Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Tips Sukses Samsung

Tips Sukses Samsung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

 

Perusahaan Samsung didirikan oleh Lee Byung-Chul pada 1948. Pada masa awal pendiriannya, Samsung hanyalah perusahaan kelas teri dan produk-produknya kurang laku di pasaran. Bahkan, Samsung pernah terancam bangkrut karena manajemen yang buruk. Kejayaan Samsung menjadi perusahaan global terkemuka baru tercapai pada masa kepemimpinan Lee Kun Hee, putra dari Lee Byung-Chul.

Sebagai anak bungsu di keluarganya, peluang Lee Kun He memimpin Samsung Group sangat kecil. Namun ayahnya, Lee Byung-chul menyadari bakat besar Lee Kun Hee untuk melanjutkan kepemimpinannya. Ternyata, Lee Kun Hee mampu memimpin Samsung Group menjadi salah satu perusahaan terbaik di dunia. Buku ini mencoba menguak rahasia sukses Samsung di bawah pimpinan Lee Kun Hee.

            Setelah dilantik menjadi presiden direktur Samsung pada tahun 1987, Lee Kun Hee menegaskan bahwa fokus dan sikap yang baik harus dipertahankan di setiap tatanan manajemen perusahaan. Dalam rapat direksi, Lee Kun Hee mengajak para bawahannya untuk bersama-sama membangun Samsung baru yang berdaya saing tinggi (hal. 31).

Dalam buku ini, Kim Byung-Wan memaparkan dua puluh tujuh prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee dalam memimpin Samsung.        Prinsip-prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee diuraikan dalam sembilan bab dan masing-masing bab berisi tiga prinsip. Prinsip-prinsip yang diterapkan oleh Lee Kun Hee berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari sejak muda. Misal, Lee Kun Hee sangat menyukai anjing, menonton film, berolahraga, dan membaca buku. Semua hobi itu sudah dilakukan Lee Kun Hee sejak kecil dan ternyata berdampak sangat positif ketika menjadi pemimpin perusahaan.

Penyuka anjing biasanya sekadarnya saja memelihara anjing, tetapi Lee Kun Hee tidak menganggap anjing sebagai hewan peliharaannya semata. Dia benar-benar bersahabat dengan anjing dan belajar banyak hal dari kehidupan anjing. Seperti anjing Jindo yang memiliki insting pemburu dan penciuman yang tajam, Lee Kun Hee secara aktif berburu data hidup dan mampu mengendus di mana ia bisa mendapatkannya.

Bagi sebagian orang sering menonton film akan membosankan. Akan tetapi, bagi Lee Kun Hee, film bukan sekadar tampilan adegan tanpa makna (h. 40). Lee Kun Hee telah menonton ribuan film sejak masih kecil. Dia tidak sekadar menonton film seperti yang dilakukan oleh kebanyakan orang, yakni hanya melihat akting dari pemeran utamanya. Lee Kun Hee mendalami setiap karakter tokoh film tersebut.  Dia juga melihat sebuah film dari sisi juru kamera dan sutradara. Dengan menonton film dari berbagai sudut pandang membuat imajinasi dan kreativitas Lee Kun Hee berkembang pesat.

Lee Kun Hee memiliki berbagai hobi dalam cabang berolahraga seperti; gulat, berkuda, golf, tenis meja, ski, dan rugbi. Lee Kun Hee menerapkan apa yang dipelajarinya dari golf ke dalam sistem manajemen barunya sejak 1993. Para pemain golf akan terus mengulang kembali apa yang telah mereka pelajari. Mereka melakukan hal itu sampai bisa menguasai semua teknik hingga kemampuan mereka meningkat. Lee Kun Hee menjalankan bisnisnya dengan prinsip yang serupa (h. 108).

Lee Kun Hee juga sangat gemar membaca. Lee Kun Hee mendapatkan banyak pemikiran yang berbeda dan luar biasa hanya dari membaca buku (h. 240). Berkat kegemarannya membaca, Lee Kun Hee bisa menjadi pemimpin yang sukses.

Di samping prinsip-prinsip di atas, masih banyak prinsip lain yang dibahas dalam buku ini. Semua prinsip yang dipaparkan dalam buku ini diterapkan oleh Lee Kun Hee dalam manajemen barunya. Pada intinya, Lee Kun Hee menerapkan manajemen baru yang mengutamakan pelanggan. Samsung bisa memberikan kepuasan pada konsumen dengan produk-produk berkualitas tinggi dan didesain dengan menarik. Lee Kun Hee menyatakan bahwa inovasi produk itu tidak hanya mencakup kualitas, tetapi juga desain. Alhasil, perpaduan antara kualitas tinggi dan desain menarik membuat produk-produk Samsung pun berhasil menguasai pasar dunia mengalahkan para pesaingnya.( Niam At-Majha, Pecinta Buku & Petani Kopi)

Judul               : Samsung Code

Penulis             : Kim Byung-Wan

Penerbit           : Noura Books

Tahun terbit    : Cet I. September 2014

Tebal               : 268 hlm

ISBN               :978-602-1306-34-5

 


  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Instruktur kaderisasi PC IPNU IPPNU KAB. PATI lakukan breefing untuk memaksimalkan kader IPNU IPPNU di tingkatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) PATI-Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) adalah salah satu pendidikan kaderisasi tingkatan awal atau pintu masuk untuk menjadi anggota IPNU dan IPPNU. Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu adalah salah satu madrasah yang memiliki Pimpinan komisariat IPNU IPPNU […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, kata moderation sering digunakan dalam pengertian average (rata-rata), core (inti), standard (baku), atau non-aligned (tidak berpihak). Secara umum, moderat berarti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak, baik ketika memperlakukan orang lain sebagai individu, maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Sedangkan dalam bahasa Arab, moderasi dikenal dengan kata wasath atau wasathiyah, yang memiliki padananmakna dengan kata tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tawazun (berimbang). Orang yang menerapkan prinsip wasathiyah bisa disebut wasith.

  • Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.690
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat (UPZIS) MWC NU Gembong menerima kunjungan dari Lazisnu Pati, Ahad (30/11) di Gedung MWCNU Gembong). Kedatangan rombongan dari kabupaten tersebut adalah dalam rangka monitoring. Ahmad Shodiq Ketua Lazisnu Gembong, menilai monitoring ini sebagai langkah evaluasi. Dia menilai kendala pengelolaan ZIS di Gembong cukup kompleks. “Kami terimakasih kepada Lazisnu cabang. […]

  • LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka penghijauan di Pegunungan Kendeng, Laskar Lereng Muria (LLM) bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan, termasuk Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati, melakukan penanaman seribu pohon. Penanaman itu tepatnya di wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Selasa (18/2/2025). Ketua LPPNU Kabupaten Pati, Sutrisno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian […]

expand_less