adalah ifsyaus salam (menyebarkan perdamaian). Ini menunjukkan bahwa Islam menjadikan perdamaian sebagai pondasi yang menjadi akar ajaran agama suci ini.
Oleh sebab itu, persaudaraan, merajut persahabatan, meminimalisir konflik, menggalang persatuan, dan mencari titik persamaan adalah hal-hal yang diajarkan dalam Islam sehingga perdamaian bisa terwujud dengan kokoh. Inilah strategi efektif yang berhasil dilakukan Nabi ketika membangun kota Madinah yang asal penuh konflik dan agitasi berubah menjadi kota yang damai, penuh toleransi, dan berjalan dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Piagam Madinah yang dideklarasikan Nabi mencerminkan visi kebangsaan Nabi yang pluralistik dan demokratis dengan mengedepankan kerja-kerja sosial politik dan menampilkan agama secara ramah, inklusif dan solutif.
Secara relasional, hubungan umat Islam ada yang dengan sesama muslim dan ada yang maupun dengan nonmuslim. Hubungan umat Islam dengan sesama muslim adalah hubungan persaudaraan hakiki, lahir dan batin, saling menghormati, membantu, dan bekerjasama dalam kebaikan dan ketakwaan. Sedangkan hubungan dengan nonmuslim adalah hubungan kemanusiaan yang harus saling menghormati dan menolong satu dengan yang lain untuk tujuan kolektif, yaitu membangun peradaban kemanusiaan yang menitikberatkan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kedamaian.
Dalam rahim Nahdlatul Ulama, ada pemikiran progresif dari KH. Ahmad Shiddiq, yaitu trilogi ukhuwwah, yang terdiri dari ukhuwwah islamiyyah (persaudaraan antar sesama umat Islam), ukhuwwah wathaniyyah (persaudaraan antar sesama warga negara) dan ukhuwwah insaniyyah-basyariyyah (persaudaraan antar sesama manusia lintas negara). Dari penjelasan di atas, sangat jelas bahwa Islam adalah agama yang berbasis perdamaian dan mendorong pemeluknya dalam memperjuangkan perdamaian sepanjang masa.
Perang
Namun mengapa dalam sejarah Islam ada perang ? sejarah membuktikan bahwa Nabi terlibat dalam perang Badar, Uhud, Fathu Makkah, dan lain-lain. M. Quraish Shihab dalam buku Sirah Nabi Muhammad menjelaskan beberapa prinsip perang dalam terdapat dalam Q.S. al-Baqarah 2:190 dan 193.
Pertama, peperangan dilakukan karena Allah, bukan ambisi pribadi dan golongan, bukan untuk meraih keuntungan duniawi yang terlepas dari Ilahi. Kedua, peperangan dibenarkan kepada mereka yang melakukan agresi dan tidak boleh kepada pihak yang cinta damai. Ketiga, dalam peperangan tidak boleh melampaui batas kewajaran. Anak-anak, perempuan dan orangtua tidak boleh dijadikan sasaran. Tidak diperbolehkan juga membumihanguskan lokasi dan lain-lain. Keempat, peperangan berakhir ketika sudah tidak ada penganiayaan dan ketaatan hanya untuk Allah.
Melihat keterangan di atas, maka sangat jelas bahwa basis utama Islam adalah perdamaian. Peperangan diperbolehkan dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan menegakkan keadilan. Visi besar Islam inilah yang harus terus dipromosikan supaya dunia penuh dengan pesan-pesan perdamaian, persaudaraan dan kebahagiaan lahir batin.
Maka, perang Amerika Israel dengan Iran sekarang ini harus segera diakhiri. Masing-masing pihak harus kembali ke meja perundingan untuk mencapai kesepakatan damai yang disepakati kedua belah pihak dengan asas keadilan kolektif. Amerika Israel tidak boleh lagi bertindak sepihak dengan melanggar hukum internasional dengan cara-cara yang menyalahi prinsip kemanusiaan dengan membunuh anak-anak. Iran juga harus menyampaikan komitmen total untuk melakukan deeskalasi dengan program nuklir untuk kebutuhan industri, bukan untuk persenjataan. Israel juga harus dinetralisir dari produksi senjata nuklir seperti suara Iran.
Akhirnya, pelajaran sangat berharga dari perang ini adalah tanggungjawab besar umat Islam dunia untuk melakukan optimalisasi potensi dalam rangka mengembangkan kualitas pendidikan, ekonomi, kebudayaan, sosial, dan pertahanan keamanan di tengah kompetisi dunia yang sangat dinamis, kompetitif dan eskalatif.
*Dosen IPMAFA Pati, Wakil Ketua PCNU Pati
  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membumikan Green Ramadan

    Membumikan Green Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kemarin, saya menulis Ramadan Ramah Lingkungan. Tulisan ini sebenarnya lanjutan dari ide pokoknya. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah, refleksi diri, dan peningkatan spiritualitas harus diwujudkan serratus persen. Namun, di balik ibadah yang mulia, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • LP Ma’arif PBNU Tampilkan Madrasah Inklusif Dan Inovasi Teknologi

    LP Ma’arif PBNU Tampilkan Madrasah Inklusif Dan Inovasi Teknologi

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif PBNU menampilkan Madrasah Inklusif dan Inovasi Teknologi  oleh Madradah Dibawah LP Ma’arif Jateng pada Pameran Pendidikan Kementerian Agama RI. Dalam kesempatan itu, LP Ma’arif Jateng mewakili LP Ma’arif PBNU di Expo Pendidikan dalam Rangka Hari Disabilitas Internasional tahun 2024 pada 3-4 Desember 2024 di Jakarta. Kegiatan itu adalah kegiatan yang […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Pati. Fatayat, Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, […]

  • Seribuan Jemaah Haji Pati Sampai di Kampung Halaman

    Seribuan Jemaah Haji Pati Sampai di Kampung Halaman

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.948
    • 0Komentar

    Pati – Seribuan jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah telah sampai di kampung halaman. Mereka dari kloter 43, kloter 49, kloter 50, kloter 51 dan kloter 52. Rinciannya kloter 43 yang berjumlah 2 jemaah sampai di Kabupaten Pati pada Selasa(16/6/2026) malam lalu, 143 jemaah haji Kloter 49 pulang pada Kamis (18/6/2026) malam, 348 jemaah […]

  • Luwur Makam Syekh Jangkung Dikirab

    Luwur Makam Syekh Jangkung Dikirab

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 937
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ribuan warga tumpah ruah dalam perayaan kirab luwur  makam Syekh Jangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Sabtu (11/1/2025) siang. Acara tahunan ini menjadi momen sakral bagi masyarakat setempat untuk menghormati sosok ulama karismatik yang turut menyebarkan Islam di wilayah Pati. Kirab dimulai dengan mengarak luwur makam Syekh Jangkung, diikuti punggawa […]

expand_less