Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 272
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota. 

Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini.

“Didirikan langsung oleh perintah beliau Maulana Habib Luthfi pada 2018 di Pekalongan. Dan beliau memerintahkan untuk mendirikan Petanesia di seluruh Indonesia. Alhamdulillah Pati ini sudah berdiri satu tahun dan hari ini raker,” kata dia.

Muh Zen menjelaskan, salah satu komitmen dari raker ini adalah menumbuhkan kembali Petanesia sebagai organisasi yang merangkul dan mengakomodir semua anak bangsa.

“Menyatukan kelompok yang ada di negeri ini. Jadi lintas agama, lintas kepercayaan, lintas organisasi, di mana inti Petanesia adalah menyatukan perpecahan di negeri ini,” tutur dia. 

Menurut Muh Zen, melalui Petanesia, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari ancaman intoleransi dan bahaya radikalisme yang mencoba merongrong keutuhan negeri ini.

“Melalui Petanesia di Pati pada khususnya, harapannya jangan sampai terjadi (intoleransi dan radikalisme). Maka kita terus komitmen mempertahankan NKRI,” ujar dia.

Sementara itu Dewan Fatwa Petanesia Kabupaten Pati KH Liwauddin menjelaskan, Petanesia ini berdiri jauh dari urusan perpolitikan.

“Walaupun anggota kami dari berbagai ormas, berbagai partai. Yang jelas kita meneguhkan komitmen kebangsaan dan jauh dari politik,” jelas dia.

Pada kesempatan di raker itu, puluhan anggota Petanesia Pati juga berziarah ke makam Ki Ageng Penjawi. 

“Ziarah ke sini karena beliau adalah salah satu inisiator berdirinya Pati. Jadi sudah saatnya kita mengenang jasa beliau. Meneladani patriotisme beliau karena munculnya Pati ini menjadi kabupaten yang luar biasa,” tandas dia. 

Usai berziarah, puluhan anggota Petanesia Pati juga membacakan maklumat kebangsaan secara bersama-sama. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

  1. Menjaga Keutuhan NKRI
  2. Mengawal Nilai-nilai Nasionalisme
  3. Mencegah Sikap Intoleransi
  4. Meneguhkan Komitmen Menjaga Kebhinekaan
  5. Memupuk Semangat Patriotisme.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bilik Bilik Pesantren

    Bilik Bilik Pesantren

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen sekaligus menarik. Karena, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Hal itu juga bisa dihadapkan dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren. Kritikan berupa kredibilitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional Nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak […]

  • PCNU-PATI

    Tipologi Kiai di Masyarakat

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tipologi Kiai di Masyarakat Oleh : Siswanto, M A Istilah kiai pada umumnya digunakan masyarakat untuk menyebutkan orang lain yang dinilai memiliki keilmuan dan dianggap pintar oleh masyarakat di kampung halamannya. Istilah kiai juga pada umumnya mengkrucut pada sosok yang dianggap alim dan memiliki pesantren, ahli kitab, serta memiliki ketertarikan pada kajian tradisional Islam di […]

  • Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Pati – Anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati, Miftahur Rohim (34), menerbitkan buku kumpulan naskah drama yang sarat dengan nuansa religi, klenik, dan isu-isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat tani di wilayah Pati Selatan. Buku ini menawarkan perspektif unik tentang kehidupan sehari-hari dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat melalui sudut pandang […]

  • Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Auditorium lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IAIN Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 1 (Kudus dan Jepara), Ahad (19/1/2025) yang secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Abu […]

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

  • PCNU-PATI Photo by iqbalnuril

    4 Tips Agar Kamu Nggak Diremehin 

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id – Hal yang paling menyebalkan adalah ketika kita diremehin oleh orang lain. Padahal, kita sudah melakukan sesuatu sesuai dengan porsinya, sudah berusaha memberikan yang terbaik ketika menyelesaikan suatu pekerjaan. Hanya saja, masih ada orang yang melihat kita sebelah mata. Lantas, apakah kita harus bersikap sama dengan mereka?, membalas apa yang telah […]

expand_less