Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi).

Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran pamungkasnya adalah pendidikan.

Dan bila benih itu mendapatkan pengairan, penerangan, dan perawatan jiwa yang baik, makai akan tumbuh menjadi tumbuh kembang jadi pohon pengetahuan, kebijaksanaan, dan menjadi peradaban berbudi luhur.

Itulah satu-satunya kekayaan yang dimiliki manusia yang tidak bisa lenyap. Bahkan, kematian tidak bisa mematikan pohon pengetahuan yang kita tumbuhkan. Justru pohon tersebut akan beranak-pinak dan melahirkan benih-benih baru yang menyuburkan serta  memakmurkan negeri.

Itulah gaya hidup yang tidak haus karena hujan, dan tidak lekang karena panas. Oleh karenanya kekayaan sejati suatu negeri bukanlah kekayaan alamnya, melainkan kekayaan pengetahuan dan kebijaksanaan dalam jiwa bangsa, hasil dari budidaya pendidikan.

Hal ini juga sebagaimana dijelaskan Ki Hadjar Dewantara tujuan dari pendidikan adalah untuk membentuk karakter, budi pikerti, daya, karsa, beradab,dan menumbuhkan manusia merdeka yang berbudaya.

Maka, dalam hal ini, pendidikan adalah proses belajar menjadi manusia seutuhnya, dengan mempelajari dan mengembangkan kehidupan (mikro-kosmos dan makro-kosmos) sepanjang hidup. Dalam mempelajari dan mengembangkan kehidupan ini, manusia diperantarai sekaligus membentuk kebudayaan, yakni system nilai, system pengetahuan,dan system perilaku bersama sebagai hasil daya piker, daya, rasa, daya karsa, dan daya raga Bersama yang membentuk lingkungan sosial yang memengaruhi cara manusia berperilaku dan memaknai dunianya.

Dalam pemahamannya, manusia adalah perwujudan khususatau diferensiasi dari alam. Sebagai perwujudan khusus dari jagad besar,manusia harus berusaha untuk menyatukan diri dengan aturan alam yang agung. Akan tetapi berbeda dengan respon otomatis yang naluriah dari tumbuhan dan hewan terhadap tuntunan alam, manusia dapat menentukan pilihan dan memiliki peranan aktif dan kreatif di dalam alam. 

Menurut Ki Hadjar Dewantara inilah sifat-sifat kekhalifahan-ketuhanan yang menimbulkan gagasan tentang kehalusan adab, kesusilaan, dan kebudayaan. Singkat kata, manusia adalah makhluk yang berkebudayaan dan berkeadaban.

Dalam proses belajar menjadi manusia sebagai makhluk berkebudayaan, setiap individu memiliki tiga potensi besar sebagai kreator kebudayaan, yang disebutnya sebagai ‘trisaksi’ insani; cipta (pikiran), yang membuahkan pengetahuan, pendidikan, filsafat; rasa yang membuahkan keindahan, keluhuran batin, seni, adat-istiadat, penyesuaian sosial, nasionalisme, keadilan, dan keagamaan.     

Dengan demikian, maksud pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada setiap anak. “kekuatan kodrati yang ada pada anak-anak tersebut tiada lain adalah segala kekuatan di dalam hidup batin dan lahir. Sedangkan tugas pendidiknya,menurutnya hanya dapat menuntun tumbuhnya atau hidupnya kekuatan-kekuatan itu, dan dapat memperbaiki lakunya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Proses penyemprotan disinfektan di Musholla An Nahdloh, Karangdalem, Gembong  GEMBONG-Beberapa hari ini, MWCNU Kecamatan Gembong disibukkan dengan agenda baru. Dengan menggandeng semua lembaga dan Banom serta Kader Penggerak NU, pengurus MWC berupaya membantu mengupayakan dampak virus corona di tengah masyarakat. “Gembong masih zona hijau. Namun demikian tindakan antisipasi berupa edukasi dan pencegahan secara dhohir perlu […]

  • Foto Karya Ketua LTNNU Pati Dipamerkan di Lasem

    Foto Karya Ketua LTNNU Pati Dipamerkan di Lasem

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.657
    • 0Komentar

      LASEM – Sebanyak 123 karya fotografi dipamerkan di Pendopo Masjid Jami’ Lasem dan Rumah Nyonya (Kompleks Rumah Merah Lasem), Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, pada 18-25 Oktober 2025. Pameran foto jurnalistik bertajuk Santri Volume 2 ini digelar oleh Perum LKBN Antara yang berkolaborasi dengan Yayasan Lasem Heritage, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang, Museum Islam Nusantara, […]

  • Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gembong melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Jumat (17/1) siang ini. Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati.   Imam Shomali Wicaksana, Ketua PAC GP Ansor Gembong telah menuntaskan dua tahun masa jabatannya. Ke depan, Ia berharap, penerusnya bisa melanjutkan program-program yang […]

  • Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Wajah-wajah baru Pengurus PAC Fatayat NU Winong berpose bersama pengurus NU dan Banom  WINONG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Winong baru saja menyelesaikan hajat rutinnya, Minggu (3/10) kemarin. Konferancab Fatayat NU Winong tersebut diselenggarakan di Gedung MWCNU setempat.  Beberapa tokoh tercatat menghadiri agenda sakral tersebut. Diantaranya, KH. Alwan Syahri (Ro’is Syuriyah), K. […]

  • Genjot Mutu, Ma'arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    Genjot Mutu, Ma’arif NU Jateng Siap Gelar Diklat Pengawas Penggerak

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi TIM Pengawas Penggerak pada Sabtu (10/6/2023). Kegiatan yang berlokasi di lantai 2 kantor LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah ini diikuti oleh Sekretaris PWNU Jawa Tengah KH. Hudalloh Ridwan, Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan dan jajaran pengurus, […]

  • Bumi Cinta

    Bumi Cinta

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Bumi Cinta – Habiburahman El Shirazy atau biasa dipanggil dengan nama Kang Abik, merupakan salah satu penulis atau novelis asal Indonesia yang berhasil merilis buku-buku best seller, seperti novel berjudul Bumi Cinta. Beberapa karya lain milik Habiburahman El Shirazy bahkan tidak hanya dikenal di Indonesia, melainkan hingga Malaysia, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu karya best seller dari Kang […]

expand_less