Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Pernikahan Kritis Part I

Pernikahan Kritis Part I

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
  • visibility 553
  • comment 0 komentar

Oleh : Elin Khanin

“Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?”

“Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.”

“Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.”

“Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. Mas bisa kan tabayun baik-baik?” Najila mulai putus asa menghadapi suaminya yang cemburu buta.

“Kamu masih mau mengelak? Foto-foto mesramu dengan lelaki bule itu sudah menjelaskan semuanya.” Emosi Sahnun kian tersulut.

 

“Foto-foto?” Najila mengernyit.

“Aku nggak nyangka putri Kiai sepertimu bisa bertindak di luar batas. Kalau kamu ingin balas dendam bukan begini caranya!”

 

Najila menekan kepalanya yang terasa pening. Tak ada yang bisa ucapkan selain istighfar. Sahnun seolah tak memberinya celah sama sekali untuk membela diri.

 

“Siapa sih, Mas yang mau balas den—”

Dan sambungan telepon terputus begitu saja. Membuat Najila menghembuskan napas kuat-kuat. Pasang matanya yang nanar menatap layar ponsel dimana notifikasi muncul bertubi-tubi di sana. Sahnun mengirimkan beberapa bukti perselingkuhannya. Membuat pasang mata Najila seketika membola tak percaya. Bagaimana bisa?

 

Najila mengeklik satu persatu foto itu. Foto-foto dirinya bersama Ethan, lelaki bule kenalannya saat kuliah di Kanada.

Foto satu, dirinya sedang mengobrol secara intens dengan Ethan di depan kampus McGill. Foto dua, dia sedang tertawa bersama Ethan di dekat niagara falls. Foto tiga, dia yang memejamkan mata dan lelaki bule itu hampir mencium ….

Oh God. Najila memejamkan mata. Ia yakin dalang di balik semua ini adalah Ethan. Bule gila itulah yang mengirimkan foto-foto tersebut pada Sahnun.

Baiklah. Tentang foto-foto itu, Najila tidak mungkin lupa dengan kejadiannya. Dia memang sering bertemu dengan Ethan untuk urusan pekerjaan part time-nya. Namun Najila tidak mungkin menjelaskan secara panjang lebar melalui chat. Apalagi Sahnun sedang cemburu buta seperti ini. Itu hanya akan membuang-buang waktu dan energi saja. Ia juga tak yakin Sahnun akan percaya begitu saja jika dia berkata telah dijebak?

(Mas, sebaiknya kita bicara langsung deh. Kalau lewat chat takutnya akan semakin salah paham)

(Aku sudah mendapat banyak info soal Ethan. Dia memang tergila-gila padamu. Dan jika kamu juga tergila-gila padanya, aku bisa apa? Kamu memang nggak pernah mau ngerti posisiku)

Najila sedang membaca pesan balasan, tapi seolah-olah ia bisa melihat Sahnun mencerocos panjang lebar di depan wajahnya dengan bola mata yang berkilat-kilat penuh kemarahan. Membuat Najila terpegun. Bagaimana bisa lelaki itu memutar balikkan fakta—memposisikan dirinya adalah korban, sedangkan Najila adalah penjahatnya. Padahal, siapa yang selama ini paling banyak disakiti?

(Kamu nggak percaya aku nggak bakalan nyentuh Saina selama kamu di Kanada. Oke, memang udah saatnya membuktikan bahwa kamu benar. Aku nggak bakal bisa sekuat itu ….)

Ah, Najila tidak tahan lagi. Telinganya terasa pengang oleh teriakan yang ia tak tahu berasal darimana. Ia ingin bergerak dan berharap semua ini hanyalah mimpi, lalu segalanya berubah saat ia terbangun. Ia dan Sahnun masih bisa memperjuangkan lagi biduk rumah tangga yang mereka bangun selama berpuluh tahun. Jujur, tak semudah itu mencabut akar cinta yang sudah terlanjur bercokol kuat dalam hatinya. Namun ternyata, saat kelopak matanya tiba-tiba terbuka, ia hanya menemukan ruangan kosong, sunyi, dan gelap. Wangi aromaterapi camomile segera merajami hidungnya. Ia dekap guling erat-erat sambil mendesis lirih, “Astaghfirullah ….”

Satu hembusan napas terlepas. Ternyata memang mimpi. Mimpi itu lagi. Mungkin karena kejadian itu terlalu traumatis sehingga masuk ke dalam alam bawah sadar dan masih kerap terputar dalam mimpi. Atau mungkin karena Sahnun, mantan suaminya itu masih belum benar-benar rela melepasnya? Buktinya Sahnun masih kerap menghubunginya untuk sekedar bertanya kabar melalui chat seperti saat ini. Bukan chat seperti pada insiden beberapa bulan yang lalu, yang tadi masuk dalam mimpinya. Melainkan ….

