Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu.

Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12).

Sebanyak 8.000 bibit pohon ditancapkan di selanjang pantai Desa Dororejo. Berdasarkan Pemaparan Siti Asiyah, Ketua Komisariat PMII, kegiatan ini adalah salah satu perwujudan program kerja Biro Sosial dan Keagamaan PMII Komisariat Syeh Mutamakkin.

“Alhamdulillah, kegiatan yang digalakkan oleh Biro Sosial dan Keagamaan ini bisa terwujud dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ini yang paling penting.” Tutur Asiyah.

Bukan hanya diikuti oleh anggota PMII dan warga, kegiatan ini juga melibatkan anggota TNI-Polri, para pengurus Ansor dan beberapa elemen NU setempat. Ini bertujuan untuk mempersatukan elemen-elemen dalam NU dan warga secara unum.

“Kita libatkan beberapa elemen NU yang ada untuk menjalin tali silaturrahim.” Lanjut Asiyah.

Mencegah Abrasi

Penanaman tanaman mangrove ini sangat penting sebagai benteng pertahanan wilayah pesisir. Ia berfungsi sebagai pencegah abrasi dan erosi.

Dengan alasan inilah para pegiat lingkungan di PMII Komisariat Syeh Mutamakkin memilih Desa Dororejo sebagai lokasi penanaman mangrove. Alasannya, desa ini memiliki wilayah pesisir yang cukup panhang dan masih minim tanaman mangrove.

Wargapun begitu antusias dengan penggarapan program ini. Berdasarkan hasil wawancara pcnupati.or.id dengan warga setempat, saat ini mangrove memang menjadi kebutuhan pokok bagi warga pesisir khususnya Dororejo.

Tanda-tanda abrasi di pantai Dororejo memang belum signifikan. Namun jika hal ini tidak ditanggulangi sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan hal-hal buruk akan terjadi.

“Kami bertetimakasih kepada adek-adek mahasiswa (PMII) yang sudah memikirkan pelestarian lingkungan di desa kami.” Pungkas Pardi, salah seorang warga.(pmii/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • PCNU-PATI Photo by Debby Hudson

    Meraba Lagi Deruku

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh : Nurul Badriyah Jum’at ini udara sangat dingin menusuk sampai kesendi –sendi tulang. Ngilu. Persis seperti hatiku. Huffft. Di tengah musim hujan seperti ini aku sering menemukan sebuah kenangan dalam setiap genangan, mengaliri hatiku yang terluka sebab cinta. Menghembuskan udara dingin dan sepi dalam setiap kerinduan. Yah, begitulah saat ini perasaanku. Hujan mewakili air […]

  • Jelang Konferancab X, GP Ansor Tambakromo Meriahkan Pra Konferancab dengan Fun Football di Kedalingan

    Jelang Konferancab X, GP Ansor Tambakromo Meriahkan Pra Konferancab dengan Fun Football di Kedalingan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, resmi mengawali rangkaian Pra Konferensi Anak Cabang (Konferancab) X dengan menggelar Ansor Fun Football (AFF 2025). Acara yang berlangsung di Lapangan Desa Kedalingan pada Ahad, 13 Juli 2025 ini menjadi titik awal penguatan sinergi antar kader menjelang puncak Konferancab pada akhir Agustus mendatang. Ketua Panitia Konferancab, […]

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Distribusikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pati mendirikan dapur umum di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Dapur umum itu didirikan sejak 1 Januari 2023 kemarin untuk menyuplai makanan bagi warga yang terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, baru-baru ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tegenang banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. […]

  • Rutin Santuni 10 Ribu Yatim, Sukun Gandeng NU dan Muhammadiyah

    Rutin Santuni 10 Ribu Yatim, Sukun Gandeng NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI – Perusahaan Rokok (PR) Sukun kembali menggelar kegiatan santunan 10 ribu anak yatim pada Ramadhan tahun ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan perusahaan asal Kudus tersebut. Agenda tersebut dilaksanakan di 10 kota di Jawa Tengah, salah satunya Pati. “Tahun ini merupakan tahun ke lima bagi kami dalam menjalankan program ini,” ungkap Koordinator Bidang […]

  • Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Oleh: Angga Saputra Pcnupati.or.id – Beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman semasa kuliah di Semarang mengadakan reuni kecil-kecilan. Kami berbincang banyak hal, utamanya ruang lingkup organisasi di daerah masing-masing. Kebetulan, kami sama-sama aktif dalam berorganisasi. Ada yang terjun di organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, hingga organisasi sosial. Perbincangan ngalor-ngidul soal organisasi akhirnya mengerucut di satu pembahasan yang […]

expand_less