Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 338
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota. 

Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini.

“Didirikan langsung oleh perintah beliau Maulana Habib Luthfi pada 2018 di Pekalongan. Dan beliau memerintahkan untuk mendirikan Petanesia di seluruh Indonesia. Alhamdulillah Pati ini sudah berdiri satu tahun dan hari ini raker,” kata dia.

Muh Zen menjelaskan, salah satu komitmen dari raker ini adalah menumbuhkan kembali Petanesia sebagai organisasi yang merangkul dan mengakomodir semua anak bangsa.

“Menyatukan kelompok yang ada di negeri ini. Jadi lintas agama, lintas kepercayaan, lintas organisasi, di mana inti Petanesia adalah menyatukan perpecahan di negeri ini,” tutur dia. 

Menurut Muh Zen, melalui Petanesia, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari ancaman intoleransi dan bahaya radikalisme yang mencoba merongrong keutuhan negeri ini.

“Melalui Petanesia di Pati pada khususnya, harapannya jangan sampai terjadi (intoleransi dan radikalisme). Maka kita terus komitmen mempertahankan NKRI,” ujar dia.

Sementara itu Dewan Fatwa Petanesia Kabupaten Pati KH Liwauddin menjelaskan, Petanesia ini berdiri jauh dari urusan perpolitikan.

“Walaupun anggota kami dari berbagai ormas, berbagai partai. Yang jelas kita meneguhkan komitmen kebangsaan dan jauh dari politik,” jelas dia.

Pada kesempatan di raker itu, puluhan anggota Petanesia Pati juga berziarah ke makam Ki Ageng Penjawi. 

“Ziarah ke sini karena beliau adalah salah satu inisiator berdirinya Pati. Jadi sudah saatnya kita mengenang jasa beliau. Meneladani patriotisme beliau karena munculnya Pati ini menjadi kabupaten yang luar biasa,” tandas dia. 

Usai berziarah, puluhan anggota Petanesia Pati juga membacakan maklumat kebangsaan secara bersama-sama. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

  1. Menjaga Keutuhan NKRI
  2. Mengawal Nilai-nilai Nasionalisme
  3. Mencegah Sikap Intoleransi
  4. Meneguhkan Komitmen Menjaga Kebhinekaan
  5. Memupuk Semangat Patriotisme.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus  GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong.  Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam […]

  • INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.062
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II pada Jumat (27/2/2026). Penandatanganan dilaksanakan di Aula Lantai II INISNU Temanggung sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan otoritas perpajakan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat […]

  • Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    Cerita Ishaq, Santri yang Dapat Hadiah Peci dari Wagub

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Ishaq, santri Kajen yang mendapatkan hadiah peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin Maemun. MARGOYOSO –  Salah satu santri di pondok pesantren Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, yakni Ishaq Junaidi, tak menyangka akan mendapatkan peci dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.  Saat itu, ia tengah menunggu antrean vaksinasi di Madrasah Alhikmah, […]

  • PCNU-PATI

    Kemenangan dan Keuntungan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Sepekan lagi kita selesai menjalani ibadah puasa. Mengendalikan segala, memperbanyak ritual-ritual mulia dengan maksud dan tujuan agar saya dan Anda di ampuni segala dosa. Hampir sebulan penuh saya dan Anda berperang, melawan keinginan, mengedepankan kemuliaan dan memperbanyak berbagi rizki baik secara terang-terangan atau pun dengan sembunyi-sembunyi. Biasanya sepekan menuju kemenangan […]

  • 49 Tim Ramaikan Lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah, Ini Daftar Pesertanya

    49 Tim Ramaikan Lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah, Ini Daftar Pesertanya

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pendaftaran lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah resmi ditutup. Total peserta 49 tim dari MA/SMA/SMK di Jawa Tengah. SEMARANG- Pendaftaran lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah yang diselenggarakan oleh babad.id bekerja sama dengan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi ditutup sejak 30 April 2025 lalu. Ada total 49 tim yang ikut serta dalam adu keterampilan di […]

  • PCNU-PATI

    Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, keterpurukan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Maka, […]

expand_less