Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat dalam konteks Indonesia, tentunya sangat kompleks sekali ranah dan dimensinya.  Mulai dari banyaknya angka kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan kurang terciptanya lapangan pekerjaan yang merata, sehingga dari situ dibutuhkan para agen perubahan sosial untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan solusi terhadap masyarakat. Agar problem solving di masyarakat bisa teratasi dan mendapatkan solusinya.

Dari banyaknya problem sosial di masyarakat, maka kehadiran pesantren menjadi suatu keniscayaan untuk dilibatkan. Sebab, pesantren sejak kemunculannya memang tidak dapat dilepaskan dari peran masyarakat. Karena lembaga keagamaan ini bisa tumbuh dan berkembang dari dan untuk masyarakat.

Maka, pesantren didirikan dengan tujuan mengadakan trasformasi sosial bagi masyarakat daerah sekitarnya. Ia hadir untuk mengabdikan dirinya dalam mengembangkan dakwah Islam dalam pengertian secara luas, dan mengembangkan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai keagamaan, serta pada gilirannya didukung secara penuh oleh masyarakat sekitar.

Adapun aspek lain siginifikansi pelibatan pesantren dalam pemberdayaan masyarakat berpulang pada kenyataan, bahwa masyarakat Indonesia yang mayoritas terdiri dari komunitas muslim terbesar di dunia pada umumnya menetap di daerah pedesaan.

Karena mayoritas masyarakat yang tinggal di pedesaan adalah alumni dari pesantren. Sehingga  keberadaan pesantren di masyarakat sangat berpengaruh dalam memberikan kontribusi kongkrit baik dalam bentuk keagamaan serta dalam bentuk edukasi masyarakat. Oleh karena itu, nuansa khas pesantren sangat kental di dalam masyarakat pedesaan dan ada manfaatnya terhadap masyarakat sekitar.

Maka, dalam hal ini setiap pengembangan pemikiran dan interpretasi keagamaan yang berasal dari luar kaum elit pesantren sebagai pusat pendidikan Islam dan instruksi keagamaan tidak akan memiliki dampak signifikan terhadap way of life dan sikap masyarakat Islam di daerah pedesaan. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat Indonesia,khususnya dalam bentuk pengembangan civil society, mutlak harus melibatkan pesantren.

Secara embrional, pesantren sebenarnya telah mengemban aspek-aspek tertentu dari nilai-nilai yang ada pada civil society. Sejak awal berdirinya Lembaga keagamaan dan sosial ini sangat menekankan kepada moralitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemandirian, kesederhanaan, takdhim, dan lain sebagainya.

Sedangkan kemandirian dan moderasi yang dianut di pesantren lebih ditekankan kepada santri. Hal ini dimaksud sebagai modal utama dalam mengantarkan para santri dan masyarakat sekitar menuju pembentukan masyarakat yang diinginkan.

Karakteristik semacam itu telah mengantarkan pesantren kepada eksistensinya yang unik sebagai subkultur dengan alternated way of life. Dan ini tentunya memberikan posisi menguntungkan bagi pesantren.

Pesantren dengan kemandiriannya misalnya, memperlihatkan bahwa pola dan cara hidupnya berbeda dan berada di luar hierarki negara, sehingga secara potensial memiliki posisi daya tawar cukup tinggi vis avis negara. Pada posisinya seperti itu, pesantren secara subtansial merupakan agen civil society yang sejati.

Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat yang terpusat pada pesantren bisa berjalan dan ada kontribusi kongkrit terhadap masyarakat yang perlu diperhatikan adalah pada konsep awal dari adanya pesantren dan peran sentral dari pengasuh pesantren,serta menyiapkan santri sebagai agen perubahan sosial dengan maksud dan tujuan, santri Ketika lulus dari pesantren sudah siap terjun di masyarakat. Dengan begitu, sumbangsih nyata pesantren bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitarnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    Siap Sukseskan 1 Abad NU Pati

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar
  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • PCNU-PATI

    Bumi

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Seli merupakan sahabat sekaligus teman semeja Raib. Suatu hari, seli bertabrakan dengan Ali si Biang kerok, mereka bertengkar dan Raib dapat membereskan pertengkaran kecil itu. Saat pelajaran miss keriting alias miss selena, Raib dan Ali di hukum. Mereka tidak boleh mengikuti pelajaran matematika kala itu karena mereka tidak mengumpulkan tugas. Raib menutup wajahnya dan mengintip […]

  • Peringati Hari Santri dan Maulid, Pemuda Desa Asempapan Gelar Jalan Sehat

    Peringati Hari Santri dan Maulid, Pemuda Desa Asempapan Gelar Jalan Sehat

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    IPNU IPPNU memimpin barisan jalan sehat pemuda Desa Asempapan Jumat (15/10) kemarin TRANGKIL – Dalam rangka memperingati hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW, para pemuda Desa Asempapan menggelar kegiatan jalan sehat, Jumat (15/10). Aditya Setia Wardani, Sekretaris Panitia mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama IJMA’ (Ikatan Jamaah Masjid  Warotsatul Anbiya’), Karang Taruna Panji Satria […]

  • NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    NU Peduli, Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rab, 10 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Pati. Nahdlatul Ulama (NU) Peduli bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Pati mengadakan pengobatan gratis di Dukuh Wonokerto, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Rabu (10/3/2021).   Di Dukuh Winokerto memang banyak lansia yang membutuhkan pengobatan. Sehingga, mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pengobatan tersebut.   Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Pati Kiai Yusuf Hasyim mengatakan, pengobatan […]

  • Inisnu Tindak Lanjuti Kerjasama Beasiswa dengan Disparpora Magelang

    Inisnu Tindak Lanjuti Kerjasama Beasiswa dengan Disparpora Magelang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.259
    • 0Komentar

    ‎ ‎Magelang – Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Joni, M.Pd.BI., Wakil Rektor IV Eko Sariyekti, M.S.I., Ketua Pusat Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Moh. Syafi’, M.Hum., dan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Yenny Aulia Rachman, […]

expand_less