Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Satu Abad NU : Muhasabah Sego Berkat

Satu Abad NU : Muhasabah Sego Berkat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
  • visibility 359
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin* 

Tahun ini, NU telah mencapai yuswa satu abad menurut hijriyah version. Mampu survive ditengah goncangan selama seratus tahun saja sudah merupakan prestasi, apalagi bisa memberi dampak bagi ummat. 

Diiyakan ataupun diingkari, kontribusi NU untuk bangsa memang sudah tak terhitung, dan memang banyak peneliti, pengamat dan penulis yang analisa ihwal  tersebut. Mulai urusan politik ‘kahyangan’, hingga peranan NU di masyarakat akar rumput. Namun sebagai orang kampung, penulis lebih terkulik untuk membahas NU di kancah yang sangat mikro, sego berkat. 

Dalam keseharian Nahdliyyin (Warga NU), makan gedhen sudah menjadi kebiasaan, lebih tepatnya sedekah makanan berkedok ritual. Selamatan, maulidan, manaqiban, kenduren, tahlilan, yasinan, megengan pada momentum lahiran, tasyakuran, rutinan, kematian dan pola-pola perkumpulan massa lain banyak sekali ditemukan dilingkungan NU khususnya pedesaan. 

Tingkah warga NU yang seperti inilah yang banyak memberi energi positif bagi warga di berbagai ruang kehidupan. Kita ambil satu sampel, kelahiran. Mulai dari hamil sampai lahiran, setidaknya ada tiga ritus makan gedhen, mitoni, selamatan paska lahiran dan aqiqohan. 

Kita berangkat dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati yang menyebutkan bahwa, angka kelahiran kasar pada 2021 mencapai 25.161. sementara pada 2020, angka kelahiran sebesar 15.295. Dua tahun tersebut cukup untuk mengawali mini riset tentang sego berkat. 

Memang tak ada data khusus, tapi bisa dipastikan 60% lebih dari angka tersebut adalah warga NU kultural. Nah, jika di rata-rata, kasarnya, ada 24.000 warga NU kultural yang mengalami hamil dan melahirkan di Kabupaten Pati setiap tahunnya. 

Artinya, apabila selama hamil hingga melahirkan terjadi tiga kali selamatan, maka maka ada 72.000 upacara makan gedhen. (Ini baru urusan ‘produksi’ generasi baru, lho ya. Belum menyangkut perihal lainnya). 

Dari baseline nya saja, bisa dibayangkan, berapa ton beras yang digunakan untuk upacara tersebut. Belum lagi penjualan ayam, sayur, telur hingga tempe-tahu. Penjual gula juga diuntungkan  pun para pedagang plastik salome. 

Secara sosial dan kemanusiaan, kumpul-kumpul juga bisa menambah persatuan dan kesatuan. Bapak yang pulang hajatan bawa berkat juga membuat senyum keluarga mengembang. Malahan emak yang tadinya purik, bisa kembali baikan akibat nasi uduk plus pupuk paha ayam, tempe-tahu goreng, acar labu siam, kering tempe dan pisang hasil hajatan. 

Ini baru berbicara kelahiran. Masih ada projek-projek sego berkat lain yang digalakkan oleh warga NU. Dari urusan sego berkat saja, NU sudah berkontribusi besar di sektor ekonomi, sosial, keluarga bahkan politik yang semua kena maslahat. 

Terakhir, perlu diketahui, ‘fenomena’ itu hampir terjadi di semua Nahdliyyin Indonesia dalam rentang (lebih dari) 100 tahun. Bangganya menjadi NU yang penuh sego berkat. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

      Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 bekerjasama dengan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar halaqah “Menggali Nilai Moderasi dan Penguatan Pesantren” di The Wujil Resort & Conventions, Semarang, Kamis hingga Sabtu (12-14/10/2024). Kepala Kanwil Kementerian […]

  • Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

    Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.196
    • 0Komentar

      Pekalongan – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan Bidang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyelenggarakan Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) selama dua hari, Selasa–Rabu (6–7/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dan diikuti oleh 105 guru MI di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan. Pelatihan ini […]

  • Pelatihan Tilawah Dakom IPNU/IPPNU, Peserta dari Seluruh Indonesia

    Pelatihan Tilawah Dakom IPNU/IPPNU, Peserta dari Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Ruang Google Meeting Pelatihan Tilawah Dakom IPNU IPPNU Pati yabg diikuti oleh 70 peserta dari seluruh Indonesia. PATI – Di masa serba daring ini, tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti pelatihan Tilawatil Qur’an. Sekitar 70 peserta yang berasal dari penjuru Indonesia antusias hadir secara online melalui aplikasi Google Meeting pada Sabtu Sore (04/12). Ini merupakan […]

  • PCNU-PATI

    MA Salafiyah Kajen Gelar Unjuk Kinerja dan Kreativitas Peserta Didik

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Peserta didik MA Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, gelar unjuk kinerja dan kreativitas dengan menampilkan silat Pagar Nusa, Karya Ilmiah, riset, bahasa Arab, bahasa Inggris, baca Kitab, tata boga, tahfiz, pramuka, dan puisi.  Kegiatan dilaksanakan setelah Penilai Akhir Tahun (PAT) semester genap tahun ajaran 2022/2023 selama sembilan hari mulai tanggal 12-21 Juni 2023 […]

  • Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

      Potret Desa Kajen dan Masjid Kajen dari udara. Sumber : kajen-margoyoso.desa.id Sekelompok pemuda Desa Kajen yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak acara. “Karena pandemi, semua dilaksanakan secara daring […]

  • PCNU-PATI

    Sekretaris PC GP Ansor Singgung Prinsip Menolong Kaum Anshor Yatsrib

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    GEMBONG – Konferensi Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Gembong dilaksanakan pada Jumat (30/9) siang. Pelaksanaannya dilakukan di Gedung MWC NU Kecamatan Gembong.  Dalam proses sakral tersebut, Sekretaris PC GP Ansor  Kabupaten Pati, Gus Muammar, memberikan sambutan singkat dan mendalam. Ia menyamakan GP Ansor dengan Kaum Anshor Yatsrib (Madinah).  “Prinsip utamanya adalah menolong,” tegas dia.  […]

expand_less