Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 412
  • comment 0 komentar

TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu.

Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12).

Sebanyak 8.000 bibit pohon ditancapkan di selanjang pantai Desa Dororejo. Berdasarkan Pemaparan Siti Asiyah, Ketua Komisariat PMII, kegiatan ini adalah salah satu perwujudan program kerja Biro Sosial dan Keagamaan PMII Komisariat Syeh Mutamakkin.

“Alhamdulillah, kegiatan yang digalakkan oleh Biro Sosial dan Keagamaan ini bisa terwujud dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ini yang paling penting.” Tutur Asiyah.

Bukan hanya diikuti oleh anggota PMII dan warga, kegiatan ini juga melibatkan anggota TNI-Polri, para pengurus Ansor dan beberapa elemen NU setempat. Ini bertujuan untuk mempersatukan elemen-elemen dalam NU dan warga secara unum.

“Kita libatkan beberapa elemen NU yang ada untuk menjalin tali silaturrahim.” Lanjut Asiyah.

Mencegah Abrasi

Penanaman tanaman mangrove ini sangat penting sebagai benteng pertahanan wilayah pesisir. Ia berfungsi sebagai pencegah abrasi dan erosi.

Dengan alasan inilah para pegiat lingkungan di PMII Komisariat Syeh Mutamakkin memilih Desa Dororejo sebagai lokasi penanaman mangrove. Alasannya, desa ini memiliki wilayah pesisir yang cukup panhang dan masih minim tanaman mangrove.

Wargapun begitu antusias dengan penggarapan program ini. Berdasarkan hasil wawancara pcnupati.or.id dengan warga setempat, saat ini mangrove memang menjadi kebutuhan pokok bagi warga pesisir khususnya Dororejo.

Tanda-tanda abrasi di pantai Dororejo memang belum signifikan. Namun jika hal ini tidak ditanggulangi sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan hal-hal buruk akan terjadi.

“Kami bertetimakasih kepada adek-adek mahasiswa (PMII) yang sudah memikirkan pelestarian lingkungan di desa kami.” Pungkas Pardi, salah seorang warga.(pmii/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa PPL IAIN Kudus Pamit Dari PC Lazisnu

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pati- Tiga orang Mahasiswa IAIN Kudus pamit usai melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) selama satu bulan setengah di kantor PC Lazisnu Pati, selasa (22/08). Moh. Nurul Qomar selaku kaprodi sekaligus dosen pembimbing lapangan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada PC Lazisnu Pati atas bimbingan dan kesediaan ditempati sebagai lokasi PPL. “Terimakasih kami sampaikan kepada Pengurus […]

  • Sujudnya Orang yang Tidak Menampelkan Jari Kaki

    Sujudnya Orang yang Tidak Menampelkan Jari Kaki

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Apa hukumnya sholatnya seseorang yang ketika sujud tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Jawaban :Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk mengetahui tata […]

  • Santri Salafiyah Angkat Masalah Sosial Di Panggung Teater

    Santri Salafiyah Angkat Masalah Sosial Di Panggung Teater

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Teater Aliyah Salafiyah (TEASA) MA Salafiyah Kajen kembali menggelar pertunjukan teater pada hari jum’at (29/11) siang. Mereka mengangkat cerita naskah lakon yang berjudul Tragedi Satria yang diadaptasi dari cerpen yang berjudul Ibu Yang Anaknya Di Culik itu karya Seno Gumira Ajidarma. Salah satu adegan Teasa yang diperankan oleh santriwati Salafiyah, Kajen, Margoyoso Pada […]

  • Wajah Baru PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa

    Wajah Baru PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pati. Pada Sabtu (1/6/2019)  Menjadi momen hangat bagi keluarga besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Wedarijaksa dengan sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab). Kegiatan yang diikuti oleh 15 Pimpinan Ranting ini dapat langsung mempraktikkan cara berdemokrasi di kalangan pelajar. Bertempat di MI Tarbiyatul […]

  • Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    GEMBONG-Ribuan Santri Ponpes Anak-Anak Tahfidhul Qur’an (PPATQ) Raudlatul Falah Bermi Gembong menggelar shalat ghaib. Shalat ghaib kali ini ditujukan untuk KH. Maimun Zubair yang tutup usia di Makkah Selasa (6/8) pagi waktu setempat. Sholat ghaib bersama di PPATQ Raudlatul Falah Bermi yang diikuti oleh santri PPATQ Shola ghoib yang diikuti oleh segenap santru dan asatidz […]

  • Logam Jowo

    Logam Jowo

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu. usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana Pati Jenis     : Hadle MinimalisPanjang: 45 cmHarga    : Rp. 75.000 belum OngkirHub       : 082276951949   Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu.usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana […]

expand_less