Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Berkesadaran

Berkesadaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
  • visibility 540
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pernahkah kalian merasa bahwa apa yang dilakukan orang tua kita justru malah membuat kita semakin tak bahagia? Meski dalilnya itu didasarkan untuk kebaikan kita? Atau pernahkah kalian merasa terbebani dengan permintaan-permintaan orang tua karena menganggap kita sudah dewasa dan seharusnya bisa mengabulkan segala keinginan tersebut?

Salah satu yang menurut saya beban adalah dengan pertanyaan kapan menikah. Saya sendiri sempat heran. Yang menikah dan menjalaninya siapa, yang grusa-grusu dan ingin cepat-cepat siapa. Bapak, Ibu dan semua keluarga, bahkan teman-teman dan beberapa rekan kerja menginginkan saya untuk segera menikah. Sebenarnya saya pun tak keberatan dengan permintaan itu, namun jika sudah memaksa itu yang saya tak suka.

Mereka selalu memakai alasan tunggu apalagi, usia kita sudah beranjak tua. Nanti kamu kalau tak bisa punya anak gimana. Dan sebagainya. Selalu begitu. Kadang saya sampai merasa risih. Memang, apa yang mereka sampaikan tersebut tak sepenuhnya salah, tetapi mbok ya jangan memaksakan kehendak pribadi terus menerus to.

Jika saya diberikan kesempatan bertanya, apakah posisi saya saat ini menjadi beban untuk mereka? Apakah mereka merasa malu karena masih menampung dan berinteraksi dengan seorang gadis yang tak kunjung menikah, terlebih gadis-gadis seumuran lainnya sudah menikah? Atau apakah mereka bisa menjamin jika menuntut saya untuk segera melepas masa lajang tersebut nantinya akan bisa membuat saya lebih bahagia?

Saya yakin jawabannya tentu tidak. Mereka hanya menempatkan dan memaksa saya untuk memenuhi standarisasi yang telah dibentuk oleh masyarakat tanpa bertanya tentang dan bagaimana kondisi serta keinginan saya. Mereka lebih melihat saya sebagai seorang anak perempuan yang tak bisa apa-apa dan harusnya tunduk saja pada standarisasi tersebut. Mereka tak melihat saya sebagai manusia pada umumnya yang boleh memiliki kesempatan untuk memilih sendiri jalan hidup yang saya inginkan.

Hari ini saya bahagia menikmati perjalanan hidup dengan lebih banyak berlatih berkesadaran. Sebab melalui latihan-latihan tersebut saya merasa tenang, dan menemukan sebuah kebahagiaan. Meski jalan yang saya pilih ini berbeda dari apa yang kebanyakan teman-teman saya lalui, tapi itu nyatanya tak membuat saya putus asa.

Bagi saya hidup berkesadaran tanpa menuntut dan memaksa diri harus sesuai standarisasi masyarakat yang ada adalah bentuk syukur dari apa yang diberikan gusti Allah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaksanaan Muktamar NU Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Mainnya

    Pelaksanaan Muktamar NU Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Mainnya

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

      Penetapan tanggal Muktamar NU JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan gelaran Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021. Ketetapan ini berdasarkan keputusan Konferensi Besar (Konbes) NU di Jakarta pada 26 September 2021 lalu. Ketetapan diputuskan ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil  Staquf, Ketua […]

  • Orang-Orang Daun Talas. Photo by Rendy Novantino on Unsplash.

    Orang-Orang Daun Talas

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Supporter bola memiliki loyalitas setinggi Burj Khalifa. Berbeda dengan pendukung olahraga lain, karakter fans sepak bola memang unik. Tragedi Heysel, Juventus VS Liverpool hingga yang teranyar, peristiwa Kanjuruhan menjadi saksi betapa setia para supporter cabang olah raga satu ini. Pada level tertentu, fanatisme semacam ini ‘cukup baik’. Seorang teman bercerita, bahwa […]

  • Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 641
    • 0Komentar

    PATI-Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Pati mengumumkan akan menghelat kejuaraan pencak silat antar sekolah. Rencananya, kompetisi tersebut akan digelar di Kecamatan Gabus tanggal 2 sampai dengan 22 September 2019. Kader-kader pencak silat Pagar Nusa sedang ‘memamerkan’ prestasi mereka (sumber gambar : dokumen LTN NU) Andif, panitia kegiatan tersebut mengajak agar semua sekolah, khususnya madrasah […]

  • Musim Hujan Tiba, LPBI NU: Air Bersih Masih Langka

    Musim Hujan Tiba, LPBI NU: Air Bersih Masih Langka

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    WINONG-Meskipun musim penghujan telah datang, namun kekeringan masih twrjadi di beberapa daerah. Kecamatan Winong misalnya. Selama awal musim penghujan ini, kebutuhan akan air bersih masih sukar terpenuhi. Pendistribusian air bersih di Winong kidul oleh Lazisnu, LPBI NU dan PMI Pati, Senin (25/11). Dihimpun dari LPBI NU Pati, penyebab utama fenomena ini merupakan dampak dari musim […]

  • Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong Resmi Diluncurkan

    Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

      ​PATI – Semangat gotong royong warga Nahdliyin di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, akhirnya membuahkan hasil nyata. Pada Rabu (1/7/2026), Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong yang terletak di Desa Pekalongan resmi diluncurkan. Fasilitas kesehatan ini menjadi simbol kemandirian jamaah dalam mendukung Jamiyah Nahdlatul Ulama. ​Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, KH Yusuf Hasyim, […]

  • PCNU-PATI

    Patungan, Siswa MI Gembong Ini Setor 4 Juta ke Lazisnu untuk Palestina

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Penggalangan donasi untuk membantu Warga Palestina masih terus dibuka. Salah satunya dilakukan oleh Lazisnu Pati. “Bulan Nopember ini kami buka gelombang ke dua untuk donasi bantuan bagi Palestina,” ungkap Ipul salah satu tenaga administrasi Lazisnu Pati. Senin (6/11) siang, Lazisnu Pati kedatangan tamu tak terduga. Anak-anak berseragam putih-merah menyerahkan bantuan dana senilai Rp […]

expand_less