Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Satu Abad NU : Muhasabah Sego Berkat

Satu Abad NU : Muhasabah Sego Berkat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
  • visibility 512
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin* 

Tahun ini, NU telah mencapai yuswa satu abad menurut hijriyah version. Mampu survive ditengah goncangan selama seratus tahun saja sudah merupakan prestasi, apalagi bisa memberi dampak bagi ummat. 

Diiyakan ataupun diingkari, kontribusi NU untuk bangsa memang sudah tak terhitung, dan memang banyak peneliti, pengamat dan penulis yang analisa ihwal  tersebut. Mulai urusan politik ‘kahyangan’, hingga peranan NU di masyarakat akar rumput. Namun sebagai orang kampung, penulis lebih terkulik untuk membahas NU di kancah yang sangat mikro, sego berkat. 

Dalam keseharian Nahdliyyin (Warga NU), makan gedhen sudah menjadi kebiasaan, lebih tepatnya sedekah makanan berkedok ritual. Selamatan, maulidan, manaqiban, kenduren, tahlilan, yasinan, megengan pada momentum lahiran, tasyakuran, rutinan, kematian dan pola-pola perkumpulan massa lain banyak sekali ditemukan dilingkungan NU khususnya pedesaan. 

Tingkah warga NU yang seperti inilah yang banyak memberi energi positif bagi warga di berbagai ruang kehidupan. Kita ambil satu sampel, kelahiran. Mulai dari hamil sampai lahiran, setidaknya ada tiga ritus makan gedhen, mitoni, selamatan paska lahiran dan aqiqohan. 

Kita berangkat dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati yang menyebutkan bahwa, angka kelahiran kasar pada 2021 mencapai 25.161. sementara pada 2020, angka kelahiran sebesar 15.295. Dua tahun tersebut cukup untuk mengawali mini riset tentang sego berkat. 

Memang tak ada data khusus, tapi bisa dipastikan 60% lebih dari angka tersebut adalah warga NU kultural. Nah, jika di rata-rata, kasarnya, ada 24.000 warga NU kultural yang mengalami hamil dan melahirkan di Kabupaten Pati setiap tahunnya. 

Artinya, apabila selama hamil hingga melahirkan terjadi tiga kali selamatan, maka maka ada 72.000 upacara makan gedhen. (Ini baru urusan ‘produksi’ generasi baru, lho ya. Belum menyangkut perihal lainnya). 

Dari baseline nya saja, bisa dibayangkan, berapa ton beras yang digunakan untuk upacara tersebut. Belum lagi penjualan ayam, sayur, telur hingga tempe-tahu. Penjual gula juga diuntungkan  pun para pedagang plastik salome. 

Secara sosial dan kemanusiaan, kumpul-kumpul juga bisa menambah persatuan dan kesatuan. Bapak yang pulang hajatan bawa berkat juga membuat senyum keluarga mengembang. Malahan emak yang tadinya purik, bisa kembali baikan akibat nasi uduk plus pupuk paha ayam, tempe-tahu goreng, acar labu siam, kering tempe dan pisang hasil hajatan. 

Ini baru berbicara kelahiran. Masih ada projek-projek sego berkat lain yang digalakkan oleh warga NU. Dari urusan sego berkat saja, NU sudah berkontribusi besar di sektor ekonomi, sosial, keluarga bahkan politik yang semua kena maslahat. 

Terakhir, perlu diketahui, ‘fenomena’ itu hampir terjadi di semua Nahdliyyin Indonesia dalam rentang (lebih dari) 100 tahun. Bangganya menjadi NU yang penuh sego berkat. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Gelar Tasyakuran 94 Tahun NU

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran 94 Tahun NU

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Pati, ahad pagi (2/2) mengadakan tasyakuran harlah ke-94 Nahdlatul Ulama. Acara diselenggarakan secara khidmat di Aula PCNU Pati. Acara Tasyakuran Harlah NU ke-94 di Aula Gedung PCNU Pati.  Dihadiri oleh beberapa pengurus harian tanfidziyah, suriyah, lembaga, banom hingga kader-kader NU yang saat ini menjadi DPRD Kab. Pati. Para pengirus MWC […]

  • KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2014
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Pcnupati.online. Konferensi MWC NU Kec. Margoyoso Kab. Pati periode 2008-2013 baru saja dilaksanakan Hari Jum’at, 21 Nopember 2014 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Margoyoso Pati. Acara konferensi MWC NU Margoyoso yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Gedung MWC.NU Margoyoso yang baru jadi, tetapi mengingat masih terbatasnya fasilitas, maka dipindahkan ke pondok pesantren Darunnajah (Rumah KH. […]

  • Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    Perkuat Legalitas, FPMI Pusat Terima SK Kepengurusan Masa Khidmat 2025 2030

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.806
    • 0Komentar

      Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam melalui SK nomor 10940 tahun 2025 menetapkan kepengurusan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Pusat masa khidmat 2025 2030. Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi dan dicap basah oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno menjadi entitas resmi yang diakui oleh negara di Jakarta tertanggal 31 Desember 2025. Penerbitan SK kegiatan FPMI […]

  • LFNU Pati Rukyah Awal Bulan Dzulhijjah di Pantai Kartini Jepara

    LFNU Pati Rukyah Awal Bulan Dzulhijjah di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    JEPARA-Pengurus Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pati melakukan Rukyah Hilal di Pantai Kartini Jepara. Kegiatan tersebut dilakukan pada Hari Kamis (1/7) sore. Rombongan LFNU berangkat dari pati pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB dan sampai di Pantai kartini Jepara pukul 16.30 WIB. Ru’yatul hilal yang dilakukan LFNU Pati di Pantai Kartini Jepara Setibanya […]

  • Traning Jurnalistik Bersama Kataba Group

    Traning Jurnalistik Bersama Kataba Group

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Pati: Jajaran Pengurus Kominfo-HSM Perguruan Islam Mathali’ul Falah mengadakan pelatihan jurnalistik dengan mendatangkan Team Kataba Group terdiri dari Andi Syarqowi, Taufiq Zubaidi dan Niam At-Majha, pelatihan tersebut bertempat di Gedung Lil Banat Mathali’ul Falah Kajen Pati, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari yaitu 16-18 Oktober 2017 “Salah satu media berproses terpenting di Mathale’ yang membentuk […]

  • a close up of two people shaking hands

    Selamat Datang Kepentingan

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Berminggu-minggu telah berlalu, bulan telah meninggalkan dan hari telah berganti. Dan waktu terus berjalan tak bisa berputar ke belakang. Hari ini tahun telah berganti dan banyak doa doa dikumandangkan, ada yang mengatakan tahun kemarin kurang ini dan itu, tak jarang pula berkeyakinan jika tahun ini akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. […]

expand_less