Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
  • visibility 546
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Jadul Maula

Dewasa ini berbagai tantangan kehidupan kebangsaan kita semakin abstrak, dan kemudian hal itu berdampak nyata berupa absurdnya aktualisasi nilai-nilai kebangsaan kita. Saat ini kita cenderung lebih memuja sesuatu yang verbal, yang hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material, dan menomorduakan yang substansial dan spiritual.

Lesbumi atau Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia yang merupakan bagian dari lembaga ormas NU memiliki peran strategis dalam upaya mengembalikan spirit dan cara pandang kehidupan berkebangsaan kita. Spirit nasionalisme itu dibangun dengan terlebih dahulu membangun jiwa, baru kemudian badan. “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”. Upaya strategis Lesbumi untuk mengembalikan kemerdekaan jiwa kebangsaan ini dilakukan dengan cara mengembalikan kegembiraan kultural dan kedaulatan spiritual warga bangsa Indonesia.

Gerakan Kebudayaan ini memiliki landasan teologis yang selama ini dianut oleh warga Nahdlatul Ulama, yakni yang berpijak pada kaidah tawasuth, tawazun dan tasamuh serta amar ma’ruf nahi munkar. Gerakan Kebudayaan yang dikampanyekan Lesbumi ini mencakup upaya-upaya kongkrit untuk mengembalikan spirit kebudayaan ini pada garis fitrahnya. Hidup berkebudayaan adalah jalan hidup yang menjadikan jiwa atau ruh sebagai titik pijak, yang kemudian pemihakannya pada dimensi kehidupan sosial kemasyarakatan. Berpijak pada nilai-nilai suci, berpihak pada kemanusiaan yang hakiki. Lesbumi berkebudayaan “bil jismi wal ruuhi”.

Di sisi yang lain, kehidupan berkebudayaan kita saat ini masih digiring oleh trend, baik secara politik maupun ekonomi serta perkembangan teknologi. Massifnya kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi melahirkan transisi nilai yang mengkhawatirkan. Beragam wisdom dan kearifan lokal serta kegembiraan kultural kita seolah dirampas oleh penjajah baru yang datang tidak membawa senjata perang. Nampak jelas pergeseran nilai-nilai dari yang semula berpijak pada acuan luhur, berpindah pada pragmatisme dan sesuatu yang profan, tidak substansial.

Peristiwa resolusi jihad NU tahun 1945 itu secara substansial adalah mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia “bil jismi war ruuhi”, badaniah dan batiniah . Sebuah kesadaran akan kewajiban total bagi setiap individu bangsa untuk berjuang melawan agresi, terutama bagi mereka yang berjarak 70 km dari medan pertempuran di Surabaya. Dus, resolusi jihad itu sampai sekarang belum dicabut.

Karena itu signifikansinya adalah “kewajiban” untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa ini masih terus berlaku.  Dalam konteks ini, gerakan kebudayaan yang diprogramkan Lesbumi adalah bagian dari menjalankan kewajiban jihad mempertahankan jiwa kebangsaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Ketua Umum PP Lesbumi PBNU

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

    Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi. Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar. Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang […]

  • Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Jumat (3/1) merupakan hari ulang tahun Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa (PN). Hari ini, PN berusia 39 tahun sejak didirikan. Menanggapi Hari Ulang Tahun (HUT) Pagar Nusa tahun ini, Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim mengimbau kepada kader-kader PN agar serius dalam berkhidmat di Banom NU yang bergerak di bidang seni bela […]

  • Photo by Colin Watts

    Ontran – Ontran

    • calendar_month Ming, 18 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Resahku kali ini karena udah masuk musim pemilu. Gegeran di medsos sudah tidak bisa di filter lagi. Yang sana nyerang sini. Yang sini nyerang sana. Uwes gak tahu lagi mana yang benar. Ada yang bilang kejadian 98 itu bukan dalang si ini. ada yang bilang pengajuan MK karena awalnya dari itu. […]

  • Bangun Kepemimpinan Bisnis Era Digital, MWC NU Susukan Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pelatihan Literasi dan Jurnalistik

    Bangun Kepemimpinan Bisnis Era Digital, MWC NU Susukan Gandeng Fakultas Dakwah UIN Saizu Gelar Pelatihan Literasi dan Jurnalistik

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.997
    • 0Komentar

      BANJARNEGARA, 19 Juli 2026 – Guna mencetak kader yang adaptif dan berdaya saing di era teknologi, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, menggelar Pelatihan Literasi Digital dan Jurnalistik. Acara strategis yang mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Bisnis yang Kuat di Era Manajemen Digital” ini dilaksanakan di Gedung MTs Ma’arif NU […]

  • Bupati Haryanto (baju hitam) memberikan sambutan dalam sambangannya di Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong

    Safari ke Gembong, Bupati Disambut Mustasyar PCNU

    • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    GEMBONG – Bupati Pati, Haryanto menyambangi Masjid Besar Baitul Muttaqin Gembong pada Senin (11/4) bertepatam dengan hari ke-sembilan Ramadhan. Kehaditannya kali ini dalam rangka safari ramadhan dengan kegiatan inti, Shalat Tarawih berjama’ah. Kehadiran Bupati, disambut langsung oleh Ketua Takmir, yang juga Mustasyar PCNU Pati, KH. Imam Shofwan serta ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin, sekaligus […]

  • Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

    Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Batam, NU OnlineWakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menyampaikan ceramah khusus dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Lakpesdam NU di Asrama Haji Kota Batam, Selasa (14/4) malam. Menurut As’ad, Lakpesdam yang dirintis oleh Ketua Umum PBNU Gus Dur waktu itu hadir sebagai trobosan yang […]

expand_less