Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 283
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota. 

Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini.

“Didirikan langsung oleh perintah beliau Maulana Habib Luthfi pada 2018 di Pekalongan. Dan beliau memerintahkan untuk mendirikan Petanesia di seluruh Indonesia. Alhamdulillah Pati ini sudah berdiri satu tahun dan hari ini raker,” kata dia.

Muh Zen menjelaskan, salah satu komitmen dari raker ini adalah menumbuhkan kembali Petanesia sebagai organisasi yang merangkul dan mengakomodir semua anak bangsa.

“Menyatukan kelompok yang ada di negeri ini. Jadi lintas agama, lintas kepercayaan, lintas organisasi, di mana inti Petanesia adalah menyatukan perpecahan di negeri ini,” tutur dia. 

Menurut Muh Zen, melalui Petanesia, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terus terjaga dari ancaman intoleransi dan bahaya radikalisme yang mencoba merongrong keutuhan negeri ini.

“Melalui Petanesia di Pati pada khususnya, harapannya jangan sampai terjadi (intoleransi dan radikalisme). Maka kita terus komitmen mempertahankan NKRI,” ujar dia.

Sementara itu Dewan Fatwa Petanesia Kabupaten Pati KH Liwauddin menjelaskan, Petanesia ini berdiri jauh dari urusan perpolitikan.

“Walaupun anggota kami dari berbagai ormas, berbagai partai. Yang jelas kita meneguhkan komitmen kebangsaan dan jauh dari politik,” jelas dia.

Pada kesempatan di raker itu, puluhan anggota Petanesia Pati juga berziarah ke makam Ki Ageng Penjawi. 

“Ziarah ke sini karena beliau adalah salah satu inisiator berdirinya Pati. Jadi sudah saatnya kita mengenang jasa beliau. Meneladani patriotisme beliau karena munculnya Pati ini menjadi kabupaten yang luar biasa,” tandas dia. 

Usai berziarah, puluhan anggota Petanesia Pati juga membacakan maklumat kebangsaan secara bersama-sama. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

  1. Menjaga Keutuhan NKRI
  2. Mengawal Nilai-nilai Nasionalisme
  3. Mencegah Sikap Intoleransi
  4. Meneguhkan Komitmen Menjaga Kebhinekaan
  5. Memupuk Semangat Patriotisme.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI – Para pengurus PC Muslimat NU dan Fatayat NU menghadiri apel Hari Ibu, Kamis (22/12) pagi. Agenda ini diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pati dan berlokasi di halaman Pendopo Kabupaten. Kehadiran lima puluhan ibu-ibu NU tersebut atas undangan dari Pemkab Pati. Selain Fatayat dan Muslimat, turut juga ratusan kaum hawa baik dari elemen pemerintah maupun […]

  • RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    RMI NU Gandeng AWS Gelar Kompetisi Santri Berhadiah Rp 40 Juta

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pamflet Kompetisi Santri 4.0  buah Kerja sama RMI NU dan Amazon Web Service. JAKARTA- Robithoh Maahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) merupakan lembaga di bawah payung NU yang menaungi pesantren-pesantren NU di Indonesia. Baru-baru ini, RMI NU menyelenggarakan program yang cukup mengesankan.  Dengan menggandeng Amazon Web Service (AWS) anak perusahaan teknologi multinasional asal Amerika, Amazon Inc., […]

  • 90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 90 santri Lirboyo yang berasal dari Kabupaten Pati kembali ke pondok pesantren, Jumat (13/5/2022) pagi. Puluhan santri itu diberangkatkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, mengatakan, pihaknya secara rutin memfasilitasi para santri, baik  berhubungan dengan pemberangkatan maupun kepulangan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan santri yang lain […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh […]

  • NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Saya selalu senang dengan sikap NU. NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian. Disana, […]

expand_less