Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

Warga Gandeng PMII Syekh Mutamakkin Tancapkan 8000 Bibit Mangrove

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Des 2019
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

TAYU-Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin Pati melakukan gerakkan penanaman mangrove, Senin (2/12). Penanaman ini dilakukan bersama dengan para petani tambah dan nelayan Desa Dororejo, Tayu.

Pengurus PMII Komisariat Syeh Mutamakkin bersama dengan warga dan TNI-Polri usai penanaman 8000 bibit mangrove di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Senin (2/12).

Sebanyak 8.000 bibit pohon ditancapkan di selanjang pantai Desa Dororejo. Berdasarkan Pemaparan Siti Asiyah, Ketua Komisariat PMII, kegiatan ini adalah salah satu perwujudan program kerja Biro Sosial dan Keagamaan PMII Komisariat Syeh Mutamakkin.

“Alhamdulillah, kegiatan yang digalakkan oleh Biro Sosial dan Keagamaan ini bisa terwujud dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Ini yang paling penting.” Tutur Asiyah.

Bukan hanya diikuti oleh anggota PMII dan warga, kegiatan ini juga melibatkan anggota TNI-Polri, para pengurus Ansor dan beberapa elemen NU setempat. Ini bertujuan untuk mempersatukan elemen-elemen dalam NU dan warga secara unum.

“Kita libatkan beberapa elemen NU yang ada untuk menjalin tali silaturrahim.” Lanjut Asiyah.

Mencegah Abrasi

Penanaman tanaman mangrove ini sangat penting sebagai benteng pertahanan wilayah pesisir. Ia berfungsi sebagai pencegah abrasi dan erosi.

Dengan alasan inilah para pegiat lingkungan di PMII Komisariat Syeh Mutamakkin memilih Desa Dororejo sebagai lokasi penanaman mangrove. Alasannya, desa ini memiliki wilayah pesisir yang cukup panhang dan masih minim tanaman mangrove.

Wargapun begitu antusias dengan penggarapan program ini. Berdasarkan hasil wawancara pcnupati.or.id dengan warga setempat, saat ini mangrove memang menjadi kebutuhan pokok bagi warga pesisir khususnya Dororejo.

Tanda-tanda abrasi di pantai Dororejo memang belum signifikan. Namun jika hal ini tidak ditanggulangi sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan hal-hal buruk akan terjadi.

“Kami bertetimakasih kepada adek-adek mahasiswa (PMII) yang sudah memikirkan pelestarian lingkungan di desa kami.” Pungkas Pardi, salah seorang warga.(pmii/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Aditya Nara

    Hujan

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Hujan masih tetap air. Belum berubah menjadi gumpalan es. Dan hujan pun masih biasa biasa saja, tak akan membawa bencana ketika manusianya tak sewena wena. Hujan adalah anugerah bagi siapa saja yang bisa berpasrah. Hujan adalah air yang bisa mengalir, menumbuhkan rerumputan dan segala macam tanaman yang berada di permukaan bumi. […]

  • PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Para pengurus IGPaud dan IGTPQ Kecamatan Winong usai menjalani upacara sakral, pelantikan yang dipimpin oleh ketua 2 PC Muslimat NU Kabupaten Pati. WINONG – Muslimat NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus Ikatan Guru (IG) Paud dan IGTPQ Anak Cabang Winong pada Minggu (20/11). Organisasi ini merupakan organisasi bentukan Muslimat NU dibawah payung Yayasan Pendidikan Muslimat […]

  • KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KH. Masyhuri Malik, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PB IKA PMII JAKARTA-wabah corona yang menimpa seluruh bangsa di dunia ini harus dihadapi dengan bijak. Sikap ini harus ditanamkan kepada masyarakat dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi. Menurut KH. Masyhuri Malik ada tiga sikap pokok yang harus dimiliki masyarakat untuk menghadapi wabah. Pesan ini disampaikan dalam acara […]

  • PCNU-PATI Photo by Juan Domenech

    Kembali Belajar

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini jadwalnya saya menulis. Awalnya ada banyak ide berseliweran yang ingin saya tuliskan, namun saya malah bingung bagaimana memulainya. Saya mengambil keputusan cerita perihal kejadian tadi pagi lah yang saya pilih untuk tulisan ini.  Pagi tadi seperti biasa setelah bangun tidur, ibu memberi pesan sebelum berpamitan berangkat bekerja. Saya dimintanya […]

  • Ramadan itu Bulan Produktif!

    Ramadan itu Bulan Produktif!

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Gambaran kita pasti selama Ramadan itu nglemprek, lemes, lemah, letih, lesu, lunglai, letoi, dan sejenisnya. Ada yang demikian, ada yang tidak. Tapi bagi saya, Ramadan itu bulan produktif.   Bulan Ramadan sering kali dipandang sebagai bulan yang penuh dengan ibadah dan refleksi diri dengan “lemahnya” fisik kita. Namun, lebih dari […]

  • Haul Sesepuh Al Ma'arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    Haul Sesepuh Al Ma’arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim yang berlangsung sejak Kamis (20/10) lalu baru saja usai. Acara pamungkas kegiatan tahunan keluarga Yayasan Al Ma’arif Gembong ini tepat pada saat peringatan Hari Santri, Sabtu (22/10) pagi. “Tepat Hari Santri, acara Haul ke-38 Mbah Muhammad Karim,” terang Kiai Sholikhin, Wakil Ketua Yayasan Al Ma’arif Gembong. Pada penutup acara […]

expand_less