Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

pcnupati.or.id- Jelang Idulfitri 1444 H, belasan ribu botol minuman keras (miras) dimusnahkan di halaman Mapolresta Pati, Senin (17/4/2023) siang. 

Miras-miras itu didapatkan oleh Polresta Pati dalam operasi yang digelar selama Bulan Ramadan ini. 

Turut hadir dalam pemusnahan itu, Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro beserta jajaran Forkopimda, dan segenap perwakilan dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama. 

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan, belasan ribu miras itu didapatkaan dari operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

“Kami musnahkan barang bukti miras dari operasi pekat atau kegiatan rutin yang ditingkatkan selama mulai awal ramadan. Selama 23 hari kita melaksanakan operasi pekat,” kata dia usai pemusnahan. 

Dia menyebut, belasakan ribu botol miras yang dimusnahkan itu terdiri atas berbagai merek. 

“Kita dapatkan sejumlah 13.500 botol dan dari Satpol PP 810 botol,” sebut dia.

Dia menambahkan, pihaknya melaksanakan penindakan sesuai prosedur hukum yang beraku.

“Kita kenakan sesuai pasal pasal tipiring kepada yang menjual maupun yang memiliki barang tersebut tanpa izin,” tutur dia.

Kegiatan yang dilakukan oleh Polresta Pati ini juga mendapat apresiasi dari kalangan organisasi kemasyarakatan (ormas) islam. Salah satunya, datang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati.

Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada jajaran Polresta  dan Pemerintah Kabupaten Pati yang telah berupaya membersihkan salah satu sumber penyakit masyarakat, yakni miras. 

“Apalagi sudah ditetapkan Perda miras yakni nol persen (alkohol yang beredar). Kami berharap ini benar-benar dilakukan. Terutama pembersihan tidak hanya pengecer tapi juga distributor. Dan yang terpenting agar masyarakat benar-benar bersih karena itu sumber-sumber kriminalitas atau penyakit masyarakat,” tutur dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Catur Dharma Aswaja Annahdliyah Keunggulan INISNU Punya

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam Studium Generale bertajuk “Mandiri Bersama Melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi” pada Sabtu (16/9/2023), Kasubdit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim mengatakan bahwa apa yang telah ditetapkan dan dilaksanakan oleh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi telah […]

  • Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.874
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Yayasan Almadina berlangsung meriah di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Almadina On The Road tersebut diikuti ribuan peserta dari keluarga besar Almadina, mulai dari pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa dari berbagai satuan pendidikan. Momentum harlah tahun ini juga bertepatan dengan […]

  • Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo. Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman […]

  • ‎LP Ma’arif NU Jateng dan BRCC Gelar Pelatihan Mandarin Pra-Kerja, Siapkan 17 Peserta Masuk Perusahaan China

    ‎LP Ma’arif NU Jateng dan BRCC Gelar Pelatihan Mandarin Pra-Kerja, Siapkan 17 Peserta Masuk Perusahaan China

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.770
    • 0Komentar

    ‎SEMARANG — LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan BRCC Indonesia menyelenggarakan Program Pelatihan Mandarin Pra-Kerja. Sebanyak 17 peserta terpilih mengikuti pelatihan yang berlangsung di Ponpes KH. Sholeh Darat, Ngaliyan, Kota Semarang, pada 6 Agustus – 11 September 2026. ‎ ‎Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di Aula Ponpes KH. Sholeh Darat. […]

  • a close up of a clock on a wall

    Muru’ah

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Malam ahad kemarin saya mengikuti acara suluk maleman untuk pertama kalinya di Rumah Adab Indonesia Mulia. Malam itu adalah edisi ke 149 dengan menghadirkan Mbah Mus atau Kyai Ahmad Musthofa Bisri, KH. Nawawie Kholil, Budi Maryono, dan tentu saja Habib Anis Sholeh Baasyin. Episode kali ini adalah tentang menjaga muru’ah. Acaranya […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Santri Pemalas Termasuk `Uqûq al-Walidaini.

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Seorang santri ketika berangkat ke Pondok Pesantren oleh orang tuanya dipesan untuk seregep (giat) mengaji dan giat muthôla`ah, akan tetapi santri tersebut ketika di Pondok Pesantren termasuk malas ngaji dan muthôla`ah, seandainya orang tuanya tahu, tentu saja akan merasa prihatin dan marah. Pertanyaan : Jika suatu saat di Pondok Pesantren santri tersebut malas (jarang mengaji […]

expand_less