Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Resiko Menikah Dini

Resiko Menikah Dini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa hari yang lalu kota Pati dihebohkan dengan berita viral bayi hilang. Selang dua hari berikutnya, terungkap fakta bahwa bayi tersebut dibunuh dan dibuang oleh ayahnya sendiri. Mengutip dari banyak media, motif sang ayah adalah karena merasa kesal dengan tangisan bayinya yang baru berusia tiga bulan itu. Ayah dari anak ini juga faktanya masih berusia dua puluh tahun. Miris sekali. Bayi yang tak berdosa harus jadi korban kekesalan ayahnya.

Dari kasus ini setidaknya kita bisa mengambil pelajaran bahwa memang tak mudah menjadi orang tua itu. Suami dan istri harus sama-sama mengisi kekurangan. Selalu berdiskusi dan memendam ego juga turut menjadi hal yang tak boleh ditinggalkan. Ketika telah memutuskan untuk menikah, maka segala bentuk konsekuensi dimasa depan harus menjadi tanggungjawab bersama.

Ketika sepasang suami istri memutuskan untuk yang mengatur ranah domestik adalah suaminya dan yang bekerja adalah si istri, maka hal itu amat sangat wajar sekali. Dan itu boleh dalam hukum apapun termasuk agama. Bukan hanya karena pandangan masyarakat yang mengatakan bahwa kodrat istri ya dirumah, lalu kita aminkan begitu saja. Bukan seperti itu. Menikah artinya melakukan sesuatu dengan disertai sikap saling.

Pada kasus ini si istri yang bekerja diluar dan suaminya yang mengurus anak-anak. Karena bekal dan mental yang belum siap, akhirnya saat anaknya rewel dan menangis, ia kebingungan untuk menenangkannya. Alhasil secara sadar pula ia malah membunuh buah hatinya sendiri.

Sekarang sang ayah menanggung perbuatannya dengan mendekam di penjara selama dua puluh tahun. Begitulah salah satu resiko dari menikah diusia dini yang tak bisa diatasi. Dan itu seringkali masih kita jumpai disekitar kita. Banyak para netizen yang menjustifikasi dan memberikan komentar-komentar pedas terhadap si pelaku.

Semoga kejadian seperti ini tak terjadi lagi disekitar kita. Bukankah kita bisa belajar darimana saja dan kapan saja. Karena apa yang kita dengar, lihat semuanya dapat di jadikan pelajaran. Termasuk dari kejadian-kejadian yang tak baik sekalipun. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    BANSER Pati Akan Adakan Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Juwana.  Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (Satkorcab Banser) Kabupaten Pati akan menggelar apel akbar 5000 Banser. Kegiatan yang diselenggarakan  besok pada hari Minggu (16/10) akan bertempat di Pulau Seprapat, Juwana ini bakal dihadiri Satkornas Banser Pimpinan Pusat GP Ansor. Kasatkorcab Banser Pati H. M. Soetomo menjelaskan peserta apel […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

  • PCNU-PATI

    Terdampak Banjir, Ratusan Warga Desa Sinomwidodo Tambakromo Mengungsi di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Ratusan warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, harus mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Ratusan warga itu mengungsi di masjid desa setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, terdapat 200 keluarga yang harus mengungsi akibat musibah tersebut. ”Kurang lebih ada 200 KK, nanti kita juga akan monitoring […]

  • PCNU-PATI

    Ramadhan Menggembirakan, LAZSINU Tayu Bagikan 750 Sembako

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Tayu- Program NU Natura for Humanity, UPZIS NU Care LAZISNU Kecamatan Tayu sukses menyalurkan 750 paket donasi sembako kepada dhuafa se-Kecamatan Tayu dalam rangkaian kegiatan “Ramadhan Menggembirakan”Ahad, 16 April 2023 kemarin. LAZISNU bersama Banom NU Kecamatan Tayu mengadakan kegiatan Ramadhan Menggembirakan, kegiatan ini merupakan program NU Natura for Humanity yang dirumuskan oleh NU Care […]

  • Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2014
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ketika melihat proses pemilihan presiden 9 Juli 2014, kita bisa menyaksikan bagaimana media menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk mensosialisasikan visi-misi dan program-program yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang. Di sisi lain, media juga menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk menyerang, memfitnah dan memprovokasi satu sama lain. Bahkan, bila kita bergeser dalam […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

expand_less