Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Spirit Nuzulul Quran

Spirit Nuzulul Quran

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Nuzulul Quran atau turunnya Quran menjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati sebagai momen ketika wahyu pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT melalui perantaraan Malaikat Jibril. Kejadian ini memulai proses pengungkapan wahyu ilahi yang kemudian dikumpulkan dalam bentuk Al-Quran, kitab suci umat Islam. Sementara momen tersebut secara khusus terjadi pada bulan Ramadan, dampak spiritual dan hikmahnya mencakup seluruh aspek kehidupan seorang muslim.

Bulan Ramadan, bulan suci dalam agama Islam, ditandai dengan serangkaian praktik keagamaan yang meliputi puasa, doa, dan refleksi spiritual. Di tengah-tengah kesucian bulan ini, Nuzulul Quran, atau turunnya Al-Quran, menjadi peristiwa yang memberikan kedalaman tambahan pada spiritualitas umat Islam. Di sinilah wahyu pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT, membuka pintu bagi petunjuk ilahi yang akan membimbing umat manusia selamanya.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 185 yang artinya “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Selain ayat di atas, terdapat sejumlah ayat di dalam Al-Quran yang menegaskan Nuzulul Quran, yaitu Al-Qadr ayat 1-5, Asy-Syu’ara ayat 193, Ad-Dukjan ayat 3, Al-Anfal Ayat 41. Semua mengilustrasikan Nuzulul Quran sebagai bagian penting dari sejarah Al-Quran. Namun apakah hanya sekadar sejarah saja? Tentu tidak. Hakikatnya, Nuzulul Quran memiliki beragam spiritualitas yang terkandung di dalamnya.

 

Spirit

Nuzulul Quran memiliki kedalaman spiritual yang mendalam bagi umat Islam. Inilah momen di mana komunikasi langsung antara Allah SWT dan Nabi Muhammad (SAW) dimulai. Ini adalah saat ketika wahyu ilahi diturunkan ke bumi untuk membimbing manusia menuju jalan yang benar dan menjelaskan prinsip-prinsip moral dan etika yang harus diikuti.

Pertama, koneksi langsung dengan Allah SWT. Nuzulul Quran mengingatkan umat Islam akan pentingnya koneksi pribadi dengan Allah SWT. Seperti yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW, setiap Muslim diundang untuk memperdalam hubungan spiritual mereka dengan Tuhan mereka. Kedua, pemurnian diri. Saat menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad SAW berada dalam meditasi di Gua Hira. Hal ini menunjukkan pentingnya introspeksi dan pemurnian diri dalam mencapai pemahaman spiritual yang lebih tinggi. Ketiga, kebesaran Allah dan kerendahan diri. Turunnya Al-Quran menegaskan kebesaran Allah dan mengajarkan kerendahan diri kepada manusia. Ini menunjukkan bahwa kebenaran ilahi berada di luar pemahaman manusia, dan kita harus merendahkan diri untuk menerima petunjuk-Nya.

 

Hikmah Nuzulul Quran

Hikmah dari turunnya Al-Quran melampaui aspek spiritual dan mencakup pelajaran praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, petunjuk dan hidayah. Al-Quran adalah sumber petunjuk dan hidayah bagi umat manusia. Dalam setiap ayatnya, terdapat ajaran moral, etika, dan prinsip-prinsip untuk menjalani kehidupan yang benar. Kedua, kebijaksanaan dan pengetahuan. Al-Quran mengandung kebijaksanaan dan pengetahuan yang mendalam. Dalam mempelajari dan memahami Al-Quran, umat Islam diberikan kunci untuk memecahkan masalah yang kompleks dalam kehidupan mereka.

Ketiga, persatuan dan keadilan. Al-Quran mengajarkan persatuan, perdamaian, dan keadilan. Ini menjadi landasan bagi masyarakat yang adil dan harmonis, di mana semua individu diperlakukan dengan baik tanpa memandang perbedaan. Keempat, kemajuan dan pengembangan pribadi. Al-Quran mendorong umat Islam untuk mencari pengetahuan, berinovasi, dan berkembang dalam segala aspek kehidupan. Ini mendorong pembelajaran sepanjang hayat dan peningkatan pribadi yang berkelanjutan. Kelima, peningkatan amal saleh. Nuzulul Quran mendorong umat Islam untuk meningkatkan amal saleh mereka, baik dalam bentuk amal kebajikan maupun dalam kualitas hubungan mereka dengan sesama.