(Keadaan kamu gimana? apa perutnya masih sering sakit kalau haid?)

Najila melenguh, memilih mengabaikannya dan meletakkan ponsel itu ke atas nakas lagi. Sejak palu diketuk dan ia resmi bercerai dari Sahnun, ia jadi sangat berhati-hati. Mereka memang memutuskan untuk masih berhubungan baik, tapi tentu tidak etis jika terlalu kerap menanggapi pesan-pesan Sahnun. Bisa-bisa setelah dituduh selingkuh dengan bule Kanada, ganti dituduh selingkuh dengan mantan suami? Sungguh itu tidak lucu.

Lagipula, kenapa Sahnun terkesan ingin tarik ulur begini. Setelah ia bersikap impulsif—menolak penjelasan apapun dari Najila dan menceraikannya?

Tapi, mungkin saja lelaki itu memang murni kasihan padanya, sehingga masih kerap menanyakan keadaan Najila dan penyakit yang ia derita. Ya benar, mungkin memang seperti itu. Jadi, Najila tak perlu baper dan memikirkannya terlalu serius. Dia harus ikhlas dan mencabut nama Sahnun hingga ke akar-akar dari hatinya. Ia tak boleh lagi menoleh ke belakang. Hidup tidak akan berakhir hanya karena sebuah perceraian. Dia masih bisa menjadi wanita yang berguna untuk orang banyak setelah gagal menjadi istri dan menantu yang baik. Ralat, istri dan menantu yang disia-siakan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.860
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Banyaknya kasus keracunan yang mencapai angka lima ribu lebih menjadikan program ini menunai kritik pedas. Wali murid dan publik sangat menyayangkan kasus keracunan ini. Analisis banyak kalangan menyatakan bahwa anggaran besar MBG yang mencapai 335 triyun ini jika tidak diawasi dengan ketat dan disiplin […]

  • Merancang Masa Depan Cermelang

    Merancang Masa Depan Cermelang

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya teladan bagi umat Islam, alangkah hebatnya apabila generasi Islam masa kini bisa menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap jejak langkah dan amal perbuatan. Serta mampu menepis kehadiran idola-idola dari kalangan selebritis masa kini yang lambat laun akan menggeser posisi Rasulullah di hati banyak kalangan muda sebagai sosok panutan suritauladan. Buku ini […]

  • Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang IPNU-IPPNU mengadakan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) di SMK Pelayaran Tayu, 29/7 kemarin, acara tersebut bertujuan untuk menguatkan perihal keanggotaan dalam IPNU-IPPNU, berdakwah, berfikir, beramal melalui organisasi. “Inti dari Makesta yaitu memberikan pemahaman tentang sebenarnya IPNU-IPPNU itu seperti apa, dan sejarah pendiriannya pun sudah jelas, lha tujuan kami sebagai Pengurus Cabang secara bertahap […]

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Donasi Uang Tunai Rp. 300 Juta Korban Semeru 

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pati berkunjung ke PCNU Kabupaten Lumajang pada sabtu (16/7) lalu. Maksud kunjungan ini adalah untuk menyerahkan donasi bagi warga yang terdampak erupsi Semeru akhir tahun 2021.  Pihak PCNU Kabupaten Pati terdiri dari Dr. Choiron selaku wakil ketua, Maskan selaku sekretaris, Dr. Qosim selaku ketua LKNU dan ketua NU Peduli Pati, serta perwakilan LAZISNU […]

  • PC Lazisnu Pati Selenggarakan Santunan Yatama

    PC Lazisnu Pati Selenggarakan Santunan Yatama

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- LAZISNU Kabupaten Pati, melaksanakan pendistribusian program santunan yatim piatu pada kegiatan peringatan 10 Muharam 1446 H, Rabu (17/07). Pada kegiatan tersebut LAZISNU bekerjasama dengan Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Asempapan Trangkil. Ali Muhtarom selaku penceramah yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut menyampaikan mengenai keafdholan memberikan santunan kepada anak yatim secara terang-terangan atau di kasihkan […]

  • Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.210
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Tradisi keagamaan yang sarat nilai spiritual kembali dihidupkan melalui kegiatan Selapanan sekaligus Syukuran Garasi Om Second yang digelar pada Selasa malam Rabu Legi, 13 Januari 2026, bertempat di Garasi Om Second, Blok A.5 Perum Graha Mandiri Residence Patemon, Kecamatan Gunungpati, Semarang. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi momentum rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus […]

expand_less