Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Oleh : Laily N A

Sebagai warga negara baik, kita perlu melestarikan budaya yang ada. Istilah jawanya “nguri-nguri budaya”, merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga warisan leluhur Jawa dikemas dalam bentuk tata cara, nilai-nilai atau selebrasi Jawa. Salah satunya yaitu tradisi sedekah bumi. Sedekah bumi adalah dua kata yang tak asing ditelinga para masyarakat Jawa, khususnya masyarakat Pati.

Tradisi sedekah bumi diadakan setiap setahun sekali adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt atas anugerah yang diberikan melalui hasil panen bumi yang melimpah, bumi subur dan indah. Kali ini tradisi sedekah bumi menampilkan beberapa pagelaran, ketoprak Tepos Kuncoro dan ospek community bersama “New Bintang Yenila”.

Warga berbondong-bondong untuk memeriahkan dan menikmati tasyakuran sedekah bumi ini desa Kedalon, Margomulyo Juwana Pati. Selain ramai para penonton, juga diramaikan oleh para penjual sekaligus wahana permainan anak-anak.

Sementara itu, acara sedekah bumi ini ditutup dengan pengajian umum dan dikemas dengan bersholawat bersama Sayyid Syauqi Bilfaqih dari Jepara dan diiringi oleh rebana Nurist (Nurul Istiqomah) dari Kedalon Margomulyo.

“Segemuk-gemuk ikan pasti ada durinya dan sekurus-kurusnya ikan pasti ada dagingnya”, tutur KH. Samu’in Wage, M.Pd.I dalam mauidhoh hasanahnya.

“Sebaik-baiknya manusia pasti ada kurangnya, dan sejelek-jeleknya manusia pasti ada kebaikannya”, lanjutnya lagi.

“Jika ada anak nakal, maka yang disalahkan siapa?,” tanya beliau kepada para jama’ah yang hadir.

“Bapak e, Yi,” serentak ibu-ibu menjawab dengan suara lantang.

Kyai Samu’in pun menggeleng-geleng kepala sambil tersenyum.

“Al ummu madrasatul ula. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Sepiro sholih e anak, sepiro sholihah e ibu (Seberapa sholihahnya seorang ibu maka di situlah yang menentukan sholihnya seorang anak),” jelasnya dengan tegas. 

Kemudian, “Jika kamu bersholawat, maka Nabi Muhammad SAW akan memberi syafaa’t. Jika kamu bersholawat, maka niat dan do’a akan diijabah oleh Allah,” imbuhnya diakhir sebelum ditutup dengan do’a.

Ya tradisi, ya sholawat Nabi. Karena kita bukan siapa-siapa dan akan celaka jika tak mendapat syafa’at Nabi. Beliau juga ngendikan bahwasanya dengan adanya kegiatan ini mengandung nilai-nilai positif, selain melestarikan tradisi budaya kita, juga mampu mengangkat perputaran ekonomi masyarakat.

Maka dari itu kita perlu melestarikan tradisi dan memperbanyak sholawat Nabi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    Pembinaan Keagamaan: Kemenag Bakal Jalin Kerjasama dengan Lapas dan RSUD Soewondo

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Pati bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati dan RSUD Soewondo Pati, bakal menjalin kerja sama strategis dalam pembinaan keagamaan bagi narapidana dan pasien rumah sakit. Rencana kerja sama ini disepakati dalam rapat pembentukan program kerja tahunan Pokjaluh, pada Selasa (21/1/2025). Ketua Pokjluh Kabupaten […]

  • PCNU - PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Shodaqohnya WTS

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Seandainya WTS tersebut shodaqoh kepada faqir miskin atau masjid, sah atau tidakkah shodaqohnya ? Jawaban : Shodaqohnya tidak sah, karena syarat sahnya shodaqoh adalah halalnya harta yang disedekahkan. Referensi : Mau`idhot al-mu`minîn, Juz. 2 hal. 365 Faidl al-qodîr, Juz. 6 hal. 511 Bughyat al-mustarsyidîn, hal. 158-159

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

  • Usung Tema Moderasi, Upacara HAB Ke-79 Kemenag di MAN 1 Pati Berlangsung Khidmat

    Usung Tema Moderasi, Upacara HAB Ke-79 Kemenag di MAN 1 Pati Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Mengusung tema besar moderasi beragama, upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) yang diselenggarakan di MAN 1 Pati, pada Jumat (3/1/2025) berlangsung meriah dan khidmat. Puluhan tokoh lintas agama dan penganut kepercayaan turut hadir dalam upacara tersebut. Meskipun cuaca sangat terik, Sekitar 2500-an peserta upacara terlihat antusias mengikuti serangkaian acara […]

  • PCNU-PATI

    Kado Kemerdekaan Untuk Marbot

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Dalam sepekan PC Lazisnu Pati telah melaksanakan kegiatan pendistribusian kado kemerdekaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada aksinya kali ini, PC Lazisnu Pati menyasar para marbot masjid dan mushola di wilayah kecamatan Pati.  Diketahui pendistribusian bantuan tersebut dimaksudkan dalam rangka turut memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 tahun. Sehingga jumlah penerimanya pun sejumlah […]

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

expand_less