Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

Santri sekaligus Anggota Banser Panggungroyom Wedarijaksa Menjadi Korban Pengeroyokan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
  • visibility 575
  • comment 0 komentar

Pcnupari.or.id. – Seorang santri asal Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, yakni Muhammad Aufal Maromi (23) menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan orang di Prawirotaman, Mergangsan, Yogyakarta, Rabu (23/10/2024) malam. Aufal merupakan seorang santri Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Jogja.

Kejadian pengeroyokan itu bermula saat Aufal bersama dengan seorang temannya yakni Shafiq Faskha (19), warga Rembang, tengah membeli sate sekira pukul 21.20 WIB di daerah tersebut. Namun secara tiba-tiba, mereka dikeroyok oleh sejumlah orang yang tidak dikenal.

Akibat pengeroyokan itu, Shafiq mengalami luka robek pada perut bagian kiri dan luka memar di bagian kepala, tangan, dan kaki karena pukulan balok dan kursi. Dia harus mendapat tiga jahitan. Sementara Aufal mengalami luka di kepala, tangan, dan kaki akibat pukulan benda keras.

Buntut dari kejadian ini, ribuan santri melakukan aksi damai di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (29/10/2024) pagi. Aksi bertajuk “Santri Memanggil” ini sebagai bentuk solidaritas untuk kedua korban. Massa aksi meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus tersebut, sekaligus meminta agar peristiwa kriminal yang dilatarbelakangi akibat minuman keras tidak terulang kembali.

Sementara itu pihak Kepolisian mengaku telah mengamankan 7 orang pelaku pengeroyokan tersebut. Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Darma menyebut, ketujuh pelaku yang diamankan antara lain berinisial V, N alias E, F, J, Y, T, dan R alias C.

Hingga kini, Polisi masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku. Termasuk pelaku yang melakukan penusukan serta kemungkinan adanya pelaku lainnya.

Di balik kasus tersebut, seorang korban asal Kabupaten Pati, yaitu Aufal merupakan santri tulen dan aktif di Badan Otonom (Banom) NU. Berikut Wartaphoto rangkum fakta-fakta tentang korban.

Menjadi Santri Sejak Remaja
Aufal menghabiskan waktunya untuk menempuh pendidikan di madrasah dan juga pesantren sejak masih remaja. Sebelum mondok di Krapyak Jogja, ia menjadi santri di Ponpes Mansajul Ulum, Cebolek Kidul, Margoyoso Pati, asuhan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Pati, KH. Liwa’ Uddin.

Kiai Liwa’ pun mengecam keras adanya kejadian pengeroyokan yang menimpa salah satu alumnus pondoknya itu.

“Yang jelas RMI Pati mengutuk keras kekerasan dengan segala motif apapun, terutama yang menimpa santri di Jogja. Kami berharap polisi dengan segudang profesionalitasnya bisa mengusut tuntas dan menjadikan orang-orang yang melakukan penganiayaan menjadi insaf kembali ke jalan yang baik dan punya kesadaran,” kata dia.

Ia menjelaskan, kasus pengeroyokan itu terjadi akibat aksi salah sasaran. Bahkan, juga dipicu oleh pengaruh minuman keras. Sehingga ia berharap pihak kepolisian segera mengusut dengan tuntas dan cepat kejadian tersebut.

“Kami harap tindakan tindakan membabi buta seperti itu tidak ada lagi di Jogja dan di kota-kota lain. Terutama dalam hal yang bisa mengganggu anak dalam menempuh pendidikan,” harap dia.

Korban Adalah Anggota Banser
Aufal merupakan seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Dia juga telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna Koordinasi Satuan Cabang (Satkorcab) Pati pada Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Wedarijaksa, 14-16 Juli 2023 lalu.

Aufal juga merupakan anak dari Rois Syuriyah Ranting Nahdlatul Ulama Panggungroyom Wedarijaksa, Kiai Abdul Jalil.

“PCNU Kabupaten Pati turut prihatin dengan adanya peristiwa penusukan santri di Yogyakarta yang juga salah satu korbannya asli Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa dan tercatat sebagai anggota Banser Pati. Kami juga memohon agar penegak hukum segera menindak pelaku. Dan kami mengimbau kepada santri Pati agar tetap tenang dan waspada dengan situasi kondisi saat ini,” kata Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim saat dikonfirmasi. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Ahmedsaborty

    Biografi Imam Malik

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar
  • Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA. Pertemuan selapanan PAC Ansor Wedarijaksa dan Satkoryon Banser Wedarijaksa di rumah Masrukin, Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, (12/04/2020). Agenda pertama perkenalan Kasatkorcab Banser Pati, Ashadi, yang baru menjabat dan memimpin dua tahun kedepan sampai 2022. Acara dimulai dengan pembacaan Rotibul Hadad, tahlilan, dan yasinan yang dipimpin oleh Fikrul Umam. “Perkenalkan nama saya Ashadi, saya sebagai […]

  • Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    Zona 2, GLM Ramadan Terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Pati

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

          Pcnupati.or.id-Pati – Setelah terlaksana di zona 1 MTs Hasyim Asy’arif Jompong, Kradenan, Kabupaten Blora, Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 2 terlaksana di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Kepala MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo Drs. […]

  • PCNU-PATI Photo by Alexandros Giannakakis

    3 Langkah Mengenali Diri Sendiri

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Mengenali diri sendiri itu sangat penting. Namun kadang kala hal itu justru diabaikan. Kita justru lebih sering memahami sifat orang lain ketimbang diri kita sendiri. Lalu bagaimana cara memahami dan mengenali diri sendiri? Ada beberapa cara mengenal diri sendiri yang bisa kalian coba. 1. Tulis di buku catatan harian Kalian bisa […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Kadar Bahagia itu Berbeda

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Minggu lalu saya tak menulis seperti biasanya. Namun kali ini saya ingin menuliskan sedikit unek-unek yang saya rasakan tentang fenomena beberapa hari terakhir ini yang tengah viral. Perdebatan antara Childfree Versus punya anak. Meski saya menyadari dalam tulisan kali ini pun pasti tak runtut layaknya seorang penulis pada umumnya. Maklum, saya masih […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

expand_less