Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Tips Sukses Samsung

Tips Sukses Samsung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
  • visibility 409
  • comment 0 komentar

 

Perusahaan Samsung didirikan oleh Lee Byung-Chul pada 1948. Pada masa awal pendiriannya, Samsung hanyalah perusahaan kelas teri dan produk-produknya kurang laku di pasaran. Bahkan, Samsung pernah terancam bangkrut karena manajemen yang buruk. Kejayaan Samsung menjadi perusahaan global terkemuka baru tercapai pada masa kepemimpinan Lee Kun Hee, putra dari Lee Byung-Chul.

Sebagai anak bungsu di keluarganya, peluang Lee Kun He memimpin Samsung Group sangat kecil. Namun ayahnya, Lee Byung-chul menyadari bakat besar Lee Kun Hee untuk melanjutkan kepemimpinannya. Ternyata, Lee Kun Hee mampu memimpin Samsung Group menjadi salah satu perusahaan terbaik di dunia. Buku ini mencoba menguak rahasia sukses Samsung di bawah pimpinan Lee Kun Hee.

            Setelah dilantik menjadi presiden direktur Samsung pada tahun 1987, Lee Kun Hee menegaskan bahwa fokus dan sikap yang baik harus dipertahankan di setiap tatanan manajemen perusahaan. Dalam rapat direksi, Lee Kun Hee mengajak para bawahannya untuk bersama-sama membangun Samsung baru yang berdaya saing tinggi (hal. 31).

Dalam buku ini, Kim Byung-Wan memaparkan dua puluh tujuh prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee dalam memimpin Samsung.        Prinsip-prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee diuraikan dalam sembilan bab dan masing-masing bab berisi tiga prinsip. Prinsip-prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari sejak muda. Misal, Lee Kun Hee sangat menyukai anjing, menonton film, berolahraga, dan membaca buku. Semua hobi itu sudah dilakukan Lee Kun Hee sejak kecil dan ternyata berdampak sangat positif ketika menjadi pemimpin perusahaan.

Penyuka anjing biasanya sekadarnya saja memelihara anjing, tetapi Lee Kun Hee tidak menganggap anjing sebagai hewan peliharaannya semata. Dia benar-benar bersahabat dengan anjing dan belajar banyak hal dari kehidupan anjing. Seperti anjing Jindo yang memiliki insting pemburu dan penciuman yang tajam, Lee Kun Hee secara aktif berburu data hidup dan mampu mengendus di mana ia bisa mendapatkannya.

Bagi sebagian orang sering menonton film akan membosankan. Akan tetapi, bagi Lee Kun Hee, film bukan sekadar tampilan adegan tanpa makna (h. 40). Lee Kun Hee telah menonton ribuan film sejak masih kecil. Dia tidak sekadar menonton film seperti yang dilakukan oleh kebanyakan orang, yakni hanya melihat akting dari pemeran utamanya. Lee Kun Hee mendalami setiap karakter tokoh film tersebut.  Dia juga melihat sebuah film dari sisi juru kamera dan sutradara. Dengan menonton film dari berbagai sudut pandang membuat imajinasi dan kreativitas Lee Kun Hee berkembang pesat.

Lee Kun Hee memiliki berbagai hobi dalam cabang berolahraga seperti; gulat, berkuda, golf, tenis meja, ski, dan rugbi. Lee Kun Hee menerapkan apa yang dipelajarinya dari golf ke dalam sistem manajemen barunya sejak 1993. Para pemain golf akan terus mengulang kembali apa yang telah mereka pelajari. Mereka melakukan hal itu sampai bisa menguasai semua teknik hingga kemampuan mereka meningkat. Lee Kun Hee menjalankan bisnisnya dengan prinsip yang serupa (h. 108).

Lee Kun Hee juga sangat gemar membaca. Lee Kun Hee mendapatkan banyak pemikiran yang berbeda dan luar biasa hanya dari membaca buku (h. 240). Berkat kegemarannya membaca, Lee Kun Hee bisa menjadi pemimpin yang sukses.

Di samping prinsip-prinsip di atas, masih banyak prinsip lain yang dibahas dalam buku ini. Semua prinsip yang dipaparkan dalam buku ini diterapkan oleh Lee Kun Hee dalam manajemen barunya. Pada intinya, Lee Kun Hee menerapkan manajemen baru yang mengutamakan pelanggan. Samsung bisa memberikan kepuasan pada konsumen dengan produk-produk berkualitas tinggi dan didesain dengan menarik. Lee Kun Hee menyatakan bahwa inovasi produk itu tidak hanya mencakup kualitas, tetapi juga desain. Alhasil, perpaduan antara kualitas tinggi dan desain menarik membuat produk-produk Samsung pun berhasil menguasai pasar dunia mengalahkan para pesaingnya.( Niam At-Majha, Pecinta Buku & Petani Kopi)

Judul               : Samsung Code

Penulis             : Kim Byung-Wan

Penerbit           : Noura Books

Tahun terbit    : Cet I. September 2014

Tebal               : 268 hlm

ISBN               :978-602-1306-34-5

 


  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Bayu Syaits

    Mengembangkan Pola Asuh Demokratis di Lingkungan Keluarga

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di era digital yang begitu pesat perkembanganya, menuntut manusia tidak hanya cerdas dalam intelektual namun juga berkarakter. Sebab karakter merupakan sebagai bentuk kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak untuk membedakan dengan individu lain. Adapun terbentuknya suatu karakter tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun memerlukan proses yang relative lama dan terus-menerus. […]

  • PCNU-PATI

    Misteri Lailatul Qadar

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Sejak 2008, saya rajin menulis artikel tentang Lailatul Qadar. Seingat saya di Koran Pagi Wawasan, Radar Lampung, Radar Tegal, NU Online, Alif.id, sejumlah koran cetak lain yang tidak terlacak termasuk di NU Online Pati (pcnupati.or.id) ini. Dari tulisan-tulisan itu, saya pribadi belum merasa pernah menemukan Lailatul Qadar. Mbuh ngopo. Hemat saya ini […]

  • Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Para santri menyimak pembacaan manaqib KH. Muhammad Karim dari Gus Faiz Aminuddin, Sabtu (16/10) malam.  GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim ke-38 yang akan berlangsung minggu depan, telah bergema. Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Jumat (16/10) lalu.  “Sebelum agenda inti, tanggal 23 sampai 24 Oktober malam, ada rangkaian acara yang sudah kami mulai sejak […]

  • PCNU PATI. Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film. Photo by Caroline Hernandez on Unsplash.

    Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah. Sebelumnya saya […]

  • Berbagi dan Bersyukur

    Berbagi dan Bersyukur

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Saya menonton kiriman video dari Pak Djoko Kusumowidagdo tentang Harjanto Halim yang menceritakan perayaan ulang tahun ayah mertuanya yang ke-88. Begitu mengesankan saya menontonnya. Tampak suasana yang sangat hangat. Meskipun acara berlangsung meriah, dengan banyak tamu yang hadir, yang paling mencuri perhatian adalah pesan yang disampaikan oleh sang ayah yang sedang […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

expand_less