Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 260
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota. 

Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini.

“Didirikan langsung oleh perintah beliau Maulana Habib Luthfi pada 2018 di Pekalongan. Dan beliau memerintahkan untuk mendirikan Petanesia di seluruh Indonesia. Alhamdulillah Pati ini sudah berdiri satu tahun dan hari ini raker,” kata dia.

Muh Zen menjelaskan, salah satu komitmen dari raker ini adalah menumbuhkan kembali Petanesia sebagai organisasi yang merangkul dan mengakomodir semua anak bangsa.

“Menyatukan kelompok yang ada di negeri ini. Jadi lintas agama, lintas kepercayaan, lintas organisasi, di mana inti Petanesia adalah menyatukan perpecahan di negeri ini,” tutur dia. 

Menurut Muh Zen, melalui Petanesia, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari ancaman intoleransi dan bahaya radikalisme yang mencoba merongrong keutuhan negeri ini.

“Melalui Petanesia di Pati pada khususnya, harapannya jangan sampai terjadi (intoleransi dan radikalisme). Maka kita terus komitmen mempertahankan NKRI,” ujar dia.

Sementara itu Dewan Fatwa Petanesia Kabupaten Pati KH Liwauddin menjelaskan, Petanesia ini berdiri jauh dari urusan perpolitikan.

“Walaupun anggota kami dari berbagai ormas, berbagai partai. Yang jelas kita meneguhkan komitmen kebangsaan dan jauh dari politik,” jelas dia.

Pada kesempatan di raker itu, puluhan anggota Petanesia Pati juga berziarah ke makam Ki Ageng Penjawi. 

“Ziarah ke sini karena beliau adalah salah satu inisiator berdirinya Pati. Jadi sudah saatnya kita mengenang jasa beliau. Meneladani patriotisme beliau karena munculnya Pati ini menjadi kabupaten yang luar biasa,” tandas dia. 

Usai berziarah, puluhan anggota Petanesia Pati juga membacakan maklumat kebangsaan secara bersama-sama. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

  1. Menjaga Keutuhan NKRI
  2. Mengawal Nilai-nilai Nasionalisme
  3. Mencegah Sikap Intoleransi
  4. Meneguhkan Komitmen Menjaga Kebhinekaan
  5. Memupuk Semangat Patriotisme.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.570
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman memasuki edisi 169 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke -14, sengaja memilih tema ‘Timbang Mengutuki Kegelapan, Mending Menyuluhi Jalan’. Tema ini bukan hanya respon terhadap kondisi aktual peradaban global, tapi sekaligus mewakili konsistensi Suluk Maleman yang selama 14 tahun tanpa jeda terus menerus mengajak masyarakat untuk merenung tentang diri dan lingkangannya. […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

  • Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    Sakoma Wonosobo Gelar Kemah Perbhasama

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Wonosobo – Satuan Komunitas Ma’arif (Sakoma) NU Kab. Wonosobo mengadakan Perkemahan Bhakti dan Giat Prestasi Sako Ma’arif NU (PERBHASAMA) II Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kab. Wonosobo di Bumi Perkemahan Taman Ceria Warangan Kec. Kepil, Kab. Wonosobo mulai 13-15 Agustus 2023. Dalam PERBHASAMA II yang diikuti oleh 2.384 Peserta dari tingkatan MI/SD, MTs/SMP, dan MA, […]

  • Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Pati – Bertajuk Indahnya Berbagi Bersama, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menggelar santunan yatim piatu se wilayah ranting Dukuhseti, dengan batasan maksimal jenjang SMP sederajat pada Jumat 21 Maret 2025 . Acara ini diselenggarakan di Musholla Al-Hassn Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Ketua […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

expand_less