Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota. 

Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini.

“Didirikan langsung oleh perintah beliau Maulana Habib Luthfi pada 2018 di Pekalongan. Dan beliau memerintahkan untuk mendirikan Petanesia di seluruh Indonesia. Alhamdulillah Pati ini sudah berdiri satu tahun dan hari ini raker,” kata dia.

Muh Zen menjelaskan, salah satu komitmen dari raker ini adalah menumbuhkan kembali Petanesia sebagai organisasi yang merangkul dan mengakomodir semua anak bangsa.

“Menyatukan kelompok yang ada di negeri ini. Jadi lintas agama, lintas kepercayaan, lintas organisasi, di mana inti Petanesia adalah menyatukan perpecahan di negeri ini,” tutur dia. 

Menurut Muh Zen, melalui Petanesia, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari ancaman intoleransi dan bahaya radikalisme yang mencoba merongrong keutuhan negeri ini.

“Melalui Petanesia di Pati pada khususnya, harapannya jangan sampai terjadi (intoleransi dan radikalisme). Maka kita terus komitmen mempertahankan NKRI,” ujar dia.

Sementara itu Dewan Fatwa Petanesia Kabupaten Pati KH Liwauddin menjelaskan, Petanesia ini berdiri jauh dari urusan perpolitikan.

“Walaupun anggota kami dari berbagai ormas, berbagai partai. Yang jelas kita meneguhkan komitmen kebangsaan dan jauh dari politik,” jelas dia.

Pada kesempatan di raker itu, puluhan anggota Petanesia Pati juga berziarah ke makam Ki Ageng Penjawi. 

“Ziarah ke sini karena beliau adalah salah satu inisiator berdirinya Pati. Jadi sudah saatnya kita mengenang jasa beliau. Meneladani patriotisme beliau karena munculnya Pati ini menjadi kabupaten yang luar biasa,” tandas dia. 

Usai berziarah, puluhan anggota Petanesia Pati juga membacakan maklumat kebangsaan secara bersama-sama. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

  1. Menjaga Keutuhan NKRI
  2. Mengawal Nilai-nilai Nasionalisme
  3. Mencegah Sikap Intoleransi
  4. Meneguhkan Komitmen Menjaga Kebhinekaan
  5. Memupuk Semangat Patriotisme.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • PCNU-PATI Photo by KamalUddin Dk

    Suara Azan

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    “… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. […]

  • Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pelaksanaan lailatul ijtima’ MWC NU Wedarijaksa PATI – Senin (30/8) kemarin, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.  “Ini lailatul ijtima kembali digelar setelah […]

  • PCNU-PATI

    Jalan-Jalan (Berlubang)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa hari ini hujan terus berdatangan. Tanpa bilang-bilang, akan tetapi meninggalkan sebuah kenangan yaitu banyak jalan yang berlubang. Jalan berlubang sebab curah hujan yang berharian; bukan sebab tikus berdasi yang melubangi jalan. Kondisi tersebut tentu sangat tak mengenakkan bagi penghuni jalan—termasuk saya dan Anda. Tapi bagaimana lagi saya dan Anda […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.339
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

expand_less