 Keenam, kemasyarakatan yang lebih baik. Dalam konteks masyarakat, Nuzulul Quran mengajarkan pentingnya keadilan, persatuan, dan perdamaian. Ini mendorong umat Islam untuk berperan aktif dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis. Ketujuh, edukasi kepada masyarakat. Nuzulul Quran menekankan pentingnya pendidikan dan pengetahuan dalam Islam. Ini mendorong umat Islam untuk mengejar pengetahuan, memahami Al-Quran dengan lebih baik, dan mengaplikasikan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami dan merayakan makna Nuzulul Quran dalam bulan Ramadan, umat Islam diharapkan dapat mencapai tingkat spiritualitas yang lebih tinggi, serta mengaplikasikan ajaran-ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih baik. Ini tidak hanya memberikan arti yang mendalam bagi individu, tetapi juga mendorong kemajuan masyarakat secara keseluruhan menuju kebaikan dan keadilan.

Umat Islam diharapkan pula dapat mengambil inspirasi dan bimbingan dari Al-Quran dalam menjalani kehidupan mereka. Ini bukan hanya tentang memahami teksnya, tetapi juga tentang menerapkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam setiap aspek kehidupan.

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023, Kabid Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah 2020-sekarang, aktif menjadi reviewer 18 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 9 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sabtu, 31 Agustus 2019/ 30 Dzulhijjah 1440, warga Pati, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), kehilangan salah satu ulama yang dekat dengan umatnya. Beliau adalah KH. Ali Mahmudan Dahlan asal Wedarijaksa, Pati. Santri ndalem KH. Maimun Zubair yang lama thalabul ilmi di Sarang ini meninggalkan banyak kenangan. Baca: Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini […]

  • Lazisnu Serahkan Donasi untuk Pak Slamet

    Lazisnu Serahkan Donasi untuk Pak Slamet

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

      Manajer Penyaluran Lazisnu Pati, Agus Arif Mustofa (kiri) menyerahkan donasi ummat kepada Pak Slamet, warga bandengan yang menderita tumor ganas.  PATI – PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada seorang warga desa Badegan Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, Selasa (24/08) siang tadi. Bantuan ini merupakan sumbangan dari para dermawan kepada Pak Slamet.  11 Agustus lalu, Lazisnu […]

  • twibbonize Muskercab PCNU pati

    twibbonize Muskercab PCNU pati

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

      [button color=”primary” size=”big” link=”https://www.twibbonize.com/muskercabpcnupati” icon=”” target=”true” center=”true” nofollow=”false” sponsored=”false”]Upload twibbonize Muskercab PCNU pati[/button]

  • PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Gembong menjadi tuan rumah Diklatsar dan PKD Ansor Banser. Sedikitnya 116 peserta dari empat kecamatan di Kabupaten Pati mengikuti acara yang dibuka pada Jumat (8/7) petang. “Pesertanya dari Kecamatan Pati Kota, Gembong, Tlogowungu dan Margorejo,” terang Paijan, Panitian Pelaksana kepada pcnupati.or.id. Pembukaan acara […]

  • LP Ma’arif NU Jawa Tengah Terima Kunjungan dari Kampus China

    LP Ma’arif NU Jawa Tengah Terima Kunjungan dari Kampus China

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.810
    • 0Komentar

      Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah menerima kunjungan akademik dari sejumlah kampus asal Tiongkok pada Rabu (30/10) di Semarang. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama pendidikan, khususnya pemberian beasiswa bagi para alumni madrasah dan sekolah yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Selain pertemuan resmi, rombongan juga meninjau langsung kegiatan […]

  • Hasilkan Rp 85 Juta Sebulan, Lazisnu Winong Galakkan Zakat Produktif

    Hasilkan Rp 85 Juta Sebulan, Lazisnu Winong Galakkan Zakat Produktif

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Paket Pertaminu untuk warga kurang mampu dari dana ummat yang dikelola oleh Lazisnu Winong. Penyalurannya bantuan semacam ini tidak dilakukan oleh Lazisnu sendiri, tetapi diserahkan kepada Banom dan lembaga lain sesuai dengan program mereka masing-masing WINONG – Lazisnu Kecamatan sudah tak asing bagi para pengurus NU di Kabupaten Pati. Prestasinya dalam mengelola keuangan dengan prinsip dari […]

expand_less