Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu.

Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12).

Sebanyak 8.000 bibit pohon ditancapkan di selanjang pantai Desa Dororejo. Berdasarkan Pemaparan Siti Asiyah, Ketua Komisariat PMII, kegiatan ini adalah salah satu perwujudan program kerja Biro Sosial dan Keagamaan PMII Komisariat Syeh Mutamakkin.

“Alhamdulillah, kegiatan yang digalakkan oleh Biro Sosial dan Keagamaan ini bisa terwujud dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ini yang paling penting.” Tutur Asiyah.

Bukan hanya diikuti oleh anggota PMII dan warga, kegiatan ini juga melibatkan anggota TNI-Polri, para pengurus Ansor dan beberapa elemen NU setempat. Ini bertujuan untuk mempersatukan elemen-elemen dalam NU dan warga secara unum.

“Kita libatkan beberapa elemen NU yang ada untuk menjalin tali silaturrahim.” Lanjut Asiyah.

Mencegah Abrasi

Penanaman tanaman mangrove ini sangat penting sebagai benteng pertahanan wilayah pesisir. Ia berfungsi sebagai pencegah abrasi dan erosi.

Dengan alasan inilah para pegiat lingkungan di PMII Komisariat Syeh Mutamakkin memilih Desa Dororejo sebagai lokasi penanaman mangrove. Alasannya, desa ini memiliki wilayah pesisir yang cukup panhang dan masih minim tanaman mangrove.

Wargapun begitu antusias dengan penggarapan program ini. Berdasarkan hasil wawancara pcnupati.or.id dengan warga setempat, saat ini mangrove memang menjadi kebutuhan pokok bagi warga pesisir khususnya Dororejo.

Tanda-tanda abrasi di pantai Dororejo memang belum signifikan. Namun jika hal ini tidak ditanggulangi sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan hal-hal buruk akan terjadi.

“Kami bertetimakasih kepada adek-adek mahasiswa (PMII) yang sudah memikirkan pelestarian lingkungan di desa kami.” Pungkas Pardi, salah seorang warga.(pmii/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kemenangan dan Keuntungan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Sepekan lagi kita selesai menjalani ibadah puasa. Mengendalikan segala, memperbanyak ritual-ritual mulia dengan maksud dan tujuan agar saya dan Anda di ampuni segala dosa. Hampir sebulan penuh saya dan Anda berperang, melawan keinginan, mengedepankan kemuliaan dan memperbanyak berbagi rizki baik secara terang-terangan atau pun dengan sembunyi-sembunyi. Biasanya sepekan menuju kemenangan […]

  • Persiapan KSM, Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Latihan Silat Integral

    Persiapan KSM, Yayasan Al Ma’arif Gembong Gelar Latihan Silat Integral

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    GEMBONG-Jelang Kompetensi Siswa Madrasah (KSM) tingkat Kecamatan Gembong, semua madrasah berlomba-lomba mempersiapkan peserta didik terbaiknya. Secara umum, ada tiga cabang lomba yang akan dipertandingkan, yaitu cabang akademik, seni dan olah raga. Suasana latihan integral peserta didik se-Yayasan Al Ma’arif Gembong Cabang akademik, terdiri dari Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPU, PAI dan Bahasa Arab. Sementara cabang […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

  • Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    WINONG (1/09/2019). Mengawali kegiatan konferensi MWCNU dan Muslimat NU Kecamatan Winong menyelenggarakan kegiatan Terapi Qur’ani atau Ruqyah Massal bekerja sama dengan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro Cabang Pati pada hari Ahad bertepatan juga dengan Tahun Baru 1441 H, bertempat di Aula MWCNU Kec. Winong. Acara yang baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Winong ini mendapat […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.344
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Kunjungi Pokdakan Sido Maju II Jepara untuk Belajar Pemberdayaan Masyarakat

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Kunjungi Pokdakan Sido Maju II Jepara untuk Belajar Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pati-Sejumlah Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dari Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengadakan kunjungan ke Pokdakan Sido Maju II di Kabupaten Jepara. Kamis, (14/11/24) Kegiatan ini merupakan bagian dari Matakuliah Dasar-Dasar Pengembangan Masyarakat Islam untuk mendalami lebih lanjut tentang pemberdayaan masyarakat secara langsung. Kunjungan dimulai dengan sambutan hangat dari Bapak Wahyu, selaku pendamping […]

expand_less